Posts: 2,798
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
25
(05-01-2012, 03:52 PM)andya nur Wrote: (05-01-2012, 02:51 PM)hedwigus Wrote: @MickoTheMachine Wrote:@CommuterLine Masih tertahan sinyal keluar di THB,petakTHB - KRT ada pohon tumbang dan mengenai LAA
Disaster hari kamis sore 
[spoiler=Pohon Tumbang Timpa Kabel, Perjalanan KRL Terganggu]
Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 05/01/2012 15:25 WIB
Jakarta - Hujan deras dan angin kencang di Jakarta dan sekitarnya membuat pohon bertumbangan, salah satunya di Tanah Abang-Karet. Bahkan ada kabel KRL putus di kawasan Pasar Senen.
"Ada pohon tumbang antara Tanah Abang-Karet, dan kabel putus terkena pohon tumbang di Pasar Senen pukul 14.05 WIB," ujar Kepala Penertiban PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I, Akhmad Sujadi, kepada wartawan, Kamis (5/1/2012).
Menurut Sujadi, pohon tumbang juga menyebabkan rute KRL terhambat akibat tidak bisa dilewati. Rute KRL itu yakni antara Pasar Minggu-Pasar Minggu Baru bisa dilewati 5 km/jam. Karet-Tanah Abang belum bisa dilewati. Tanah Abang-Duri belum bisa dilewati.
Sedangkan kabel KRL yang putus di Pasar Senen merupakan kawat listrik aliran atas (LAA), yang tepatnya berada di jalur I.
[/spoiler]
Jakarta dari jam 14:00 s/d 16:00 hujan gede .....
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Posts: 290
Threads: 0
Joined: Jan 2011
Reputation:
3
Posts: 290
Threads: 0
Joined: Feb 2011
Reputation:
2
Posts: 417
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
6
[spoiler=Rute KRL Terganggu Akibat Pohon Tumbang]
Sabrina Asril | Aloysius Gonsaga Angi Ebo |
Kamis, 5 Januari 2012 | 17:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat banyaknya pohon tumbang, gangguan tidak hanya terjadi pada alat transportasi publik bus Transjakarta tetapi juga pada perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL). Di beberapa stasiun, pohon tumbang justru menimpa kabel kereta sehingga kereta pun tidak bisa melaju karena listrik padam.
Senior Manager Sekuriti KAI Daops I, Ahmad Sujadi, mengatakan pohon tumbang mengganggu perjalanan beberapa KRL seperti antara Stasiun Karet dan Tanah Abang serta antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Duri. "Di dua lokasi itu ada pohon tumbang," ungkap Ahmad, Kamis (5/1/2012), saat dihubungi wartawan.
Selain itu, pohon tumbang juga mengganggu rute KRL di Stasiun Pasar Minggu dan Pasar Minggu Baru. "Saat ini sudah ada beberapa pohon tumbang yang dievakuasi," tambahnya lagi.
Kejadian paling parah terjadi di Stasiun Senen. Akibat pohon tumbang, kabel listrik di stasiun itu terputus.
Hingga kini, beberapa jalur sudah bisa dilewat setelah sebelumnya sempat terhenti sama sekali. Namun, kecepatan KRL hanya 5 km/jam. Petugas KRL juga masih disebar di berbagai titik rawan pohon tumbang.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, sejumlah petugas kereta juga sibuk membersihkan lintasan kereta yang tertutup batang atau pun ranting pohon yang ambruk di sekitar Stasiun Palmerah. Selain itu, ada pula petugas yang sedang mengevaskuasi sebuah batang pohon besar yang menggantung di rel listrik dan hampir menimpa kabel KRL.[/spoiler]
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Quote:Loopline Tidak Dijalankan Sore Ini.
JAKARTA, KOMPAS.com — Jalur lingkar atau loopline KRL tidak bisa dijalankan pada Kamis (5/1/2012) sore ini karena adanya sejumlah gangguan akibat pohon tumbang di lintasan kereta.
Hingga pukul 17.30, petugas masih berupaya memperbaiki kerusakan. Manajer Senior Keamanan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1, Akhmad Sujadi, mengatakan, ada tiga pohon tumbang di lintasan loopline, yakni di kawasan Senen, Tanah Abang, dan Duri.
"Batang pohon merusak kabel listrik KRL sehingga kereta tidak bisa lewat. Kami masih memperbaiki kerusakan," kata Sujadi.
Dengan kejadian ini, KRL dari Bogor tujuan Jatinegara hanya bisa sampai di Manggarai. Sementara KRL jurusan lain masih bisa beroperasi seperti biasa.
Sujadi berharap, pengguna KRL bisa menghindari penggunakan KRL loopline dan langsung menuju stasiun keberangkatan kereta yang dituju.
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Quote:Ada Kobaran Api, KA Ekonomi Bogor Berhenti.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta Api Ekonomi jurusan Jakarta-Bogor terpaksa berhenti di stasiun Universitas Pancasila pada Kamis, sekitar pukul 20.05 WIB. Menurut Tanto, saksi mata, yang juga penumpang KA ekonomi tersebut, kereta terpaksa dihentikan karena ada kobaran api di atas gerbong dua.
"Ada kobaran api di atas gerbong dua. Akhirnya dua jalur kereta api berhenti," kata Tanto, Kamis (5/1/2012).
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kobaran api di atas gerbong tersebut. Akibat dihentikannya KA ekonomi tersebut, ratusan penumpang menjadi terlantar.
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Posts: 290
Threads: 0
Joined: Feb 2011
Reputation:
2
Posts: 417
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
6
[spoiler=Penghapusan KRL Ekonomi Bebankan Rakyat Kecil]
Rabu, 18 Januari 2012 13:28 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BOJONG GEDE - Mulai April tahun ini, pemerintah berupaya meniadakan secara bertahap KRL ekonomi non-AC. Namun rencana pemerintah ditanggapi dingin sejumlah masyarakat.
Seorang pengguna KRL ekonomi, Tuti (32 tahun) mengaku sangat keberatan dengan rencana penarikan tersebut. Menurutnya, kebijakan itu sangat merugikan bagi penumpang jarak dekat. Tuti yang tinggal di Bojong Gede tiap hari menggunakan KRL ekonomi ke tempat kerjanya di Bogor. "Masa cuma lewat satu stasiun harus bayar Rp 12 ribu pulang pergi," kata Tuti ketika berbincang dengan Republika, Rabu (18/1).
Jarak antara Stasiun Bojong Gede dan Bogor tergolong dekat. Keduanya hanya dipisahkan oleh Stasiun Cilebut.
Hal serupa dirasakan Andi (28) asal Bogor. Menurut Andi, kalau boleh memilih, sejatinya ia lebih memilih menggunakan Commuter Line daripada KRL ekonomi. Selain lebih nyaman, Commuter Line dipandangnya juga lebih aman. Sayang, kondisi keuangannya tidak memungkinkan hal itu. Sebagai office boy perusahaan swasta di Jakarta, upahnya cuma sebatas besaran UMP yang tidak memberi tunjangan mewah untuk transportasi.
Tidak hanya kalangan pekerja, sebagian pelajar pun merasa keberatan. Muhammad Akrom (26), mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia (UI), mengandalkan KRL ekonomi untuk berangkat ke kampus. Kereta ini, menurutnya, merupakan moda transportasi jarak jauh yang paling terjangkau oleh masyarakat kelas bawah. "Kalau mau dihapus, itu namanya tidak pro rakyat," kata dia.
Akrom menambahkan, penghapusan KRL ekonomi hanya dapat dilakukan dengan syarat harga tiket Commuter Line disesuaikan dengan daya beli masyarakat, khususnya kelas bawah. Menurutnya, masyarakat kelas bawah harus dijadikan tolak ukur dalam pembuatan regulasi. "Orang kecil harusnya dibina, jangan malah dimatikan," ujar dia.
Menghapus KRL ekonomi sama dengan menutup keran penghasilan pedagang asongan. Mereka terancam tidak memiliki pekerjaan karena sebagian besar tidak memiliki keahlian di bidang lain. Setidaknya itulah yang dirasakan Suhadi (37). Ia mengaku tidak tahu akan bekerja apa jika dilarang berjualan. "Enggak tahu. Saya enggak ada keahlian," kata pengasong asal Bojong Gede ini.
Redaktur: Ramdhan Muhaimin
Reporter: Adi Wicaksono
[/spoiler]
|