Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Gerbong Tengah KRD
#11
(18-07-2008, 03:19 PM)eling Wrote: :gembira: jadi yg dijadiin gerbong buat KA rangkas-jakk itu bekas driving cab yg di modif ya....
ok bro thanks juga info2 nya,jgn kesel ya,kalau gue ngeyel... :gembira: :ewink:
S35

Dari data yang saya punya:

KRD buatan Nippon Sharyou itu ada 2 jenis seperti yang sudah dijelaskan oleh kang soni, yang kode batchnya MCW301 (untuk buatan 1976 yang 2 pintu) dan MCW302 (untuk buatan 1980 yang 3 pintu). Khusus untuk MCW302 karena mesin dari Shinko sudah tidak dapat dipakai lagi, maka digunakan mesin dari Cummins hingga saat ini.

Untuk mengenali asal dari gerbong tengah tsb, perhatikan terlebih dahulu kode gerbong di tengah untuk mengetahui asal usulnya, jika memiliki kode "MC" berarti gerbong tsb adalah bekas dari motor car yang driving cab, meja layan dan motor traksinya rusak/dicabut, sedangkan jika memiliki kode "TC" berarti gerbong tersebut murni trailer car yang tidak bermotor traksi.

KRD Nippon Sharyou tsb dalam pengoperasiannya harus sepasang (2 gerbong) karena setiap gerbong bersifat saling melengkapi komponen gerbong yang lain sehingga tak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Yang dijadikan odong-odong rangkas itu yang kode batchnya MCW301 (1975) dengan 2 pintu, yang mana komponen kabin masinisnya dihilangkan/dicabuti semua kemudian dilas kembali dan ditambahkan kaca lebar sehingga menjadi gerbong biasa.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
[Image: 2r56iya.jpg]
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#12
(04-11-2009, 11:04 AM)Charles Wrote:
(18-07-2008, 03:19 PM)eling Wrote: :gembira: jadi yg dijadiin gerbong buat KA rangkas-jakk itu bekas driving cab yg di modif ya....
ok bro thanks juga info2 nya,jgn kesel ya,kalau gue ngeyel... :gembira: :ewink:
S35

Dari data yang saya punya:

KRD buatan Nippon Sharyou itu ada 2 jenis seperti yang sudah dijelaskan oleh kang soni, yang kode batchnya MCW301 (untuk buatan 1976 yang 2 pintu) dan MCW302 (untuk buatan 1980 yang 3 pintu). Khusus untuk MCW302 karena mesin dari Shinko sudah tidak dapat dipakai lagi, maka digunakan mesin dari Cummins hingga saat ini.

Untuk mengenali asal dari gerbong tengah tsb, perhatikan terlebih dahulu kode gerbong di tengah untuk mengetahui asal usulnya, jika memiliki kode "MC" berarti gerbong tsb adalah bekas dari motor car yang driving cab, meja layan dan motor traksinya rusak/dicabut, sedangkan jika memiliki kode "TC" berarti gerbong tersebut murni trailer car yang tidak bermotor traksi.

KRD Nippon Sharyou tsb dalam pengoperasiannya harus sepasang (2 gerbong) karena setiap gerbong bersifat saling melengkapi komponen gerbong yang lain sehingga tak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Yang dijadikan odong-odong rangkas itu yang kode batchnya MCW301 (1975) dengan 2 pintu, yang mana komponen kabin masinisnya dihilangkan/dicabuti semua kemudian dilas kembali dan ditambahkan kaca lebar sehingga menjadi gerbong biasa.

maaf mas charles, cuma ada yang mau saya tambahkan.. kalo ga salah KRD Nippon Sharyo MCW302 itu bisa berjalan sendiri saja/ tidak harus sepasang kecuali yg kereta yang satunya udah ga ada mesinnya (contoh ad pada rangkaian KRD Patas yang terdapat beberapa kereta yg sudah tidak ada mesinnya).. Dapat dilihat di kabin masinis, terdapat mode SOLO untuk jalan sendiri, dan apabila harus sepasang mengapa Railone, Wiku, dan Pasopati hanya terdiri satu kereta saja??
Xie XieXie Xie
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.


[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#13
(04-11-2009, 11:26 AM)azu Wrote:
(04-11-2009, 11:04 AM)Charles Wrote:
(18-07-2008, 03:19 PM)eling Wrote: :gembira: jadi yg dijadiin gerbong buat KA rangkas-jakk itu bekas driving cab yg di modif ya....
ok bro thanks juga info2 nya,jgn kesel ya,kalau gue ngeyel... :gembira: :ewink:
S35

Dari data yang saya punya:

KRD buatan Nippon Sharyou itu ada 2 jenis seperti yang sudah dijelaskan oleh kang soni, yang kode batchnya MCW301 (untuk buatan 1976 yang 2 pintu) dan MCW302 (untuk buatan 1980 yang 3 pintu). Khusus untuk MCW302 karena mesin dari Shinko sudah tidak dapat dipakai lagi, maka digunakan mesin dari Cummins hingga saat ini.

Untuk mengenali asal dari gerbong tengah tsb, perhatikan terlebih dahulu kode gerbong di tengah untuk mengetahui asal usulnya, jika memiliki kode "MC" berarti gerbong tsb adalah bekas dari motor car yang driving cab, meja layan dan motor traksinya rusak/dicabut, sedangkan jika memiliki kode "TC" berarti gerbong tersebut murni trailer car yang tidak bermotor traksi.

KRD Nippon Sharyou tsb dalam pengoperasiannya harus sepasang (2 gerbong) karena setiap gerbong bersifat saling melengkapi komponen gerbong yang lain sehingga tak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Yang dijadikan odong-odong rangkas itu yang kode batchnya MCW301 (1975) dengan 2 pintu, yang mana komponen kabin masinisnya dihilangkan/dicabuti semua kemudian dilas kembali dan ditambahkan kaca lebar sehingga menjadi gerbong biasa.

maaf mas charles, cuma ada yang mau saya tambahkan.. kalo ga salah KRD Nippon Sharyo MCW302 itu bisa berjalan sendiri saja/ tidak harus sepasang kecuali yg kereta yang satunya udah ga ada mesinnya (contoh ad pada rangkaian KRD Patas yang terdapat beberapa kereta yg sudah tidak ada mesinnya).. Dapat dilihat di kabin masinis, terdapat mode SOLO untuk jalan sendiri, dan apabila harus sepasang mengapa Railone, Wiku, dan Pasopati hanya terdiri satu kereta saja??
Xie XieXie Xie

Memang MCW302 dapat berjalan dengan gerbong tunggal karena keduanya adalah motor car (MC) yang masing-masing bisa berjalan solo run (saya terlalu capek mengetiknya jadi lupa ditulis).
Yang harus sepasang itu yang jenis MCW301, karena terdiri dari gerbong motor (MC) dan gerbong trailer (TC) yang berkomplemen.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
[Image: 2r56iya.jpg]
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#14
gw ga suka KRD,abis jalan awalnya lambat banget.mana harus "ngeden" dulu lagi
Reply
#15
Itu karena mesinnya yang sudah tidak berfungsi lagi,,, jadi eks KRD tuch dijadiin gerbong K3.

Dari dulu tuch emang KRD yang 1 set nya 4 gerbong, gerbong tengahnya pake gerbong jenis KRD juga yang berkabin masinis,,, hanya saja mesin nya sudah dicabut semua, Seperti yang dulu dipake KRD JAKK-TB-CKR-KW-CKP.
Reply
#16
Sy masih inget dulu wkt naek Langsam rangkas, sy perhatiin rangkaiannya ada yang pake gerbong eks KRD yang masih ada cow cather dan kaca depan cabinnya. tapi untuk ruang kendalinya udah dicabut. Klo potonya sory sy gak punya.. hihihi.
" Pecinta Rangkas jaya "
Reply
#17
(07-11-2009, 12:45 PM)B 30 S Wrote: Sy masih inget dulu wkt naek Langsam rangkas, sy perhatiin rangkaiannya ada yang pake gerbong eks KRD yang masih ada cow cather dan kaca depan cabinnya. tapi untuk ruang kendalinya udah dicabut. Klo potonya sory sy gak punya.. hihihi.

Yang itu jenisnya sebagian besar MCW301 dengan 2 pintu (ada juga yang pakai MCW302 dengan 3 pintu), dahulunya memang masih terpasang cow catcher dan kaca kabinnya, dan masih ada kabin masinisnya tetapi sejak perubahan Perumka menjadi PT KA kabin masinis dan kaca depannya dihilangkan dengan pertimbangan bahwa gerbong tersebut bukan lagi KD3, tetapi K3.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
[Image: 2r56iya.jpg]
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#18
Reply
#19
^^^
Wah..liat potonya om Soni jadi inget waktu kecil dulu..
Reply
#20
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
[Image: 2r56iya.jpg]
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)