Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[All About] Lintas Blitar - Malang vv
#41
Kira-kira taspat maksimum di lintas Malang - Blitar ini berapa, ya??
Saya sering lihat KA yang lewat sini berjalan (agak pelan) dengan kecepatan kira-kira kurang dari 60 km/h
padahal Relnya khan sudah R54....
bantalannya juga sudah beton semua,tuh....
Reply
#42
Mantap banget om , saya selalu lewat sini lebaran
[spoiler]
[Image: 15052012060.jpg] [/spoiler]
Reply
#43
(19-05-2012, 12:49 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Kira-kira taspat maksimum di lintas Malang - Blitar ini berapa, ya??
Saya sering lihat KA yang lewat sini berjalan (agak pelan) dengan kecepatan kira-kira kurang dari 60 km/h
padahal Relnya khan sudah R54....
bantalannya juga sudah beton semua,tuh....

kalo ndak salah sekitar 40-50 untuk taspat BL-ML

(19-05-2012, 09:08 PM)Bimantara Wrote: Mantap banget om , saya selalu lewat sini lebaran
Xie XieXie XieXie Xie

[Image: Photo0197.jpg]
Reply
#44
(19-05-2012, 12:49 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Kira-kira taspat maksimum di lintas Malang - Blitar ini berapa, ya??
Saya sering lihat KA yang lewat sini berjalan (agak pelan) dengan kecepatan kira-kira kurang dari 60 km/h
padahal Relnya khan sudah R54....
bantalannya juga sudah beton semua,tuh....

lintas ml-bl itu relnya bukanya msh R42
Reply
#45
Klo ga slh msh campr anata R42 sama R33 (CMIIW)
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#46
Rekan-rekan sekalian,

Mulai awal Juni sampai Agustus (bahkan bisa lebih, tergantung dari datangnya musim hujan) deretan bukit di seberang lembah Sungai Brantas di sepanjang ruas jalur Plampangan-Pohgajih-Karangkates suka menebarkan bunga berwarna kuning.

Bisakah minta tolong rekan-rekan yang berdomisili di daerah ini untuk mengabadikannya? Lumayan buat tombo kangen.

Maklum dulu waktu saya berjuang masuk Perti pada bulan2 segini pulang balik di lintas ini.

He he he ....

Salam kami
Nurcahyo
*******

[Image: Railbus-Signature.jpg]
Reply
#47
(21-05-2012, 05:56 PM)nurcahyoms Wrote: Rekan-rekan sekalian,

Mulai awal Juni sampai Agustus (bahkan bisa lebih, tergantung dari datangnya musim hujan) deretan bukit di seberang lembah Sungai Brantas di sepanjang ruas jalur Plampangan-Pohgajih-Karangkates suka menebarkan bunga berwarna kuning.

Bisakah minta tolong rekan-rekan yang berdomisili di daerah ini untuk mengabadikannya? Lumayan buat tombo kangen.

Maklum dulu waktu saya berjuang masuk Perti pada bulan2 segini pulang balik di lintas ini.

He he he ....

Salam kami
Nurcahyo
*******

InsyaAlloh Dilaksanakan Mas...kebetulan saya sering ke sini. utamanya di bukit yang postingan foto saya diatas tadi. banyak sekali bunganya. itu posisinya antara eks stasiun Plampangan dan Stasiun Pohgajih....

[Image: Photo0197.jpg]
Reply
#48
hehehe Big Grin
Kalo menurut saya sih , ini masih di simpan dulu aja ..
masalahnya sih , kan penataran dhoho yang berkuasa siang hari cuma 5-6 X perjalanan aja , sementara Senja Singo , Malabar , Matarmaja , Gajayana itu di tambah .. masih aja sepi .
tunggulah , sabar ..
jalur di sini single track uda cukup kok .

Belum lagi kalo mau bikin double track , belum merambah ke perbukitan daerah lahor , ngebruk ? jembatan lahor ? terowongan DBK + EBK ? itu yang sulit dan butuh waktu lama .
kalo di daerah CN , itu kan persawahan , dan di YK , itu daerah yang sepi + sawah pula . itu kan tempatnya ngejar waktu dll . dan juga banyak frekuensi perjalanan pula .
lebih baik potensi masih ke daop 4 , 5 , 6 , 3 , dan daop 7 pula pastinya .
kita tunggu saja lah ..
Reply
#49
(29-01-2012, 12:41 PM)Bangunkarta Wrote:
(29-01-2012, 12:35 AM)Adolph Wrote: seandainya surabaya-sidoarjo DT aja sudah syukur,,
untuk saat ini (entah sampai kapan, wallahu'alam) DT ML-BL kurang relevan

iya lah.... secara di Jawa Tengah yg merupakan lintas terpadat dan tempat silangan keret2 dari 2 arah aja belom semuanya kelar.... trus jalur utama jatim (SBI-SMT) dan WO-MN-SLO juga belom.... apalagi yg jalur kantong... kan dengan ST ajah masih ga ada kendala, dan frekuensi perjalanan KA yg lewat belom menyentuh angka > 60 perjalanan KA per hari.....

kalo lintas selatan Jatim seh.. masih lebih masuk akal DT di lintas Kertosono-Solo, yg lewat banyak.... tapi ST masih bisa optimal, karena rombongan KA yg lewat bersifat searah pada waktu yg bersamaan.. jadi frekuensi silangan juga ga begitu banyak... kecuali Pasundan (KAC-SB) dan Sancaka (YK-SGU yg malam) aja yg mendem silanganNgakak

mendem banget mas kalo sancaka sore dri Sgu k YK sumpek, ane pernah ngrasa'in
Reply
#50
@ G_Rardz Stramala
Kira-kira taspat maksimum di lintas Malang - Blitar ini berapa, ya??
Saya sering lihat KA yang lewat sini berjalan (agak pelan) dengan kecepatan kira-kira kurang dari 60 km/h
padahal Relnya khan sudah R54....
bantalannya juga sudah beton semua,tuh....
[/quote]

BL-ML masih tipe R 33 dengan taspat 50 km/jam, bantalan memang beton semua. Pada awal permulaan selesainya pemasangan beton kereta bisa di jalankan sekitar 70 km/jam. Tetapi setelah selesai pemasangan beton BL-ML, banyak bantalan yang amblas. setelah itu taspat turun jadi 40 km/jam sehingga BL-ML biasanya 2 jam, menjadi 2,5 jam. sampai surabaya sampai 5,5 jam. setelah ada perbaikan naik lagi jadi 50 km/jam sampai sekarang
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)