Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tiket KA online .... solusi atau penyelesaian masalah dengan masalah
#31
Saya pernah dadakan ke surabaya. Rencana mo naik BIMA yang sore dari Jakarta kalo ga salah jam 5 sore CMIIW.

Nyampe digambir jam 4 sore. Pas ngantri mo beli tiket, katanya BIMA dah abis......

Saya penasaran .

Saya lari ke JAKK, sampe sana jam 5 kurang dikit, Tu BIMA dah stand by. Pas saya mo beli tiket, eh dia bilang masih ada.....

Aneh !

Knapa di Gambir bilang dah abis. Tapi di JAKK masih ada.

Aneh ! ....
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#32
Post digabung.
Silahkan baca halaman-halaman awal untuk kejelasan subjek yang didiskusikan
Mari dilanjut diskusinya.
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply
#33
kalau menurut saya setiap stasiun udah punya jatah masing-masing,, jadi mungkin jatah tiket di Stasiun GMR udah abis, tapi jatah di Stasiun JAKK masih ada..
saya juga pernah mengalami kejadian serupa waktu lebaran 3 tahun lalu.. waktu itu kakak saya mau buru-buru pulang ke bandung dari kediri, karena dia malas naik Kahuripan kami pun ke Jombang utk mencari tiket turangga atau mutsel Kertosono-Bandung tetapi sudah habis, kemudian ke Kertosono dan hasilnya pun sama. kami pun sudah pesimis dan pergi ke terminal kediri untuk mencari karcis bus dan hasilnya sama saja, tidak dapat. kemudian di perjalanan kami melewati stasiun kediri dan kami coba menanyakan tiket mutsel, kemudian penjaga loket itu menjawab ada dan tiket dengan tempat duduk pula. kami pun sedikit heran tetapi langsung saja membeli tiket tersebut karena ada kebutuhan yg sangat mendesak di bandung.
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.



[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#34
Kalo cape ngantri tiket di reservasi, cari aja di agent agent yang menjual tiket KA secara online. Dah ada pengumumannya kok :


[Image: 20091019163407_13102009439_4adc328f2b584-t.jpg]


Diambil dari papan pengumuman di sta. JAKK
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
#35
(09-09-2009, 06:47 PM)azu Wrote: kalau menurut saya setiap stasiun udah punya jatah masing-masing,, jadi mungkin jatah tiket di Stasiun GMR udah abis, tapi jatah di Stasiun JAKK masih ada..
saya juga pernah mengalami kejadian serupa waktu lebaran 3 tahun lalu.. waktu itu kakak saya mau buru-buru pulang ke bandung dari kediri, karena dia malas naik Kahuripan kami pun ke Jombang utk mencari tiket turangga atau mutsel Kertosono-Bandung tetapi sudah habis, kemudian ke Kertosono dan hasilnya pun sama. kami pun sudah pesimis dan pergi ke terminal kediri untuk mencari karcis bus dan hasilnya sama saja, tidak dapat. kemudian di perjalanan kami melewati stasiun kediri dan kami coba menanyakan tiket mutsel, kemudian penjaga loket itu menjawab ada dan tiket dengan tempat duduk pula. kami pun sedikit heran tetapi langsung saja membeli tiket tersebut karena ada kebutuhan yg sangat mendesak di bandung.

yang namanya online tidak ada jatah-jatahan mas, K3 sebagian masih ada yang jatah-jatahan sebagian sudah online juga...

Reply
#36
mau tanya dong, kok liat di website ada layanan ticketing online lagi ya...maksudnya gimana ya? setau gw kan layanan ini udah ada sejak lama...
btw beli tiket lewat online nambah brp duit sih? blum pernah nih..

Quote:PT KERETA API INDONESIA (KAI) (PERSERO) kembali memberikan kemudahan bagi pengguna jasa kereta api (KA). Kemudahan ini berupa layanan pembelian tiket KA melaui online payment yang digunakan pada gerai anjungan tunai mandiri (ATM) Bank yang tergabung dalam ATM Bersama dan ATM Bank lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Rabu, 26 Januari 2011, PT. KAI dan PT Arta Jasa menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembelian tiket melalui sistem jaringan online, di Gedung Jakarta Railway Center (JRC). Nota kesepahaman ini ditantandatangani oleh Direktur Komersial PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito dan Direktur PT. Arta Jasa, Arya Damar.

Kerjasama ini merupakan upaya PT. KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya memberi kemudahan pengguna jasa KA untuk mendapatkan dan membayar tiket melalui online payment. Mekanisme pembelian ticketing online ini, sebelumnya pelanggan menghubungi contact center KA di no 121 dari telepon rumah atau 021-121 melalui telepon genggam (GSM atau CDMA), dan selanjutnya operator contact center 121 akan memandu sistem pembayaran online sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Selain melalui stasiun, agen tiket, pusat reservasi, layanan online payment ini merupakan alternatif tambahan pilihan calon penumpang untuk mendapatkan dan membayar tiket KA. Sehingga pengguna jasa KA dapat memanfaatkan layanan ini kapan dan dimana saja.

Wimbo mengemukakan, PT. KAI akan terus mengembangkan pelayanan yang mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh pelanggan. “Dari pelayanan online ticketing ini, selain memberikan kemudahan kepada pelanggan kami, juga diharapkan dapat mengurangi praktek percaloan tiket KA,” tutur Wimbo.

Kerjasama ini sebagai bukti bahwa PT. KAI ingin terus berkembang menjadi penyedia jasa angkutan massal perkeretaapian yang berbasis teknologi informasi mengikuti kebutuhan konsumen. (humaska)

SUMBER
Reply
#37
(26-01-2011, 09:50 AM)sochdi Wrote: mau tanya dong, kok liat di website ada layanan ticketing online lagi ya...maksudnya gimana ya? setau gw kan layanan ini udah ada sejak lama...
btw beli tiket lewat online nambah brp duit sih? blum pernah nih..

Quote:PT KERETA API INDONESIA (KAI) (PERSERO) kembali memberikan kemudahan bagi pengguna jasa kereta api (KA). Kemudahan ini berupa layanan pembelian tiket KA melaui online payment yang digunakan pada gerai anjungan tunai mandiri (ATM) Bank yang tergabung dalam ATM Bersama dan ATM Bank lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Rabu, 26 Januari 2011, PT. KAI dan PT Arta Jasa menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang pembelian tiket melalui sistem jaringan online, di Gedung Jakarta Railway Center (JRC). Nota kesepahaman ini ditantandatangani oleh Direktur Komersial PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito dan Direktur PT. Arta Jasa, Arya Damar.

Kerjasama ini merupakan upaya PT. KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya memberi kemudahan pengguna jasa KA untuk mendapatkan dan membayar tiket melalui online payment. Mekanisme pembelian ticketing online ini, sebelumnya pelanggan menghubungi contact center KA di no 121 dari telepon rumah atau 021-121 melalui telepon genggam (GSM atau CDMA), dan selanjutnya operator contact center 121 akan memandu sistem pembayaran online sesuai kebutuhan dan keinginan pelanggan.

Selain melalui stasiun, agen tiket, pusat reservasi, layanan online payment ini merupakan alternatif tambahan pilihan calon penumpang untuk mendapatkan dan membayar tiket KA. Sehingga pengguna jasa KA dapat memanfaatkan layanan ini kapan dan dimana saja.

Wimbo mengemukakan, PT. KAI akan terus mengembangkan pelayanan yang mengikuti perkembangan zaman dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang diinginkan oleh pelanggan. “Dari pelayanan online ticketing ini, selain memberikan kemudahan kepada pelanggan kami, juga diharapkan dapat mengurangi praktek percaloan tiket KA,” tutur Wimbo.

Kerjasama ini sebagai bukti bahwa PT. KAI ingin terus berkembang menjadi penyedia jasa angkutan massal perkeretaapian yang berbasis teknologi informasi mengikuti kebutuhan konsumen. (humaska)

SUMBER

ya ini mungkin maksudnya layanan online via call center yang selama ini sudah jalan cuma sekarang pembayarannya bisa melalui ATM bersama, jadi lebih luas jangkauannya. biaya administrasi untuk layanan ini murah kok, kalau gak salah Rp 7.500,00.
wah salut deh buat PT KA. ayo PT KA, teruslah berinovasi!! Tersenyuum Tersenyuum
oya usul, ticketing di website PT KA agar diperbaiki supaya datanya lebih real time dan lengkap. thanks.
KA Sumber Kentjono
Reply
#38
(27-08-2009, 01:20 PM)gajayana Wrote: seharusnya nama di tiket harus dicocok kan dg nama di KTP !!!

Menurut gw bisa di bilang solusi kok.... kemarn waktu libur natal..kena kerjaan kantor yang gag bisa di tinggalin dan rencana buat pulang ke Kebumen sdikit mendadak... akhirnya pesen lewat telp 121.. setelah itu ke ATM Mand** tuk bayar n di sruknya udah tercantum nama KA, sama No.TD, jadwal/jam berangkat... waktu tukar struk ATM ini di loket kita diwajibkan menyerahkan juga FC.KTP tuk di cocokan datanya waktu kita pesen via telp ke operator 121.. kalo kejadiannya ada kursi kosong tapi ada pnp yang gak dapet TD sih gw rasa ini calo yang sial tiketnya ga kejual/gak laku...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)