Posts: 876
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
20
Om, mau sharing ttg kenangan tuslah di Sancaka.exe ya....
Tahun 2003 kemaren, aku lgi jalan-jalan ke YK naek Sancaka pagi. Saat itu, tuslah masih dibagikan, dan bapak saya pun mengeluh "fan, kok makanannya nggak enak?", saya jawab "saya juga nggak tau yah kenapa !". Sayangnya, tahun 2009 kemaren, tuslah udah dihapus

, saya sudah pernah survey ke salah satu KA dari Surabaya ke Jakarta, mereka-mereka mengatakan "kenapa tuslah makanan dihapus? Padahal tuslah makanan itu sebuah penentu kesuksesan suatu perusahaan. Sama seperti pesawat !"
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Oya, mumpung mas sochdi membahas ngambil jatah banyak, dulu ada kawan saya yang bilang bahwa satu porsi makanan tuslah itu di pembukuan ditulis sekitar Rp 25.000,- per kepala.
Tapi herannya kalau saya lihat, porsinya masih kalah banyak sama nasi kucing!
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
07-04-2011, 07:09 PM
(This post was last modified: 07-04-2011, 07:10 PM by Bangunkarta.)
waduuuhhhh... ngaa segitu nya kali ooommm......
jujur aja seh.... kita sebagai orang timur... ane jamin ngga akan tega ngelakuin itu... disamping ngga sopan... hal tersebut adalah sebuah dosa besar... dalam pemikiran sebagian besr masyarakat Inonesia yg masih memegang teguh nilai2 religi dan budaya...
setahu ane sih ya... kalo makanan bekas itu dicampur, akan sangat kelihatan tekstur dan perbedaan dari segi penampilan juga uda kelihatan... coba deh perhatiin, kalo kita naek kereta malem misalnya kalo makanan itu bekas... pas pagi2 nya koq uda ngga jual lagi makanan serupa (dengan alasan habis)... dan pas pagi2 yg ada cuman minuman hangat ma Mie ajah.... dan dari sepenglihatan ane makanan di KA itu kan porsinya ringan ya... biasanya juga pada abis tuh penumpang kalo makan
mungkin lebih tepatnya makanan di kereta itu harganya lmahal tapi kurang menggoda selera dan kurang tasty aja memang iya.. jujur ane juga kurang tertarik koq dengan makanan di atas kereta ato seputaran tasiun... "maaf seh" ya keknya itu2 aja loh dan kurang menggugah selera, "maaf lagi ya" jika dibandingkan makanan di pesawat atao seputaran bandara .... cuman kalo itu makanan bekas...keknya sangat ngga masuk akal... kita kan masyarakat beradab loh...
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
sepengelihatan saya ya, kayaknya engga deh.
soalnya kalo saya mau santai pasti saya ke KM dan ngobrol sama kru RESKA atau PRAMI2 nya..
dan saya selalu melihat makanan pesanan saya yg sedang dibuat dan diracik dengan bumbu2 khas RESKA..