Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan
#31
semoga Pak mentri bekerja lebih cepat.........
Reply
#32
Kalau yang dibahas (karena sesuai judulnya) Pak Jonan, terus kira-kira gimana ya, harapan kita dengan Pak Direktur baru pengganti Pak Jonan ?
Reply
#33
Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar diangkat jadi Menteri dan Wakil Menteri ESDM
• 14 Oktober 2016
Secara mengejutkan presiden Joko Widodo melantik 2 bekas menteri yang sudah dicopot dari jabatan sebelumnya, sebagai Menteri dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru. Dalam pernyataan singkatnya usai pelantikan, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa penunjukkan ini "semata-mata isu manajemen." "Keduanya adalah figur yang cukup profesional dan berkemampuan untuk melakukan reformasi di sektor ESDM. Ini isu manajemen, jangan ditarik ke isu-isu personal dan politik,"kata Jokowi. Ini isu manajemen,"katanya menegaskan lagi.

Ignasius Jonan mengisi posisi yang sebetulnya ditinggalkan Archandra Tahar yang kini dilantik sebagai wakilnya. Sebelumnya, Jonan menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan dicopot dalam perombakan kabinet kedua, menyusul sejumlah kontroversi 'kegaduhan,' antara lain terkait penentangannya terhadap pembangunan kereta api cepat Jakarta Bandung.

Adapun Arcandra Tahar, sebelumnya dicopot dari jabatan sebagai Menteri ESDM pada 15 Agustus 2016, sesudah terungkap bahwa ia memiliki 2 kewarganegaraan, Indonesia dan Amerika Serikat. Tentang kewargaan ganda, sebelum akhirnya dicopot, Archandra sempat berkilah dengan berbagai cara didukung oleh para pejabat pemerintah Joko Widodo. Hal ini memicu perdebatan panas di media sosial dan di politik nasional. Sesudah Archandra dicopot pun pemerintah terang-terangan mengusahakan pemulihan kewarganegaraannya secara istimewa. Sesuatu yang, lagi-lagi dipert-anyakan dan bahkan dianggap melanggar hukum oleh beberapa kalangan.

Dalam peringatan 17 Agustus di Istana Negara, Archandra hadir. Ia juga muncul dalam sejumlah peristiwa publik memicu spekulasi bahwa Presiden Joko Widodo bersikukuh untuk memulihkan posisi Archandra Tahar sebagai menteri ESDM sesudah pemulihan kewarganegaraannya lewat 'jalur khusus' tuntas. Ternyata yang ditunjuk sebagai Menteri ESDM yang sejak beberapa waktu dijabat rangkap oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Panjaitan adalah Ignasius Jonan. Ditanya wartawan tentang kontroversi pemulihan kewarganegaraannya, Archandra menjawab, "saya kira semua persoalannya sudah diselesaikan. Dan Alhamdulillah saya sekarang sudah dilantik oleh presiden."

Apakah pelantikan ini -khususnya Archandra Tahar- betapapun Presiden mengatakan semata merupakan isu manajemen akan memicu kontroversi baru?

Sumber :
http://news.liputan6.com/read/2609994/jp...a-terjepit

Reply
#34
(17-10-2016, 06:29 AM)Dana Komuter Wrote: Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar diangkat jadi Menteri dan Wakil Menteri ESDM
• 14 Oktober 2016
Secara mengejutkan presiden Joko Widodo melantik 2 bekas menteri yang sudah dicopot dari jabatan sebelumnya, sebagai Menteri dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru.

[...]

Ignasius Jonan mengisi posisi yang sebetulnya ditinggalkan Archandra Tahar yang kini dilantik sebagai wakilnya. Sebelumnya, Jonan menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan dicopot dalam perombakan kabinet kedua, menyusul sejumlah kontroversi 'kegaduhan,' antara lain terkait penentangannya terhadap pembangunan kereta api cepat Jakarta Bandung.

[...]

Sumber :
http://news.liputan6.com/read/2609994/jp...a-terjepit

di sini dibilang, Jonan dicopot dari jabatan Menhub akibat sejumlah "kegaduhan". begitupun dengan Archandra Tahar, karena "kegaduhan" soal kewarganegaraannya...

pertanyaannya, kenapa "kegaduhan" yg ditimbulkan Menhub incumbent saat ini (Budi Karya Sumadi) perihal operasional Terminal 3 Ultimate CGK dan dwelling time (yg ini jelas bertolak belakang dgn amanat Presiden, kalo Presiden maunya dibawah 3 hari, BKS malah gak mempermasalahkan kalo lewat dari 3 hari), kenapa gak dibahas ya? padahal "kegaduhan" soal terminal bandara dan dwelling time itu sebenarnya tak kalah hebohnya bila dibandingkan dgn "kegaduhan" Jonan perihal kereta cepat dan penolakan operasional Terminal 3 Ultimate dan "kegaduhan" Archandra perihal kewarganegaraan ganda...

maaf kalo postingan di atas agak OOT, tp ya mumpung topik soal Jonan lagi diangkat kembali, dan yg jadi perbandingan adalah seorang Menhub (pengganti Jonan), jadi mungkin gak 100% OOT...

anyway, selamat kepada Pak Jonan atas jabatannya yg baru, semoga bisa membuat gebrakan baru di bidang ESDM dan terus menjabat sampai 2019 (alias gak di-reshuffle lagi)...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#35
Mungkin krn perosalan yg sudah berwujud dan belum berwujud...

* Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta khan...
Bandara yg sudah berwujud. Tapi krn ada kendala teknis, tinggal Sang Menteri dan pr bawahannya ngurus gimana caranya spy tdk banjir dan rembes lg... Bahkan atapnya kl gak salah di atas ruang Counter Information roboh yah...

* Kereta Super Cepat Jakarta - Bandung (blm terwacana sampai Surabaya saat itu)...
Msh blom berwujud, tp sang menteri udah menghadang niat pemerintah utk lekas dibangun. Drpd terkendala omongan sang menteri mlulu yg menolak alias menghambat proses pembangunan, mending dicopot aja deh...

Nah... dg skr beliau ini menjabat sbg Menteri ESDM, semoga saja apa yg tlh terwacanakan oleh pemerintah 'tdk ditolak mentah2' olehnya sehingga  Bingung jangan2 bs aja dicopot lagi di kemudian hari kalo berani2 menolak / menghambat...


Ma'af kalo andai komen aku gak / kurang masuk di akal... Ngeledek  Namanya jg pendapat...

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)