12-03-2014, 03:54 PM
Oke sudah dimengerti mas, hehe sory ga teliti liat page one nya, kirain itu nama2 temen ente yang ikut JR an.
|
Keliling Pulau Jawa
|
|
12-03-2014, 03:54 PM
Oke sudah dimengerti mas, hehe sory ga teliti liat page one nya, kirain itu nama2 temen ente yang ikut JR an.
(12-03-2014, 03:54 PM)yogisuryawan Wrote: Oke sudah dimengerti mas, hehe sory ga teliti liat page one nya, kirain itu nama2 temen ente yang ikut JR an. Hehehe... ya gapapa kang... Memang nama sih, tapi nama yang diplesetin dari nama2 KA yang ane naiki. BTW , keep stay tune ya kang, karena sebentar lagi mau dilanjut...(12-03-2014, 03:09 PM)cornering13 Wrote: atau mungkin sambung Kutojaya Selatan? Emang manusia bisa lumutan ya ?
12-03-2014, 05:43 PM
Oalah kutut tooh kirain apa wkwkwk, nice trip gan !!!monggo dilanjut
Lanjutan...
Hari Pertama | Minggu, 22 Desember 2013 Baik, ane lanjut ya dengan pemandangan selepas Purwakarta... Tak usah banyak kata, ane hanya menampilkan rona yang dipantulkan cahaya sehingga menghasilkan untaian warna yang memukau mata... Weleh, bagus bener, dapet darimana ya ane kalimat begitu ![]() [spoiler=Sungai selepas stasiun Purwakarta] [/spoiler]Tidak lama kemudian, KA melewati petak super lambat di lintas Purwakarta-Padalarang tepat selepas stasiun Purwakarta. Pemandangan selepas stasiun Purwakarta semakin memukau mata. Ane pun semakin menggila untuk membidikan kamera ke dunia nyata yang berada di luar sana... [spoiler=Sewaktu KA berjalan lambat... Terlihat ada beberapa petugas yang memantau jalannya KA] [/spoiler][spoiler=Masih di tempat yang sama sepertinya...] [/spoiler][spoiler=Sewaktu KA melintasi jembatan tepat di atas jalan tol Cipularang] [/spoiler]Pukul 10.32, KA melintas langsung stasiun Ciganea. Disini, KA 142 menang silang dengan KA Eksekutif. Gopar tambahan ya ?? Wkwkwk... kasian amat kalah sama ekonomi Lanjut, selepas Ciganea, entah apa yang terjadi, ane lupa hingga akhirnya KA melintasi jembatan Cisomang yang terkenal itu. Penampakan foto ketika KA melintasi jembatan Cisomang :[spoiler] [/spoiler][spoiler=Selanjutnya ketika KA melintas langsung stasiun Cikadongdong] [/spoiler]Selepas Cikadongdong, pemandangan diluar KA semakin luar biasa... Mengigatkan perjalanan ane dengan gopar yang terakhir ane rasakan November 2012. Ane pun tergerak untuk mem-videokan pemandangan indah tersebut. Hijau di kanan-kiri kereta ditambah liukan KA = .... Isi sendiri lah, ane ngga bisa ngomentarin apa yang ane rasain waktu itu. Selepas stasiun Maswati, KA tentu saja akan melewati terowongan Sasaksaat. Tentu saja momen ini tak luput ane abadikan tiap lewat lintas ini. Di akhir video terlihat, ada beberapa RF yang mengabadikan KA Serayu yang ane naiki. Colek : yang waktu itu lagi ngumpul di Sasaksaat ![]() Selepas Sasaksaat, akan banyak jembatan yang dilalui oleh KA yang lewat. Ane mohon maaf karena ngga bisa ngasih tau nama-nama jembatannya. Bagi rekan-rekan RF lain yang mungkin tahu, mohon bantuannya yak... [spoiler=Saat melintasi bagian bawah jalan tol Cipularang] [/spoiler][spoiler=Setelah itu, KA akan melewati jembatan... Cikubang yak??] [/spoiler][spoiler=Pemandangan dari atas jembatan tadi...] [/spoiler][spoiler=Tiba-tiba, terlihat sedang ada bukit yang sedang di urug / keruk / apalah itu namanya ] [/spoiler]Sejurus kemudian, KA akan mulai menjauhi jalan tol Cipularang kembali untuk mengitari jurang yang besar dan dalam. Bagi yang belom tau, nih ane kasih tau... [spoiler=Saat KA mulai menjauh dari jalan tol] [/spoiler][spoiler=Kemudian, KA akan mengitari jurang ini... Terlihat di kejauhan jembatan KA yang nantinya akan dilalui] [/spoiler][spoiler=(masih) Jembatan yang akan dilalui KA Serayu] [/spoiler][spoiler=Nah, setelah tiga menit lamanya, KA akan tiba di sisi jurang yang lain] Yang ditunjuk oleh tanda panah, itulah awal mula KA mengitari jurang yang tinggi ini [/spoiler]Yuk, dilanjut dengan pemandangan sewaktu jalur KA tepat bersebelahan dengan jalan tol, tetapi jalur KA-nya berada di atas ![]() [spoiler] ![]() [/spoiler]Setelah mendekat dengan jalan tol, jalur KA kemudian akan menjauh lagi hingga kemudian melintasi tikungan busur Padalarang. Di dalam perjalanan, KA akan melewati jembatan-jembatan pendek disertai dengan kelokan-kelokan yang mantap. [spoiler=Menikung ke kanan...] [/spoiler][spoiler=Lalu melewati jembatan... Jembatan apa ya ??] [/spoiler][spoiler=Pemandangan dari atas jembatan tadi...] [/spoiler][spoiler=Kalau tidak salah, ini jembatan terakhir sebelum masuk Padalarang. Namanya ? Tidak tahu XP] [/spoiler][spoiler=Pemandangan dari atas jembatan tersebut] [/spoiler]Tidak lama kemudian, KA Serayu tiba di stasiun Padalarang setelah mendaki bukit nan terjal sejak Purwakarta. Dari stasiun ini, tiga tempat duduk di sekitar ane diisi oleh satu keluarga : Bapak, Ibu, dan Anaknya. Mulai dari stasiun ini pula, ane jadi ngga bebas mau kemana-mana. ![]() [spoiler=11.28 tiba di stasiun Padalarang. Disini menyusul sebuah KA Lokal] [/spoiler]Cukup dua menit berhenti disini. KA 142 berangkat kembali pukul 11.30 atau hanya telat 1 menit dari jadwal. Selepas Padalarang, hingga keluarga di sebelah ane turun di Tasikmalaya, ane seperti 'mati kutu' di tempat duduk. Ditambah, ane ngga bisa sama sekali bahasa sunda. Jadinya... ya gitu dah. Ane mohon maaf banget soalnya selepas KAC tidak begitu banyak momen yang terbidik kamera... Padahal yang menjadi target utama di dalam perjalanan dengan KA Serayu ini ya pemandangan lepas KAC. Tapi, nasib baik mungkin belum perpihak kepada ane... Hiks, hiks T.TPukul 11.45, KA melintas langsung stasiun Bandung. Berikut foto dan video ketika KA Serayu memasuki kota Bandung. [spoiler=11.45 KA 142 melintas LS stasiun Bandung. Terlihat ada KRD Patas (cmiiw)] [/spoiler]Tujuh menit kemudian, atau tepatnya pukul 11.52, KA 142 Serayu Pagi masuk stasiun Kiara Condong. [spoiler=Kayak kenal dengan bangunan itu deh...] [/spoiler]Sebelum masuk KAC, ada bekas / sisa-sisa jalur di sebelah selatan jalur utama. Itu bekas jalur kemana dah? [spoiler=Nih penampakannya] [/spoiler]KL3-97xx Wrote:Nantikan : Pemandangan dari atas KA Serayu selepas stasiun Kiara Condong dan pemandangan dari atas jembatan Cirahong di Ciamis, Jawa Barat, tentu saja hanya di Keliling Pulau Jawa... Yaa~ Ee... BERSAMBUNG . . .
12-03-2014, 06:14 PM
(12-03-2014, 05:50 PM)KL3-97xx Wrote: Selepas stasiun Maswati, KA tentu saja akan melewati terowongan Sasaksaat. Tentu saja momen ini tak luput ane abadikan tiap lewat lintas ini. Di akhir video terlihat, ada beberapa RF yang mengabadikan KA Serayu yang ane naiki. Colek : yang waktu itu lagi ngumpul di Sasaksaat Panjang banget yaaa terowongannya... ![]() (ga pernah lewat situ jd kaget)
12-03-2014, 07:07 PM
(12-03-2014, 06:14 PM)cornering13 Wrote: Panjang banget yaaa terowongannya... Woiya dong, terowongan Sasaksaat kan merupakan terowongan aktif terpanjang di pulau Jawa... ![]() Itu baru satu di antara sekian video yang ane ambil sewaktu KA melintasi terowongan mas... Masih ada beberapa video ketika KA masuk terowongan lain di pulau Jawa. Mau tau ? Tetap stay tune yak di marih
12-03-2014, 07:20 PM
lanjut kang....
gelar karpet musola..........
Lanjutan...
Hari Pertama | Minggu, 22 Desember 2013 Cukup banyak penumpang yang naik dari KAC. Ada pula segelintir penumpang KA 142 yang mengakhiri perjalanannya di stasiun ini. Di stasiun ini, KA 142 sempat bersilang dengan KA Patas (cmiiw) dari arah timur yang berjalan langsung di KAC. Setelah selesai silang dan pengecekan, KA 142 kembali diberangkatkan, pukul 12.04 versi jam ane atau kecepetan 1 menit. [spoiler=Nameplate Kiaracondong terlihat sewaktu KA 142 berangkat] [/spoiler]Laju kereta terus meningkat. Tiba-tiba muncul banyak sekali gerbong-gerbong usang yang tak terpakai di jalur di sebelah jalur utama. Ternyata eh ternyata, KA 142 sudah sampai di stasiun Gedebage. Jalur yang menjadi parkiran gerbong tua tadi ternyata merupakan jalur badugnya stasiun Gedebage. ![]() [spoiler=Deretan gerbong-gerbong yang sudah jarang ane lihat XP] [/spoiler][spoiler=Papan nama Gedebage dan dipo gerbong Gedebage (cmiiw)] [/spoiler]Usai melintas langsung stasiun Gedebage (GDB), nantinya akan terlihat bangunan stadion megah Bandung Lautan Api di sebelah selatan / kanan arah jalannya kereta dari Bandung. Mau tau gimana bentuknya ?? Nih cekibrot : [spoiler=Stadion Gelora Bandung Lautan Api] ![]() [spoiler=Lebih dekat...] ![]() [spoiler=Semakin dekat...] ![]() [/spoiler] [/spoiler] [/spoiler] Yaps, itulah dia gambaran fisik bangunan stadion Gelora Bandung Lautan Api, yang nantinya pasti bakalan menjadi stadion kebanggan warga Jawa Barat (udah pernah dipake belom sih ?? )Setelah itu, tepatnya di stasiun Cicalengka, KA 142 yang ane tumpangi bersilang dengan sebuah KA Ekonomi Lokal tujuan Bandung s.d Padalarang. Selepas stasiun Cicalengka, laju kereta kembali melambat, mulai terasa menanjak lepas stasiun ini. Deru lokomotif memecah keheningan siang hari itu. Suara roda yang berdecit dan berderu keras ketika KA menikung ke kiri atau kanan masih amat jelas terngiang di telinga ane sampai saat ini. Pemandangan kala itu didominasi oleh liukan-liukan diantara tebing-tebing bebatuan terjal. Pukul 12.39, KA 142 menang silang atas KA 141 Serayu Pagi PWT-KYA-JAKK di stasiun Nagreg. Dari sinilah ane mulai celingak-celinguk, dimana letak pemandangan eksotis yang sering ane lihat di dunia maya. Tiba-tiba saja, KA 142 melintasi jembatan Citiis yang sudah amat terkenal. Jembatan Citiis merupakan jembatan yang membentang di atas jalan raya lingkar Nagreg. Fotonya ? Ada doongg... Nih dia : [spoiler] ![]() ![]() [/spoiler]Selepas jembatan Citiis, ane masih heran, dimana sih pemandangan indah yang (harusnya) ada di daerah Nagreg ? Perasaan daritadi pemandangan yang ane lihat cuma tebing doang deh --""Apa yang dilihat saat itu bukanlah apa yang biasa dilihat sebelumnya..." Barangkali kalimat itu cocok buat menggambarkan keadaan ane waktu itu. Pemandangan yang ane cari-cari ternyata ada di sisi satunya (sisi kiri) kereta. "Kenapa ngga ke bordes aja gan?" Pasti ada diantara rekan-rekan yang menebak seperti itu. Sial bagi ane, semenjak lepas Cicalengka tadi, saat ane sedang serius-seriusnya memperhatikan tebing, sembari menunggu-nunggu momen saat melintas di atas jembatan Citiis, Tiga penumpang di sekitar ane a.k.a satu keluarga yang naik dari Padalarang itu, tertidur pulas gan... Jadinya, ane ngga bisa gerak kemana-mana deh... ![]() Ah sudah-sudah. Berhenti meratapi kegagalan di masa lalu *puk-puk* Suatu saat nanti, ane yakin pasti bisa melewati lintas itu lagi ![]() Back to Trip Daripada ngga bawa pulang apa-apa, mending tak foto aja ya pemandangan yang pasti-pasti aja. Ini dia, ala kadarnya. [spoiler=Perbukitan di wilayah Nagreg] [/spoiler][spoiler=(masih) Perbukitan di wilayah Nagreg] [/spoiler][spoiler=Dari tadi ngomongin tebing, ngga afdol kalo tebingnya sendiri ngga difoto] ![]() [/spoiler][spoiler=Momen saat KA 142 melintas langsung stasiun Lebakjero. Maaf ala kadarnya] [/spoiler]Pukul 13.10, KA 142 merapat di stasiun Cibatu. Fuuhh, lega rasanya melihat KA ini akhirnya berhenti. Akhirnya bisa ke bordes juga setelah mas-mas di sebelah ane bangun. Di stasiun Cibatu ini, ada asongan yang naik ke atas KA, tetapi tidak ngikut di perjalanan KA, sebelum berangkat, para asongan tersebut langsung turun dari KA. [spoiler=Sesaat sebelum memasuki stasiun Cibatu] [/spoiler]Perjalanan kembali berlanjut pukul 13.14. Sisa perjalanan ane habiskan di bordes sambil terpana melihat pemandangan diluar sana... Selepas Cibatu, tepatnya di stasiun Warung Bandrek, KA 142 berhenti sebentar (BLB) untuk menyusul KA kricak (batu ballast) yang dikomandoi oleh CC 203 09. Sayang tidak terabadikan karena berhentinya sebentar sekali T.T Lanjut lagi, pemberhentian KA Serayu selanjutnya adalah stasiun Cipeundeuy. Berikut beberapa momen yang terabadikan antara stasiun Warung Bandrek-Cipeundeuy : [spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler][spoiler] [/spoiler]Pukul 13.47, KA 142 tiba di stasiun Cipeundeuy. KA Serayu dimasukan ke jalur dua. Di stasiun ini KA 142 bersilang dengan KA 65 Lodaya Pagi SLO-BD. [spoiler=Menara air stasiun Cipeundeuy] [/spoiler][spoiler=Lebih dekat...] [/spoiler][spoiler=Jalur KA menuju arah stasiun Cirahayu dengan background perbukitan yang eksotis] [/spoiler][spoiler=Tidak afdol rasanya kalau dalam perjalanan ini ane ngga mengambil foto KA-nya] [/spoiler][spoiler=Oh iya lupa ngasih foto KA Lodaya nya (maaf ada tangan ane, xixixi...)] [/spoiler][spoiler="Pergi ke Bandung bisa langsung naik dari Purwokerto"] [/spoiler]KL3-97xx Wrote:Nantikan : Sisa perjalanan ane dengan KA 142 mulai dari stasiun Cipeundeuy hingga stasiun tujuan, stasiun Banjar, hanya di Keliling Pulau Jawa... Yaa~ Ee... BERSAMBUNG . . .
13-03-2014, 06:46 AM
(10-03-2014, 08:45 PM)KL3-97xx Wrote: itu nama sya koq dibawa2 sih bang? harus tanggung jawab lho, secara itu nama udah sya "paten"kan & menjadi hak cipta sya.. [spoiler] bila anda memperdulikan ucapan sya diatas, berarti anda menganggap serius "peringatan" sya diatas ![]() [/spoiler] ya sudah, dilanjut saja.. *sambil nyimak, karo ngopi feat ngudud
Lanjutan...
Hari Pertama | Minggu, 22 Desember 2013 Pukul 13.55, KA 142 kembali meneruskan perjalanannya kala itu. Seusai berangkat dari stasiun Cipeundeuy, ane mampir ke KM buat beli susu hangat. [spoiler=Kalo ada moment begini (tahun baru), KMnya dirias ya ?] [/spoiler]Lanjut, setelah tuntas menyeruput susu hangat seharga lima ribu rupiah saja, ane tetep di KM sembari melihat pemandangan di luar sana (di kursi panjangnya... empuk + ngga tegak) ![]() [spoiler=Pemandangan selepas CPD] [/spoiler][spoiler=(masih) Pemandangan...] Kota Bandung ada di sebelah mana ya ![]() [/spoiler][spoiler=Wush....wush.... udara sejuk dari luar sesekali mampir ke dalam kereta yang ane naiki ^^] [/spoiler]Tidak lama berselang, tepatnya pukul 14.15, KA 142 yang saya naiki menang silang atas KA 145 Kutojaya Selatan di stasiun.... Stasiun mana ya ? Ngga keliatan sih, hehe. Lanjut, kecepatan kereta terus meningkat, bahkan bisa dibilang sudah sangat cepat (berkisar antara 70km/jam an). Selanjutnya KA akan memasuki stasiun Tasikmalaya (TSM) Pemandangan menjelang masuk stasiun Tasikmalaya tidak begitu menarik. Di sisi rel mulai bertebaran rumah-rumah penduduk setempat. Dan itu berlangsung terus mulai dari setelah silang Kutsel sampai saat KA 142 tiba di Tasikmalaya. KA 142 tiba di stasiun Tasikmalaya pada pukul 14.38. [spoiler=stasiun Tasikmalaya] [/spoiler]Fiuhh, akhirnya bisa sendirian di seat lagi. Tunggu dulu, sendirian ? Ahuahuahuahua... Ternyata ada masih ada penumpang lagi yang naik dari Tasikmalaya di seat sekeliling ane. Yah... Mau gimana lagi ? Ya sudahlah. "Jalur 1 KA Serayu Pagi tujuan Purwokerto masih tunggu berangkat tepat waktu 10 menit lagi di stasiun Tasikmalaya. Bagi para penumpang yang ingin merokok, dipersilahkan di tempat yang telah disediakan.", wew kecepetan 10 menit broh ! :v Foto-foto dulu ah... [spoiler=AMUS yang mangkal di TSM] [/spoiler][spoiler=Stasiun Tasikmalaya arah Cipeundeuy (jalur yang telah dilalui) ] [/spoiler][spoiler=Bangunan stasiun Tasikmalaya] [/spoiler]"Persiapan berangkat kembali dari jalur satu, KA Serayu Pagi tujuan Purwokerto. Bagi penumpang yang masih diluar dipersilahkan untuk naik ke dalam kereta.", waduh cepet juga ya sepuluh menit, ngga berasa :v Setelah diberangkatkan dari TSM, KA langsung tancap gas menuju stasiun pemberhentian berikutnya, stasiun Ciamis. KA begitu cepat melesat menembus guyuran hujan pada waktu itu. Hujan ? Iya broh, semenjak berangkat dari TSM, hujan rintik-rintik mulai menemani perjalanan KA 142... Begitupun ketika KA tiba di Ciamis, hujan justru bertambah deras T.TSebelum masuk stasiun Ciamis, KA tentu saja akan melewati jembatan Cirahong yang terkenal itu. Ditandai dengan melintas langsungnya KA 142 di stasiun Manonjaya, ane langsung bersiap di bordes untuk mem-videokan moment tersebut. Setelah melewati jembatan Cirahong, KA 142 tiba di stasiun Ciamis pada pukul 15.07, dan berangkat dua menit kemudian. Setelah itu, masih ada momen yang ditunggu-tunggu oleh ane, yaitu ketika KA 142 mengalah dengan sang penguasa lintas selatan, KA 5 Argo Wilis. Persilangan kedua KA ini terjadi di stasiun Bojong. Berikut video yang ane ambil ketika silang dengan KA 5 dalam kondisi waktu itu : hujan gerimis Setelah 16 menit lamanya untuk memberi jalan kepada KA 5, KA 142 pun diberangkatkan pada pukul 15.34. Selepas Bojong hingga ane tiba di Banjar, tidak ada aktivitas yang terekam kamera ane lakukan. KA 142 akhirnya tiba di tujuan ane, stasiun Banjar pada pukul 15.49, atau kecepetan 3 menit dari jadwal di tiket. [spoiler=stasiun Banjar] [/spoiler]Dengan sampainya ane di Banjar, maka berakhir sudah perjalanan pertama ane menggunakan KA 142 Serayu Pagi. Beberapa penilaian ane terhadap KA 142 ini : [spoiler] +Relatif tepat waktu, +Bersih, WCnya tidak bau pesing, +AC nya berfungsi dengan baik, +Petugas PKD + Prama sering mondar-mandir (ini yang bikin ane ngga bisa bordesan XP) -Musik yang diputar tidak jelas, mengganggu kenyamanan. [spoiler] Ada yang mau nambahin ?? [/spoiler] [/spoiler] Dan berikut ini ane lampirkan catatan lengkap waktu perjalanan KA 142 Serayu Pagi pada waktu itu, Minggu 22 Desember 2013... KL3-97xx Wrote:Nama Stasiun | Kode Stasiun | Waktu Tiba | Waktu Berangkat | Keterangan KL3-97xx Wrote:Selanjutnya : Nantikan moment-moment yang terekam sewaktu ane di Banjar dan tentu saja perjalanan kedua ane menggunakan KA 146 Kutojaya Selatan hanya di Keliling Pulau Jawa... Yaa~ Ee... BERSAMBUNG . . . |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|