(11-04-2012, 10:32 AM)ady_mcady Wrote: itu kan kalo masing2 lok yang 1000, 2000, atau 8000 hp te nya sama2 216 kN. masalahnya, apakah kenyataannya demikian? memangnya ada lok yang 8000 hp punya te nya cuma 216 kN? lok ge ac6000 yang 6000 hp saja te nya hampir 900 kN.
(11-04-2012, 10:32 AM)ady_mcady Wrote: sama dengan diatas, apakah ada lok demikian? yang punya hp 100 tapi te nya bisa 216 kN kayak c4?
Namanya juga ilustrasi gan, gak perlu ada secara nyata, tapi secara fisika mungkin terjadi, dan dapat dibuktikan dengan hukum-hukum fisika.
Catatan:
Lok dengan rasio HP/TE besar misalnya EMD GP60, rasionya sekitar 16 HP/kN, dan loko itu pun udah dianggap sangat ''licin'' (gampang selip) sama MASS Amrik sono.
Lok dengan rasio HP/TE kecil misalnya EMD GP9 plus slug yg dipakai di hump yard, rasionya sekitar 3 HP/kN, biasa untuk narik KA batubara ke hump yg gradiennya > 30 permil. Kecepatannya cuma sekitar 3 km/h
Perbandingan, lok C4 rasionya sekitar 12,5 HP/kN
(11-04-2012, 07:23 AM)anggara cc2019214 Wrote: so yang di maksud GE memproduksi loko efisien = hemat bahan bakar. dan emd memproduksi TE lebih besar=tidak hemat bahan bakar, apa pendapat saya benar? trus lebih boros mana?
.TE besar dengan HP kecil
atau
.TE kecil dengan HP besar.
Efisiensi mesin secara umum kan perbandinan antara HP yg dihasilkan tiap liter bahan bakar. Jadi efisiensi cuma dipengaruhi oleh prime mover, inverter dan TM-nya. TE gak pengaruh sama efisiensi (apalagi klo berat kedua loko sama).