Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jalur mati di Jateng Dan DIY akan diaktifkan lagi
#21
untuk membangun kembali jalur pangandaran mungkin akan memakan banyak biaya.
karna sama saja membangun dari awal.( mungkin )
ga ada sisa2 kejayaan KA disana.
hanya terowongan dan jembatan yang konstruksinya agak menggeser karna gempa yang disertai tsunami beberapa waktu lalu.
Reply
#22
(12-06-2009, 08:00 PM)nistra_cakep_deh Wrote: semoga bukan sekedar wacana..
kalo purwokerto wonosobo mungkin pangsa pasarnya memang sudah tidak memungkinkan kali yah..
sudah terlanjur didominasi angkutan umum lain..
apalagi sarana prasarananya belum tentu ada..
atau ada pertimbangan lain yah?

ya sama2 moda transportasi darat, ya wajar ada persaingan...yg penting bisa mempertahankan kualitas ya pasti tidak ditinggalkan pelanggannya tho...naek kereta dengan jarak yg sama tapi waktu tempuh bisa lebih cepat...ya orang mungkin akan mempertimbangkan itu..tinggal bagaimana PT KA dan masyarakat mau mewujudkannya atau tidak..dengan menjaga sarana dan prasarannya...
INDONESIA dan Soerabaia tidak akan pernah mati didalam hatiku

my pictures at http://www.flickr.com/photos/34328266@N07/


Visit us at LIMA MATA PHOTOGRAPHY
Reply
#23
Jayalah kereta api indonesia......
kira2 daop IV yg butuh diaktifkan lagi mana ya?
ada usul????
Menanti sebuah jawaban
Reply
#24
(12-06-2009, 04:20 PM)inoska Wrote: Mantaf....... Mudah2 han aja Bener......... Lanjutkan.............

ya, benar. lebih cepat, lebih baik..

Ngakak
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#25
(13-06-2009, 03:50 AM)stoker Wrote: Jayalah kereta api indonesia......
kira2 daop IV yg butuh diaktifkan lagi mana ya?
ada usul????

Kalau alasannya untuk mengurangi kemacetan lalin, mungkin jalur pantura lebih tepat (Semarang-Juana).
Sedikit tentang kondisi kotaku:
Kalau dilihat setiap hari di terminal bis, penumpang yang menuju ke Jakarta selalu berlebihan demikian juga untuk yang dari Jakarta. Kondisi jalan di daerahku sangat jelek, banyak yang rusak sehingga rawan lakalantas. Kalau jalur KA dihidupkan lagi, mungkin orang akan lebih memilih KA daripada bis. Murah dan sedikit resiko laka.Mikir Dulu
Naik kereta api tut...tut...tut...
Siapa hendak turut
Ke Bandung, Surabaya
Janganlah naik dengan percuma


Reply
#26
kedung jati-ambarawa bagus buat kereta wisata thu....
Menanti sebuah jawaban
Reply
#27
(13-06-2009, 06:34 AM)ady_mcady Wrote:
(12-06-2009, 04:20 PM)inoska Wrote: Mantaf....... Mudah2 han aja Bener......... Lanjutkan.............

ya, benar. lebih cepat, lebih baik..

Ngakak

Kereta api memang angkutannya wong cilik. Ngeledek
" Pecinta Rangkas jaya "
Reply
#28
(13-06-2009, 11:43 AM)B 30 S Wrote:
(13-06-2009, 06:34 AM)ady_mcady Wrote:
(12-06-2009, 04:20 PM)inoska Wrote: Mantaf....... Mudah2 han aja Bener......... Lanjutkan.............

ya, benar. lebih cepat, lebih baik..

Ngakak

Kereta api memang angkutannya wong cilik. Ngeledek

Semoga PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dlm menghidupkan kembali jalur mati tidak tersentuh oleh tangan Neoliberal Ngakak
(12-06-2009, 07:48 PM)ojo gemagus Wrote:
(12-06-2009, 05:42 PM)bonbon Wrote: koq purwokerto - banjarnegara - wonosobo ga disebut² ? (memimpikan kembali naik KA dr Sts. Sokaraja bila di hidupkan). Mudah²an ini bukan wacana politis capres menjelang pilpres Sad

disebut kok mas...
asikk...purwokerto timur idup lagi...Playboy

Jah..masa sampe purwokerto timur, nanggung amad Sad. Kalo buat gusur di daerah pedesaan kyknya lebih mudah deh ketimbang di perkotaan padat. Yang di perlukan Satpol KA Big Grin
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#29
> Ada wacana dari Dephub, yaitu untuk membuat kereta ringan untuk melayani
> Solo-Wonogiri. Konsepnya seperti railbus yang di Palembang.au cuma sekitar 9 ton. Jadi
> ini merupakan tantangan bagi Inka untuk membuat kereta ringan tapi kuat di
> tanjakan.

Kalau kita lihat dari DIPA 2009 Ditjen Perkeretaapian, tahun ini
terdapat beberapa studi yang terkait dengan upaya
menghidupkan/mengembangkan jalur mati/cabang.
Dari info yang diperoleh, studi yang dilaksanakan tahun ini (2009)
sebagian besar sifatnya sudah sangat mendesak (top priority), alias
akan segera dilaksanakan pekerjaan konstruksinya.
Mudah-mudahan studi-studi ini dapat segera terealisasi.

Studi-studi di sub sektor perkeretaapian (www.dephub.go.id) :

1. Studi AMDAL Depo Cipinang
2. STD Geometri Track lintas Sukabumi – Padalarang Tahap II
3. STD BH.19 km 9+720; BH.10 km 1+577 dan BH.3 km 1+322 lintas
Semarang-Gambringan
4. STD Terowongan Lampegan lintas Sukabumi - Padalarang
5. DED Pemb. Jalan KA Tuban - Babat
6. Pradesain Pemb. Shortcut Solok - Padang
7. Detail Design KA NAD (IV)
8. DED Pemb. Jalan KA Rejosari - Tarahan
9. Studi Kelayakan Pembangunan Jalan KA Bogor - Rangkasbitung
10. Studi Kelayakan Pembangunan Shorcut Jalan KA Lebeng - Kalisabuk
11. Studi Kelayakan Pembangunan Jalan KA Lintas Cirebon - Kadipaten -
Tanjungsari
12. Studi Pengembangan Jalur KA Lintas Solo - Wonogiri
13. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Yogya - Magelang
14. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Purwokerto - Wonosobo
15. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA lintas Rangkasbitung - Labuan
16. Studi Kelayakan menghidupkan kembali Jalan KA di Pulau Madura
17. Penyusunan Masterplan Perkeretaapian di Pulau Batam
18. Studi Pengembangan Fasilitas Perpindahan Antar Moda di Stasiun
Kereta Api (Intermoda)
Bekerja untuk kebaikan orang lain adalah ibadah yang amat mulia - Ignasius Jonan
Reply
#30
(13-06-2009, 07:49 AM)harjo kemi Wrote:
(13-06-2009, 03:50 AM)stoker Wrote: Jayalah kereta api indonesia......
kira2 daop IV yg butuh diaktifkan lagi mana ya?
ada usul????

Kalau alasannya untuk mengurangi kemacetan lalin, mungkin jalur pantura lebih tepat (Semarang-Juana).
Sedikit tentang kondisi kotaku:
Kalau dilihat setiap hari di terminal bis, penumpang yang menuju ke Jakarta selalu berlebihan demikian juga untuk yang dari Jakarta. Kondisi jalan di daerahku sangat jelek, banyak yang rusak sehingga rawan lakalantas. Kalau jalur KA dihidupkan lagi, mungkin orang akan lebih memilih KA daripada bis. Murah dan sedikit resiko laka.Mikir Dulu
Bener Pak de, utk jalur semarang juana termasuk jalur gemuk, apalgi kalo PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bisa merealisasikan jalur tersebut, karena kepadatan jalur tersebut waktu tempuh naik bis terlalu lama kalo dari jakarta, nyatanya Bis rute Jkt - Pati, Kudus tingkat okupansi Juga tinggi, Contoh naik bis Jkt - kudus berangkat jam 19.00 sampe kudus jam 07.00, badan capek semua, oba naik kereta hanya membuthkan waktu 6 -7 jam saja

[Image: th_IMG_0864.jpg][/URL]
Dilarang keras membawa klonengan di Atas kereta api
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)