Posts: 619
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
8
Peta subway Tokyo yang asli jauh lebih mumet..
Itu bukan PassNet kali, tapi PASMO...
PASMO punyanya Tokyo Metro, SUICA punyanya JR East, ICOCA punyanya JR West...
Posts: 2,305
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
1
@ ady...hehe..iya tuh..disono kemana2 adanya rel...jadi surga buat RF tuh...
@ shin..itu passnet tong..baca aja tulisannya,itu dibeli di jalur tobu,tiket itu bisa juga dipake di tokyo metro,tapi sekarang passnet udah dihapus dan diganti pasmo..
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
nah, sekarang saya mau tanya masalah lain. itu kalo jalur metro di tokyo apa melewati perumahan2 elite? seperti misalnya di jakarta daerah kelapa gading, pondok indah, kapuk. soalnya kalo di jakarta kan banyakan perumahan2 elit pada nempel disamping jalan tol. yang nempel rel ka paling cuma bsd sama bintaro doang kayaknya.
trims.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 12
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
0
Kalo di film Tanaka San Go yg isinya para maniac kereta di Jpn, di tokyo kebanyakan ru-sun alias apartemen semuanya...dan itu dilewati semua jalur KA, baik JR east ato swasta yg laen...
Salam kenal sebelumnya, penumpang baru nih...
...tokyo...tokyoo.....ingin kukesana..
Posts: 619
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
8
(25-06-2009, 10:52 AM)ady_mcady Wrote: nah, sekarang saya mau tanya masalah lain. itu kalo jalur metro di tokyo apa melewati perumahan2 elite? seperti misalnya di jakarta daerah kelapa gading, pondok indah, kapuk. soalnya kalo di jakarta kan banyakan perumahan2 elit pada nempel disamping jalan tol. yang nempel rel ka paling cuma bsd sama bintaro doang kayaknya. 
trims.  Kurang tahu.
Saya sih tahunya lewat kantor pemerintahan, kompleks istana , dan kawasan kumuh (di Tokyo juga banyak gelandangan loh)
(25-06-2009, 12:03 PM)komuter Wrote: Kalo di film Tanaka San Go yg isinya para maniac kereta di Jpn, di tokyo kebanyakan ru-sun alias apartemen semuanya...dan itu dilewati semua jalur KA, baik JR east ato swasta yg laen...
Salam kenal sebelumnya, penumpang baru nih... 
Boleh noh filmnya
Posts: 12
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
0
Kawasan istana ga boleh dibor bawahnya (buat subway). Kayknya takut mentok ke ruang bawah tanahnya kaisar.
Coba liat deh di Tokyo Subway Map, sekitar stasiun Tokyo. Kalo sekitar kawasan istana memang banyak stasiun, salah satunya stasiun Tokyo.
Muhammad-san, cek di youtube deh. Pake kata konci : tokkyu tanaka san go, hehe....
...tokyo...tokyoo.....ingin kukesana..
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
(25-06-2009, 12:03 PM)komuter Wrote: Kalo di film Tanaka San Go yg isinya para maniac kereta di Jpn, di tokyo kebanyakan ru-sun alias apartemen semuanya...dan itu dilewati semua jalur KA, baik JR east ato swasta yg laen...
berarti kan konsepnya komuter itu menghubungkan kawasan hunian dengan tempat kerja. di singapura juga begitu kata temen saya. dari 3 koridor utama semua berawal dari kawasan pinggiran yang terdapat banyak perumahan dan apartemen, mengarah ke downtown didaerah marina bay.
lantas saya ingat situasi jakarta. terutama rencana mrt lb bulus-duku atas. itu koridor kayaknya tidak berawal dari daerah hunian kayaknya. sehingga saya meragukan efektivitas pengangkutannya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 12
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
0
(27-06-2009, 02:15 PM)ady_mcady Wrote: (25-06-2009, 12:03 PM)komuter Wrote: Kalo di film Tanaka San Go yg isinya para maniac kereta di Jpn, di tokyo kebanyakan ru-sun alias apartemen semuanya...dan itu dilewati semua jalur KA, baik JR east ato swasta yg laen...
berarti kan konsepnya komuter itu menghubungkan kawasan hunian dengan tempat kerja. di singapura juga begitu kata temen saya. dari 3 koridor utama semua berawal dari kawasan pinggiran yang terdapat banyak perumahan dan apartemen, mengarah ke downtown didaerah marina bay.
lantas saya ingat situasi jakarta. terutama rencana mrt lb bulus-duku atas. itu koridor kayaknya tidak berawal dari daerah hunian kayaknya. sehingga saya meragukan efektivitas pengangkutannya. 
Di negara maju, implementasi daripada rencana penataan ruang sudah dijalankan secara lebh baik wlaupun msh terjadi sedikit sekali penyimpangan. Misalnya pusat kegiatan ekonomi yg sudah direncanakan berada pada tengah kota dan daerah perumahan yg berada di pingir kota yang diimplementasikan sesuai rencana. Tentunya ini memudahkan dalam pembentukan sistem transportasi perkotaan yg berkelanjutan.
Tapii terbayang kalo JMRT sudah dioperasikan nantinya, stasiun MRT lebak bulus akan seperti apa penuhnya di pagi hari dan duku atas di sore hari. Di sekitar daerah lebak bulus merupakan daerah perumahan seperti cinere, ciputat dan pondok indah. Siapa yg ga tertarik utk menempuh jarak Lbk Bulus- Duku Atas selama 30 menit di peak hour. Ditambah lagi dengan pertumbuhan pendudk di Jakrta. Mudh2an stasiun MRT Lebak Bulus memiliki kapasitas yg lebih besar dibandingkan stasiun MRT lainnya. Atoo, siap siap merekrut push-er seperti di Tokyo.
...tokyo...tokyoo.....ingin kukesana..
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
(10-05-2009, 03:48 PM)Faris GM-MarKA Wrote: Teito Rapid Transit Authority / Eidan Chikatetsu adalah perusahaan KA bawah tanah kota Tokyo, Jepang. Berdiri tahun 1941, perusahaan ini berganti nama menjadi Tokyo Metro per tanggal 1 April 2004.
Tokyo Metro adalah perusahaan milik pemerintah, dan didanai Pemda Tokyo dan Pemerintah Pusat Jepang.
Tokyo Metro memiliki 9 Jalur KA;
Ginza (G), Marunouchi (M), Hibiya (H), Tozai (T), Chiyoda ( C ),
Yurakucho (Y), Hanzomon (Z), Namboku (N), dan Fukutoshin (F).
Jalur tertua milik Tokyo Metro adalah Tokyo Metro Ginza, yang dibangun tahun 1927, yang juga merupakan jalur KA bawah tanah tertua di Jepang.
Jam beroperasi KRL-KRL Tokyo Metro adalah pukul 05.00 pagi hingga pukul 01.00 dini hari.
Tokyo Metro memiliki 13 tipe armada KRL, yaitu:
-Tokyo Metro 01 (Jalur Ginza)
-Tokyo Metro 02 (Jalur Marunouchi)
-Tokyo Metro 03 (Jalur Hibiya)
-Tokyo Metro 05 (Jalur Tozai)
-Tokyo Metro 06 (Jalur Chiyoda)
-Tokyo Metro 07 (Jalur Chiyoda, Tozai)
-Tokyo Metro 08 (Jalur Hanzomon)
-Tokyo Metro 5000 (Jalur Tozai, Chiyoda)
-Tokyo Metro 6000 (Jalur Chiyoda)
-Tokyo Metro 7000 (Jalur Yurakucho, Fukutoshin)
-Tokyo Metro 8000 (Jalur Hanzomon)
-Tokyo Metro 9000 (Jalur Namboku)
-Tokyo Metro 10000 (Jalur Yurakucho, Fukutoshin).
Dari 13 jalur diatas, yang memiliki bentang rel 1435 mm hanya jalur Tokyo Metro Ginza dan Marunouchi, dengan KRL Tokyo Metro 01 dan 02.
Sumber listrik untuk KRL nya juga bukan dari kawat listrik aliran atas (LAA), tetapi menggunakan semacam rel paksa yang dialiri listrik di samping rel utama.
Lainnya berbentang rel 1067 mm dan sumber listriknya dari kawat LAA.
Tokyo Metro memiliki 13 Dipo KRL, yakni:
-Ueno (Untuk Tokyo Metro 01)
-Shibuya (Untuk Tokyo Metro 01)
-Nakano (Untuk Tokyo Metro 01, 02)
-Koishikawa (Untuk Tokyo Metro 01, 02)
-Senju (Untuk Tokyo Metro 03)
-Takenotsuka (Untuk Tokyo Metro 03)
-Fukagawa (Untuk Tokyo Metro 05, 07)
-Gyotoku (Untuk Inspeksi KRL)
-Ayase (Untuk Tokyo Metro 06, 5000, 6000)
-Wako (Untuk Tokyo Metro 7000, 10000)
-Shin Kiba (Untuk Inspeksi KRL)
-Saginuma (Untuk Tokyo Metro 08, 8000)
-Oji (Untuk Tokyo Metro 9000).
KRL Tokyo Metro juga ada yang dipakai PT.KCJ, yaitu Tokyo Metro 5000 eks-Tozai.
Bagi Railfans yang mau menanggapi, silahkan ditanggapi.
mohon maaf bila ada kekurangan.
Maaf saya orang baru maw ikut nimbrung,Saya mo tanya, apa rute2 metro tokyo itu saling nyambung relnya(bukan interchange),apa dibuat terpisah sama sekali?kan ada beberapa dipo yg melayani lebih dari satu rute..terima kasih
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 13
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
0
03-08-2009, 12:17 AM
(This post was last modified: 03-08-2009, 12:19 AM by pandzee.)
(19-05-2009, 08:15 AM)ady_mcady Wrote: trus, disana apa ada perbedaaan kelas, misalnya kelas ekonomi dan ekspres?
jam operasinya 24 jam kah? 
Dear ady_mcady,
Semoga saya tidak salah tangkap maksudnya.
Setahu saya di kereta komuter Jepang tidak ada perbedaan kereta kelas ekonomi dan ekspres (bisnis/eksekutif?). Bisa jadi kereta ekonomi lebih bagus daripada ekspres. Yang membedakan adalah stasiun tempat berhenti kereta, jadi lebih tepat pembedaannya adalah kelas lokal (berhenti di setiap stasiun) dan ekspres (berhenti di stasiun2 besar saja), bahkan ada juga yang semi ekspres dll seperti yang sudah ditulis sebelumnya, tapi keretanya (AC, kualitas, kebersihan) sami mawon alias sama saja.
Jam operasinya hampir 24 jam, biasanya dari jam 5 pagi hingga jam 1 pagi (kira-kira 20 jam). Di hari2 libur khusus seperti tahun baru, bisa jadi 24 jam.
(Note) Jarak antar kedatangan kereta terpendek 2 menit, dan jarak terpanjang 15 menit. CMIIW
Oh ya, rute di tokyo metro rel2nya kelihatannya terpisah (tidak menyambung)
|