Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tips Mblusukkan Jalur Mati
#11
(25-09-2009, 11:09 AM)meteo_ekspress Wrote: kepada teman2 railfans yg sering mblusukkan (mblusukers)...
saya pengen tau tips2 nya buat mblusukkan jalur mati, ya misalnya bagaimana bisa tahu kalau di daerah tersebut pernah terdapat jalur rel kereta..
terutama yg rel2 nya sudah di-cabut2in atau tertutup jalan..

soalnya saya jg mw ikutan mblusukkan jalur mati...
tp masih awam soal kyk gini, tktnya malah nyasar..
Ngeledek

mohon dibagi ilmunya...

Kalau konsep saya
  1. Cari info di www.kit.nl. Klik di map library
  2. Cocokkan KIT map dengan google earth.
  3. Jika sudah dilapangan perhatikan segala sesuatu di jalur yang akan ditelusuri yang berhubungan dengan KA.
  4. Perhatikan gang dengan lengkung kurva yang lebar.
  5. Perhatikan aspal apakah ada besi yang tertimbun.
  6. Jika di luar kota perhatikan roadbed yang selalu lebih tinggi dari lahan sekitarnya dan bentuknya memanjang. Lalu di atas roadbed tersebut sesuai dengan pengalaman saya hampir selalu ditumbuhi pohon pisang.
  7. Kadang jika roadbed terpotong sungai atau kanal suka ada bekas jembatan atau batang rel. Jika sungai lebar kadang ada bekas pondasi jembatan.
  8. Jika sudah selesai menjelajah jangan hanya selesai sampai di rumah lalu tidur. Buat sebuah makalah sederhana yang membahas jalur tersebut mulai dari di bangun hingga mati.

Selamat menjelajah
Roda Tebang
Reply
#12
(19-10-2009, 06:45 PM)spoorweg maatschappij Wrote:
(25-09-2009, 11:09 AM)meteo_ekspress Wrote: kepada teman2 railfans yg sering mblusukkan (mblusukers)...
saya pengen tau tips2 nya buat mblusukkan jalur mati, ya misalnya bagaimana bisa tahu kalau di daerah tersebut pernah terdapat jalur rel kereta..
terutama yg rel2 nya sudah di-cabut2in atau tertutup jalan..

soalnya saya jg mw ikutan mblusukkan jalur mati...
tp masih awam soal kyk gini, tktnya malah nyasar..
Ngeledek

mohon dibagi ilmunya...

Kalau konsep saya
  1. Cari info di www.kit.nl. Klik di map library
  2. Cocokkan KIT map dengan google earth.
  3. Jika sudah dilapangan perhatikan segala sesuatu di jalur yang akan ditelusuri yang berhubungan dengan KA.
  4. Perhatikan gang dengan lengkung kurva yang lebar.
  5. Perhatikan aspal apakah ada besi yang tertimbun.
  6. Jika di luar kota perhatikan roadbed yang selalu lebih tinggi dari lahan sekitarnya dan bentuknya memanjang. Lalu di atas roadbed tersebut sesuai dengan pengalaman saya hampir selalu ditumbuhi pohon pisang.
  7. Kadang jika roadbed terpotong sungai atau kanal suka ada bekas jembatan atau batang rel. Jika sungai lebar kadang ada bekas pondasi jembatan.
  8. Jika sudah selesai menjelajah jangan hanya selesai sampai di rumah lalu tidur. Buat sebuah makalah sederhana yang membahas jalur tersebut mulai dari di bangun hingga mati.

Selamat menjelajah
Roda Tebang

Tambahan tips yang menarik, namun tak semua peta sudah disimpan secara digital oleh KITLV. Kira-kira 6 bulan lalu, saya pernah menanyakan hal ini ke KITLV per e-mail. Saya menanyakan tentang keberadaan peta Malang Raya (meliputi Batu, Lawang, Singosari, Dampit, Gondanglegi, Turen, Kepanjen dan Kota Malang) bikinan sebelum 1942 yang belum saya temukan di situs itu. Jawaban yang saya peroleh adalah saran untuk sebaiknya langsung ke KITLV Belanda saja karena belum semua peta disimpan secara digital...Tersenyuum Wah....Tersenyuum

Khusus untuk jalur Kepanjen-Gondanglegi yang sudah ditutup sejak 1943, sangat sulit untuk mencari bekas-bekasnya. Saya lebih banyak dibantu oleh saksi-saksi yang masih hidup untuk menemukan jalur ini. Apalagi bekas relnya sama sekali sudah tidak ada. Semua bekas stasiun di rute itu sudah tidak ada (kecuali Stasiun Gondanglegi).

Salam,
Reply
#13
Memang belum semua peta disimpan dalam bentuk digital. Tandanya masih banyak misteri yang belum terungkap dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Kita mesti bersyukur kalau jalur banyak pada hilang masih di bawah 100 tahun, bukan lebih dari 500 tahun seperti kerajaan2 besar jaman dahulu di Jawa. Setidaknya hal ini dapat menumbuhkan semangat kepada generasi muda yang peduli terhadap sejarah KA untuk mengungkap fakta jalur KA seluruh Jawa.
Bye Bye
Reply
#14
(1)klo saya caranya liat gundukan tanah yang memanjang (contoh Banjar-Cijulang: liat pematang sawah atau kebun yg gede, panjang, item <- yang ini enggak ding, setelah ditelusuri ternyata jalur ka <= pengalaman masa kecil dari atas bus pariwisata),
(2)juga liat (klo d kota) gang yang panjang dan tidak berbelok tajam..... beloknya cucok bwat KA(contohnya jalur Bandung-Ciwidey: liat dari tol padaleunyi dengan jimny tua yang keor)
(3)sama kayak yg udah diposting d atas
Senangnya kulihat para petani melepas lelah dan berhenti sejenak untuk melihat Kereta Api melewati ladang mereka.....
Terharu
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)