Posts: 3
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
0
To : Mas Bambang Eko
saya njaluk fotonya yg gadis penjaja buah ya... mata saya sampai basah menatap foto2 itu lama2
saya copy untuk disimpan di FB saya
makasih Mas
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
onge sinaiya Wrote:26-Jan-2011, 08:56 PM
To : Mas Bambang Eko
saya njaluk fotonya yg gadis penjaja buah ya... mata saya sampai basah menatap foto2 itu lama2
saya copy untuk disimpan di FB saya
Monggo Mas
ternyata hidup ini kadang2 terasa aneh dan unik , jika kita cermati lebih dalam . Pedagang ini kayanya punya daerah / wilayah tersendiri dan kesannya punya kode ethik agar tidak masuk ke wilayah pedagang lain , bahkan dipertajam dengan jenis dagangannya juga cara menawarkannya. Di KA ekonomi siang hari kita dapat menemukan keunikan dari cara menawarkan dagangan yang kesannya tiap Daop berbeda. Untuk lintas PWK sampai Banjar misalnya . Kacang....kacang....kacang.... jadi Karacang....karacaaaaanga..... Tahu...tahu... jadi Tarahu....tarahu....
unik . itulah Indonesia , berbeda-beda corak dan ragamnya tetapi tetap satu ..Dagang di lingkungan Kereta. Wah
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
29-01-2011, 07:31 PM
(This post was last modified: 29-01-2011, 07:37 PM by BAMBANG EKO.)
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
30-01-2011, 08:33 PM
(This post was last modified: 30-01-2011, 08:47 PM by BAMBANG EKO.)
Posts: 2,236
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
14
Quote:Sterilisasi Stasiun Awal Tahun Depan
JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka menciptakan stasiun yang nyaman dan aman bagi para pengguna kereta, PT Kereta Api Indonesia melakukan sterilisasi peron mulai 2012. Ini dimaksudkan juga untuk mengurai kepadatan orang yang berada di dalam peron stasiun.
"Awal tahun depan, semua stasiun akan disterilisasi dari pedagang dan pintu masuk," kata Kepala PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I Jakarta Purnomo Radiq, Jumat (9/12/2011) di Jakarta.
Ia mengatakan bahwa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops I akan menutup jalan pintas menuju stasiun yang sering digunakan oleh penumpang. Para penumpang hanya dapat melakukan akses masuk dan keluar dari satu pintu. "(Berlaku) untuk pintu stasiun mana saja, saat ini kami masih menginventarisir yang mana saja akan ditutup, termasuk pintu masuk liar," jelas Purnomo.
Tidak hanya itu, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga akan melarang pedagang berjualan di dalam stasiun karena lalu lalang pedagang di dalam peron stasiun membuat kondisi stasiun padat dan semrawut.
SUMBER
ya... liat aja gimana pelaksanaannya....
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .
Posts: 744
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
5
Keunikan yang ada di K3, semoga tetap berlanjut, tentunya dikelola sebaik mungkin oleh PT.KAI, jangan asal dihentikan melalui pelarangan-pelarangan jika tidak memberikan solusi untuk keberlanjutan, mungkin bisa dikatakan mereka orang-orang kecil, golongan menengah ke bawah, tetapi mereka bukan pengangguran, suatu kaum yang terus melakukan karya, untuk mengumpulkan lembaran rupiah bagi dirinya, keluarganya, orang lain, berilah naungan dan perlindungan sebaik mungkin tentunya dengan peraturan-peraturan mengikat agar memberikan kebaikan untuk bersama.
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
(09-12-2011, 05:38 PM)Ken Aditya Wrote: Keunikan yang ada di K3, semoga tetap berlanjut, tentunya dikelola sebaik mungkin oleh PT.KAI, jangan asal dihentikan melalui pelarangan-pelarangan jika tidak memberikan solusi untuk keberlanjutan, mungkin bisa dikatakan mereka orang-orang kecil, golongan menengah ke bawah, tetapi mereka bukan pengangguran, suatu kaum yang terus melakukan karya, untuk mengumpulkan lembaran rupiah bagi dirinya, keluarganya, orang lain, berilah naungan dan perlindungan sebaik mungkin tentunya dengan peraturan-peraturan mengikat agar memberikan kebaikan untuk bersama.
Setuju !!  
Ada kenangan tersendiri ketika naik KA terutama KA Kelas K3
Di dalam rangkaian K3 didalamnya terdapat berbagai manacam pedagang, mulai dari pedagang makanan, minuman, sabuk, dompet, obat-obatan ringan, oleh-oleh khas daerah setempat, sampai buku (fiksi) cerita serta buku teka-teki

UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 1,354
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
15
(09-12-2011, 06:00 PM)Warteg Wrote: (09-12-2011, 05:38 PM)Ken Aditya Wrote: Keunikan yang ada di K3, semoga tetap berlanjut, tentunya dikelola sebaik mungkin oleh PT.KAI, jangan asal dihentikan melalui pelarangan-pelarangan jika tidak memberikan solusi untuk keberlanjutan, mungkin bisa dikatakan mereka orang-orang kecil, golongan menengah ke bawah, tetapi mereka bukan pengangguran, suatu kaum yang terus melakukan karya, untuk mengumpulkan lembaran rupiah bagi dirinya, keluarganya, orang lain, berilah naungan dan perlindungan sebaik mungkin tentunya dengan peraturan-peraturan mengikat agar memberikan kebaikan untuk bersama.
Setuju !!  
Ada kenangan tersendiri ketika naik KA terutama KA Kelas K3
Di dalam rangkaian K3 didalamnya terdapat berbagai manacam pedagang, mulai dari pedagang makanan, minuman, sabuk, dompet, obat-obatan ringan, oleh-oleh khas daerah setempat, sampai buku (fiksi) cerita serta buku teka-teki
 
+ pengamen kang, dari wer ewer sampe pernah nemu orang ngamen bawa lagunya alm. Gesang..
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Iya, betul kang !! 
Terus kalau didalam KRL Ekonomi juga ada jasa semir sepatu oleh anak-anak
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 417
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
6
inilah realita yang sekarang dihadapi oleh para pedagang kaki lima. Ruang di jalanan sudah tertutup bagi mereka.Belum lagi pungutan liar dan premanisme yang harus mereka alami........
........... namun tidaklah membuat mereka patah semangat.
Inovasi dalam karya mereka adalah bukti bahwa mereka tidak hanya sekedar “nrimoâ€
namun mereka juga berjuang bertahan hidup diatas laju kereta api.
|