10-01-2012, 11:33 AM
satu-satunya ex break-of gauge station di indonesia yang masih tersisa.
btw, saya baru tahu setelah melihat peta di sini, rupa2nya dari arah aceh ke medan kereta harus ganti arah 2 kali. pertama di besitang, setelah itu di pangkalan brandan.
jadi umpamanya rel aceh-sumut terwujud dengan gauge yang sama, maka kereta dari aceh sampai di besitang putar lok, lalu menuju p.brandan. di p.brandan, lok kembali diputar untuk menuju binjai/medan. atau tidak usah putar lok, berarti kereta nya sesampai besitang berjalan mundur sejauh 15 km ke p.brandan. sesampai disana, maju ke arah binjai/medan.
seandainya ini benar2 terwujud, adalah merupakan peristiwa unik dan langka dalam suatu perjalanan kereta api.
jadi umpamanya rel aceh-sumut terwujud dengan gauge yang sama, maka kereta dari aceh sampai di besitang putar lok, lalu menuju p.brandan. di p.brandan, lok kembali diputar untuk menuju binjai/medan. atau tidak usah putar lok, berarti kereta nya sesampai besitang berjalan mundur sejauh 15 km ke p.brandan. sesampai disana, maju ke arah binjai/medan.
seandainya ini benar2 terwujud, adalah merupakan peristiwa unik dan langka dalam suatu perjalanan kereta api.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

