Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
St. Duri - PN Gas Ketapang, Jalur terlupakan.
#11
(06-05-2012, 01:20 AM)aatea_goparmania Wrote: sebelah mananya stasiun y?
apa skrg ketutupan sama pasar y??
apa searah ma percabangan ke TNG??

Ke arah yang depok / bogor /tnh abang om . Ada jalur rel yg lebih ke kiri yg memang skarang tertutup pasar . CMIIW
[spoiler]
[Image: 15052012060.jpg] [/spoiler]
Reply
#12
dulu itu kalo lewat daerah jalan ketapang yang nyebrang kali (kali cideng atau apa saya kurang tahu) ada bekas jembatan keretanya. nggak tahu sekarang apa masih ada soalnya saya jarang lewat sini. coba ditelusuri saja.

[spoiler=@paulus]
(05-05-2012, 11:34 PM)paulus Wrote: kalau lok uap tanpa api tuh kayak gimana mas?

itu lok wap yang cuma ketel doang isinya tidak ada fireboxnya. biasanya didipo pengisian diisi air lewat panas (superheated water) oleh mesin kompresor tekanan tertentu, lalu lok bisa beroperasi hingga wapnya hampir habis, lalu balik dipo pengisian untuk di suntik lagi. dulu biasanya digunakan buat stoomtram alias trem wap sebelum trem elektrik beroperasi.

beberapa pabrik gula kabarnya juga merombak lok2 wap mereka ke bentuk fireless steam loco sehingga tidak perlu bakan bakar lagi cukup diisi wap lewat pabrik. coba ditelusuri di thread sepur lori.
[/spoiler]
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#13
(04-05-2012, 05:22 PM)Gege Wrote: Bisa diupload gambarnya mas?
Biar rekan² disini bisa membayangkan jaluyr yang dimaksud...
Trims.

BTW nama perushaan gasnya : N.V. Nederland Indie Gas Maatschappij bukan?

Saya 100% yakin nama perusahaannya seperti yg ditulis oleh Mas Gege, sebab saya sekitar 1985an main2 kesitu dalam rangka tugas sekolah, pernah melihat tulisan (bentuk timbul terbuat dari beton) itu di sebuah tembok bagian atas pabrik.

Nuwun sewu mas saya pengen upload gambarnya kok ga bisa2 ya, mungkin karena saya gaptek ngkali.. mohon pencerahan tentang hal ini. trims

[Image: 7147094053_ceabd62b59_z.jpg]

Ini Saya lampirkan gambar peta yg berkenaan dengan topik diatas, tapi kurang sempurna. Peta ini saya tidak tahu sumbernya dan saya peroleh dari seorang teman.

Perhatikan pojok kanan atas (sayang gambarnya terputus) ada rel percabangan dari selatan St. Duri mengarah ke timur, dan itu di yakini oleh saya menuju Pabrik Gas miliki negara di Jl. Ketapang / Jl. Zainul Arifin.

Code:
Tags
[img]http://farm9.staticflickr.com/8148/7147094053_ceabd62b59_z.jpg[/img]
Reply
#14
jalur ini kalau diurut sepanjang jalan kh zainul arifin-sukardjo wiropranoto, akan ketemu dengan jalan samanhudi dan memotong rel krl persis dibawah stasiun sawah besar.

[spoiler=bakal calon jalur mrt?]
saya dulu pernah lihat rencana koridor timur-barat mrt salah satu rutenya lewat sini. jadi titik potong mrt timur-barat dengan krl di stasiun duri dan sawahbesar, lalu di sebelah timurnya di kemayoran. sementara titik potong dengan mrt utara-selatan di stasiun mrt sawahbesar atau harmoni. dan sepertinya jalur akan dibuat subway.

itu hanya rencana dari rute 1 mrt timur-barat. alternatif lain rute 2 lewatnya blok.m dan kebayoran lama
[/spoiler]
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#15
Back on Topic
(05-05-2012, 11:34 PM)paulus Wrote: kalau lok uap tanpa api tuh kayak gimana mas?

Back on Topic ya om . Ini yang dibahas kan Jalur bukan loko
[spoiler]
[Image: 15052012060.jpg] [/spoiler]
Reply
#16
Saya mau menambahkan gambar Peta Jakarta Lama sebagai pelengkap peta sebelumnya dan sebagai referensi tambahan, dimana pada peta ini kelihatan lebih jelas jalur antara St. Duri - PN Gas. Peta ini saya yakini berdasarkan kondisi kota Jakarta setelah tahun 1928, karena sudah tidak ada lagi St. Noord Batavia ataupun St. Zuid Batavia, tapi hanya ada satu di lokasi tempat ex St. Zuid Batavia, yakni St. Jakarta Kota (JAKK) sekarang. Trims


[Image: 7001049864_62026bda42_z.jpg]

Bila dilihat dari jalur2 yg ada di peta ini, menarik bila kita diskusikan tentunya dengan thread berikutnya di mblusukan ini. Trims

Code:
[img]http://farm6.staticflickr.com/5193/7001049864_62026bda42_z.jpg[/img]
Reply
#17
Kalau kita perhatikan memakai Google Earth, area di selatan St. Duri memang ada jalan berbelok ke kiri yg berbentuk melengkung khas geometriknya tikungan jalur rel dan langsung menuju ke Jl. KH. Zaenul Arifin. Dan kalau tidak salah kantor pusat PT PGN ada di jalan Zaenul Arifin ini juga ya, apa memang di situ lokasi pabriknya dulu?
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Reply
#18
(07-05-2012, 10:55 AM)MakSaa Wrote: Kalau kita perhatikan memakai Google Earth, area di selatan St. Duri memang ada jalan berbelok ke kiri yg berbentuk melengkung khas geometriknya tikungan jalur rel dan langsung menuju ke Jl. KH. Zaenul Arifin. Dan kalau tidak salah kantor pusat PT PGN ada di jalan Zaenul Arifin ini juga ya, apa memang di situ lokasi pabriknya dulu?

betul mas, 1000%. trims
Reply
#19
Dulu thn 90-an saya pernah lihat masih ada sisa jembatannya yg memotong Kali Cideng masuk ke arah kantor PN Gas, tapi sekarang ga tau deh, masih ada atau enggak tuh jembatan...



(08-05-2012, 09:16 AM)Disa Poeang Wrote:
(07-05-2012, 10:55 AM)MakSaa Wrote: Kalau kita perhatikan memakai Google Earth, area di selatan St. Duri memang ada jalan berbelok ke kiri yg berbentuk melengkung khas geometriknya tikungan jalur rel dan langsung menuju ke Jl. KH. Zaenul Arifin. Dan kalau tidak salah kantor pusat PT PGN ada di jalan Zaenul Arifin ini juga ya, apa memang di situ lokasi pabriknya dulu?

betul mas, 1000%. trims
Reply
#20
habis membaca2 buku tentang sejarah jakarta. ternyata ada tentang pabrik gas yang ada di thread ini.

rupa2nya yang disebut pabrik gas itu ialah pabrik untuk memproduksi gas kota. dulu waktu jaman belanda, gas kota ini digunakan sebagai bahan bakar lampu2 jalan2 utama se batavia. selain itu gas kota ini disalurkan ke kompleks rumah2 orang2 elite di daerah menteng dan gondangdia.

dan ternyata bahan baku untuk membuat gas kota ini adalah steenkool alias batubara! nah, jadi jelas rupanya keberadaan rel kereta api dari duri ke pabrik gas ini adalah untuk mengangkut batubara sebagai bahan baku pembuatan gas kota tadi.

keberadaan gas kota ini pudar seiring dengan semakin populernya LPG atau elpiji yang lebih praktis, bersih dan efisien.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)