Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Bandung - Malang Ditargetkan Beroperasi 2010
#21
(04-03-2010, 12:06 PM)Michael Arka Wrote: Wah,klo ini benar2 terealisasikan kyknya bakal sering naek kereta ini nih!!

Klo menurut saya sebaiknya jam pemberangkatannya sore hari dari ML,di antara jam pemberangkatan Matarmaja dan Gajayana.Dengan petimbangan:
1. Penumpang akan lebih memilih jam pemberangkatan sore/malam hari dari pada pagi.Ini bisa dilihat dari okupansi Argo Wilis dan Turangga yang ternyata lebih banyak Turangga.
2. Klo dirunut,pemberangkatan jam segitu smpi di BD kurang lebih akan sama seperti Turangga,Mutiara Selatan,dan Lodaya.Selama ini,saya sering nunut Matarmaja klo mau nyegat Turangga di KTS.
3. Klo mau hunting di spot2 yg bagus kereta ini akan lebih nggak mubazir.Karena waktu kedatangannya g akan jauh beda dengan 2 kereta dari arah barat lain,Matar dan Gaja.Jadi,klo mau hunting di Lahor g perlu nunggu terlalu lama sdh dapat 3 kereta (4 termasuk Penataran).Begitu juga klo mau hunting di jembatan stasiun antara MLK-ML juga timingnya pas.

Segera saja direalisasikan kereta BD-KTA-YK-SLO-MN-KTS-KD-TA-BL-ML ini.....!!!

OK, usulan anda akan saya perhatikan dan pertimbangkan ya.....Ngiler
Reply
#22
Untuk Formasi awalnya sebaiknya Ka Eks-Bisnis nanti kalau bagus baru di upgrade jadi eks semua atau malah di downgrade bisnis semua asal gak dilikuidasi aja soalnya gak ada yg bisa Bailout Ngakak, jalurnya lewat selatan saja apalagi nanti kalau DT Kroya-Kutoarjo sudah jadi pasti lebih lancar perjalanannya. untuk pasar sebenarnya sudah jelas pasti banyak peminat PT KA aja yg gak berani Action terlalu banyak pertimbangan + gak ada publikasi jadinya ya kayak Priangan . kalau mau survey tinggal ditongkrongin itu PO kayak Pahala Kencana , Kramat Jati, atau Bandung Express berapa jumlah penumpang yg mau ke kediri,tulungagung, blitar, malang. atau survey ke beberapa Universitas di Bandung berapa yang kera ngalam nya lalu pasang iklan spanduk di sekitar kampusnya . lagian beberapa berusahaan besar kantor pusatnya dibandung juga. kalau potensi pasar gak usa diragukan lagi deh kalau emang dikit pasti PO PO Bus itu juga akan nutup trayek Bandung-Malang dari doeloe.
Reply
#23
Kalau pake K2, mendingan berangkat sore atau malem..

(+) Penumpang g kepanasan,g seperti kalo jalan siang karena pendinginan cuma kipas angin. (kalau pake K1 atau bahkan Argo, hal ini tdk berlaku.)

(+) Entah kenapa kebanyakan penumpang menyukai perjalanan malam hari. Sehingga tingkat okupansi kemungkinan lbih tinggi daripada jalan siang hari.

(-) Seperti kata bro Gajayana, susah bagi RF dapet fotonya.. Ngakak
Kalau pake K2, mendingan berangkat sore atau malem..

(+) Penumpang g kepanasan,g seperti kalo jalan siang karena pendinginan cuma kipas angin. (kalau pake K1 atau bahkan Argo, hal ini tdk berlaku.)

(+) Entah kenapa kebanyakan penumpang menyukai perjalanan malam hari. Sehingga tingkat okupansi kemungkinan lbih tinggi daripada jalan siang hari.

(-) Seperti kata bro Gajayana, susah bagi RF dapet fotonya.. Ngakak
Reply
#24
wahh keren,,, kerenn... assyyiikkk... ikutan bikin nama ah..
kalo bisnis : malahiyangan
kalo argo : Argo Semeru

Big Grin

mannntappp
Reply
#25
kir kira apa ya namanya yang pas ?
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#26
Kalau KA Madukara (MAlang BanDUng naik KARetA) gimana ?
Reply
#27
Relasi Malang-Bandung awalnya lebih cocok memakai kereta K2 PLUS seperti Gajayana dulu. Jika okupansinya baik boleh ditambah dengan exe atau diganti exe semua. Untuk masalah jalur baik lewat utara maupun selatan itu semua ada konsekuensinya. Misal, kalau lewat jalsel memang lebih cepat tapi jadwal jangan bentrok dengan Mutsel. Jika kereta Ngandab (Ngalam-Ngundab) berangkat dari Malang diusahakan tiba di Kertosono dengan selang waktu yang lama setelah kdatangan Mutsel. Untuk masalah tarif bisa dipatok 150 ribu rupiah ke atas dengan syarat hanya berhenti di stasiun tertentu setelah Kertosono. Jadi begini, jumlah stasiun yang disinggahi oleh Kereta Ngandab ini harus lebih sedikit setelah Stasiun Kertosono kalau brangkat dari arah timur. Misalnya tidak perlu berhenti di Caruban, Nganjuk, Gombong.
Reply
#28
biasanya orang mengguankan jasa kereta api karena memang sudah terbiasa dan lebih cepat sampai.berbeda dengan railfans yang semakin lama di kereta semakin senang.kalau nanti memang lewat jalur utara saya jamin usia kereta ini tidak akan lama menyusul pendahulunya yang sudah almarhum kaya priangan ekspres.namu kalau lewat jalur selatan di imbangi dengan pelayanan yang semain di tingkatkan waktu tempuh yang bisa lebih pendek insya allah kereta ini berumur panjang kaya gaya baru malam selatan
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#29
kalo menurut saya....mendingan jalan siang lewat selatan, dengan harapan bisa buat angkut penumpang ke YK, selama ini kalo naik Gajah....wah tengah malam nyampenya...
ya...cuman sekedar pendapat....bagaimanapun juga...moga2 cepat terealisasi....
Reply
#30
Sebenarnya memang dilema merealisasikan kereta relasi BD-ML.Karena,banya kereta saingan yang relasinya tak jauh beda (BD-SGU).Takutnya saling berebut penumpang.
Tapi,memang lebih baik kereta ini selain mengangkut penumpang dari dan ke Bandung serta Malang dan sekitarnya,juga mengangkut penumpang dari ML-BL-TA-KD ke YK.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)