Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Monorel Jakarta Batal Dibangun
#31
^^
wah gak tahu bon. kayaknya nggak.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#32
SERAHKAN SAJA PADA AHLINYA...... Ahli apaan nyong? Bukan ahli transportasi lo mah,, bisanya nebelin kumis doank.... Ngakak Ngakak Ngakak
Add yah: Muhammad Andika & follow juga yah @andika_ABA Xie Xie
Reply
#33
Inilah Skenario untuk Bus Khusus di Jalan Layang Bekas Monorel
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ternyata membuat perencanaan baru terkait proyek monorel yang dihentikan. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, tiang-tiang yang sudah mangkrak selama tujuh tahun bekas proyek monorel tersebut akan dijadikan jalan layang untuk melayani 50 unit bus gandeng, dengan kapasitas masing-masing 180 orang. “Sistem yang digunakan adalah jalan melingkar (loop line) dan tak menyebar seperti bus Transjakarta sekarang, dengan halte berada di atas. Penumpang nantinya dapat naik dan turun pakai tangga,” katanya, sembari menunjukkan contoh simulasi penerapan jalur ini melalui Ipad-nya.
Pada jalur melingkar ini, akan terdapat 16 titik stasiun. Dari jumlah tersebut, akan ada 12 titik yang menjadi penghubung antara satu koridor dengan koridor lain, serta penghubung ke koridor stasiun kereta.

Pristono menuturkan, beberapa halte nantinya akan dibangun di Polda, SCBD, Bank Niaga, Bunderan Senayan, Gelora Bung Karno, Plaza Senayan, Palmerah, Pejompongan, Karet, Sudirman, Setiabudi Utara Aini, Kuningan Madya, GOR Sumantri, Kementrian Kesehatan, Kuningan Timur, dan Satria Mandala. Sementara untuk tarif angkutan, Pristono memperkirakan, biaya yang akan ditawarkan untuk dapat mengakses fasilitas bus ini berkisar antara Rp 6 ribu hingga Rp 8 ribu. Bingung “Tetapi ini belum pasti. Ada mekanisme subsidi layaknya bus Transjakarta saat ini yang nantinya bisa digunakan,” tambahnya.

Menurut Pristono, jalur yang akan dibangun tahun 2012 dan diperkirakan mampu menampung 45 ribu penumpang per harinya (pada jam sibuk) ini direncanakan akan selesai pada 2014.

http://id.berita.yahoo.com/inilah-skenar...03300.html
------------------
1. Koq dinamainnya "stasiun" juga yah?? Bukan "halte" atau pun "shelter"?
2. Kalo Trans Jakarta sih aku pribadi optimis aja... Soalnya spt yg udah... tetep aja spt Kor. 9 dan 10 walau ketunda hampir 4 th toh skr dioperasiin...
3. Gimana kalau kelak ada bus2 yg berlaju bkn di koridornya? Alias kelak mungkin ada koridor tambahan? Spt skr ada Harmoni - Ancol, Kota - Ragunan, Kalideres - Ragunan utk hari libur, dll yg tentunya kesemuanya bkn koridor 1, bukan pula koridor 2 dst s/d Kor. 10. Apa mesti ada jalur layang persimpangan?
4. Yakin tuh terhubung dg stasiun2 KA yg ada? Lalu... yg ada skr knp gak saling terintegrasi yah??? Berarti ntar akan ada jalur busway layang yg terhubung dg stasiun Karet, Permata Hijau (kelak kalo beneran ada), Palmerah, dll donk yah...

Reply
#34
(22-09-2011, 10:37 AM)bonbon Wrote: kalau untuk busway dgn jalur melayang, sayah malah ngeri, yang napak aspal di bumi dengan jalur "sendiri" aja udah ugal2an bawanya, apalagi yang layang atas..
kalo di Xiamen itu ada batas kecepatannya...

Quote:http://en.wikipedia.org/wiki/Xiamen_BRT
The system uses some dedicated elevated roadways as well as dedicated lanes on bridges which allow buses to reach speeds of 60km/h.

jadi gak mungkin ugal-ugalan... takut jembatannya gak kuat...
MY DREAMS:
- All STD gauge & electrified Sumatera-Java-Bali, Trans-Asian, Pan-African, Pan-American Railways
- Bridges of Bali, Sunda, Malacca, Gibraltar, and Bering Straits

Mau beli tiket KA??? Klik di sini
Reply
#35
sebenarnya kalau benar2 mau dibangun elevated busway, alangkah baiknya jika dirancang jalan layangnya juga dapat dilewati lrt. tujuannya supaya kedepan apabila kapasitas bus sudah tidak menampung, maka peranan bus dapat diganti dengan lrt.

lebih baik lagi jika lrt nya bisa masuk ke jalur krl disuatu tempat. sehingga lebih memaksimalkan fleksibilitas lrt yang dapat menjangkau daerah suburb yang lebih jauh, misalnya serpong, depok, bekasi.

itulah salah satu keunggulan lrt. dia selain dapat beroperasi di dalam kota (sebagai trem), tapi juga berfungsi sebagai angkutan komuter sewaktu masuk ke jalur komuter biasa.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#36
(22-09-2011, 08:09 PM)love_alisa Wrote:
(22-09-2011, 10:37 AM)bonbon Wrote: kalau untuk busway dgn jalur melayang, sayah malah ngeri, yang napak aspal di bumi dengan jalur "sendiri" aja udah ugal2an bawanya, apalagi yang layang atas..
kalo di Xiamen itu ada batas kecepatannya...

Quote:http://en.wikipedia.org/wiki/Xiamen_BRT
The system uses some dedicated elevated roadways as well as dedicated lanes on bridges which allow buses to reach speeds of 60km/h.

jadi gak mungkin ugal-ugalan... takut jembatannya gak kuat...

itulah kalo bisa supirmya sekalian di impor dari sana Ngakak biar bisa nularin displin para pengemudi transjakarta

BTT

Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#37
Usulan mas ady_mcady boleh juga apabila jalur busway layang bersinggungan juga dg LRT. Soalnya khan bus gandeng mana yang mampu memiliki > 3 bus sekaligus? Bisa2 sang sopir gak bisa menjaga keseimbangan bus dalam mencari posisi baik itu lurus maupun berbelok. Apalagi pake Semboyan 21 ala bus alias mau mundur tuh busnya...
1. Brapa banyak jumlah armada bus gandeng yang tersedia?
2. Apakah mampu kalau mengajak bus2 TJ yg sudah ada yg notabene non gandeng dr koridor lain?
3. Kalo solusi no. 2 itu terjawab, berarti harus merelakan sejumlah armada bus dari beberapa koridor utk si koridor layang ini...
4. Belajar dari Koridor 8 yg sempet hari2 aku naikin kala itu, di jam2 siang pd langsir smua tuh... alias ke pul krn entah mau pengecekan (alias PA kali istilah mrk juga...) atau bs juga isi BBG. Apa nanti akan seperti ini? Tentu utk menjawab pertanyaan no. 1 di atas.

Untuk LRT bersinggungan dengan petak rel KA di Jabodetabek ini yg notabene dilaluin KRL tentu harus dipertimbangkan matang2 lagi... Sebab, sekalipun itu treknya Serpong - Jakarta... ingat lho... KRL bakal nyampe Rangkas Bitung lho... Blom lagi treknya Tangerang - Jakarta via Duri bakal dilaluin KRL (entah KRD) utk dari - ke bandara Soekarno - Hatta. Rencananya khan hitungannya tiap 10 menit 1x apa yah berangkatnya....

Reply
#38
Reply
#39
Terus PT. Jakarta Monorail akan dikemanakan? Apa akan berubah nama PT. Trans Batavia Layang-kah???

Reply
#40
capek deeh, program baru buat kampanye nyalon lagi Sad

[Image: 6795473923_d3e89295b7.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)