Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRDI Banyubiru
#51
KA Banyubiru Joglosemar layani Semarang-Yogyakarta

By mufid on 10 Februari 2010

Solo (Espos)–Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) Banyubiru rencananya diberlakukan rute baru dan berganti nama menjadi KRDI Banyubiru Joglosemar.
Sebelumnya, rute KA Banyubiru dari Semarang (Poncol)-Sragen menjadi Semarang (Tawang)-Yogyakarta per 1 Maret 2010.

“Rencana pemberlakukan rute baru dilakukan dengan harapan meramaikan stasiun Tawang. Mengingat, Stasiun Poncol sudah diramaikan beberapa KA, seperti Kaligung, Blora Jaya dan Pandanwangi,” urai Kepala Humas Daop IV, Semarang, Sapto Hartoyo, saat dihubungi Espos, Rabu (10/2).

Utamanya, lanjut Sapto, hal itu dilakukan demi meningkatkan load factor KA Banyubiru yang hanya berkisar 30% sejak diluncurkan September 2008.
“Demi meningkatkan pendapatan maka rute dilanjutkan hingga Yogyakarta. Lagipula, market Solo-Yogyakarta cukup bagus. Meskipun, sudah ada KA Prameks. Sehingga, diharapkan load factor meningkat menjadi sekitar 60%,” tuturnya.

Saat ditanya rencana jadwal pemberangkatan KA Banyubiru Joglosemar, Sapto mengungkapkan jadwal pemberangkatan diharapkan tidak mengganggu KA Prameks.

Jadwal pemberangkatan, kata Sapto, akan diletakkan di sela-sela jadwal KA Prameks. Nantinya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan pembahasan grafik perjalanan kereta api (GPK) per 1 Maret.

KA Banyubiru Joglosemar direncanakan berangkat dari Semarang sekitar pukul 05.00 WIB dan sampai Yogyakarta sekitar pukul 08.11 WIB. KA tersebut, urai Sapto, akan diberangkatkan empat kali baik dari Semarang maupun Yogyakarta.

m88
.
Reply
#52
Moga2 Banyubiru Joglosemar jadi ber-AC+toilet plus jalan rutin sehari bisa 4-6 kali trus waktu tempuh harus tepat 3 jam, jangan molor. Masalah tiket SM-YK sebisa mungkin mentoklah di harga maksimal Rp 25.000. Mari kita dukung bareng-bareng. Gmn??? Ngiler
Reply
#53
Pertanyaannya adalah :
1. Dengan besarnya tarip yang ditetapkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) , masih adakah animo masyarakat terhadap KA yang akan diluncurkan ini. ?
2. Potensi penumpang di petak Semaraang - Yogya memang cukup besar sudahkah waktu tempuh perjalanan antara petak tsb dapat diperhitungkan sebagai kometitor terhadap moda transportasi darat yang lain seperti Bus , Travel dll tanpa meninjau ulang kembali besar tarip yang akan diberlakukan.?
3. Kegagalan KA Banyubiru relasi Semarang Poncol - Sragen dengan tingkat okupansi 30 % membuktikan bahwa , penumpang sebenarnya tertarik dengan KA Banyubiru , hanya daya beli terhadap KA tsb tidak terjangkau , adakah kebijakan baru tentang perubahan tarip yang dapat mengakomodir daya beli masyarakat pengguna KA diantara petak Semarang - Solo ?
Mari kita renungkan.
Kegagalan adalah Sukses yang tertunda dan tidak perlu diratapi , tetapi tentu saja harus diikuti inovasi baru yang lebih bijak dan rasional. Inovasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat , karena pepatah mengatakan : Pembeli itu Raja. jadi biarlah sang Raja yang akan memilih moda apa yang paling tepat .
Reply
#54
Benar kang bambang dari jaman dulu ka semarang solo ini tak pernah di minati oleh pelanggan mulai jaman pandanaran sampai pandanwangi pun tak pernah mencapai tingkat okupansi lebih dari 60% padahal jaman pandanaran yg bertiket murah aja cuma di jejali embek. Apalagi pandanwangi yg tiketnya lebih mahal dari bis. Saya pesimis joglo semar bakalan sukses kalo tarifnya 30ribu dan saya yakin haqqul yakin ainul yakin kereta ini pun gak bakalan laku. Karena kalau harga segitu itu sudah naik bis patas AC. Padahal kalo kita lihat kondisi masyarakat smg solo via kab purwodadi itu rata2 masyarakat petani. Dng sawah yg kontur tanahnya gak subur dan tadah hujan. DAOP IV ini kayaknya kurang tahu akan kondisi kereta yg melewati daerah masyarakat minus. Maaf bukannya saya merendahkan kondisi masyarakat purwodadi dan sekitarnya. Tapi memang realitanya seperti itu.
Reply
#55
He.e.he.yang di garis bawahi adalah itikat baik dulu dari kemauan KAI membuka jalur ini dengan segala plus minus yang akan ditanggung mekanisme dari operasionalnya, semestinya pihak DAOP IV bisa me-riview lagi besaran standart tiket yang di berlakukan dengan konsekwensi tidak lebih mahal dari tiket bus, apapun alasannya karena kan awalan dari operasional sehingga harus bisa memberi kepercayaan kepada masyarakat...ini yang lebih baik..bukan coba-coba.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#56
Sebenarnya jalur smg solo jogja ini pernah ada kang eko tapi gak laku karena kalah bersaing sama bis kalo di liat bis smg jogja itu rata rata penumpang dari daerah muntilan magelang yg banyak. Jadi mungkin kereta semar bodronoyo ini ramainya cuma petak solo jogja saja hehehe bukannya saya merasa pintar gak tapi memang bidang saya adalah di transportasi yg sudah saya jalani 15tahun hehehe
Reply
#57
Betul Cak.
KA Pandanwangi relasi Semarang Poncol - Solo Balapan ini saat2 yang lalu pernah diteruskan sampai Yogya , jadilah Pandanwangi Sm-Yk. Akan tetapi banyak kendala yang datang , Waktu edar yang tidak cukup , Kondisi KA sendiri yang Lusuh , Kumuh dan doyok , ditambah angka keterlambatan yang tinggi dan juga alasan klasik , [b]tiket yang terlalu mahal untuk ukuran KRD eJadul. Kegagalan dalam perolehan okupansi penumpng menyebabkab trayek diperpendek dan kembali seperti semula Semarang - Solo Purwosari , bahkan demi effisiensi diperpendek lagi menjadai Semarang Poncol - Solo Balapan. Atas nama Effisiensi.
Sekali lagi harusnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) belajar dari segmen ini , Kalo boleh jujur sebenarnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah banyak pengalaman dengan kegagalan yang merudung perusahaan transportasi terbesar berbasis rel , padahal tiada kompetitor seperti perusahaan KA lain di manca negara, contoh di Jepang , ada lebih dari 10 perusahaan KA , tapi kok tidak melihat dengan hati yang bening ya
.

[Image: whmvef.jpg]

KA Penumpang Pattas Ekonomi relasi Jakarta Kota - Purwakarta ini selalu penuh dengan penumpang padahal rangkaiannya KA l sangat panjang untuk ukuran KA Lokal dengan 10 K3 plus 1 B sebab mengakomodir kebutuhan masyarakat berbagai lapisan juga karena memang taripnya termurah di dunia
Reply
#58
Solo-Semarang jadi nanti lama waktu perjalanannya berapa ya?
.
Reply
#59
barangkali mbayar TAC nya gede makanya tarifnya mahal. cmiiw.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#60
Kelihatannya kemunculan KA.JoglosemarBanyubiru penuh contrafersial he.he.he tapi ini bagus untuk bahan masukan KAI agar lebih mawas diri, perhitungan cermat jangan senasib dengan seniornya dahulu yang wafat sebelum berkembang he..he..
@ mas ani: normalnya 2jam SMG-SLO.
@ mas ady:bukan TAC sebenernya kebijakan aja.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)