15-10-2009, 07:58 PM
ane dah cukup ngomong soal beginian di forum lain ...
kesini cuman mo cari pelarian untuk hobi jah ga mau mikir berat berat
kesini cuman mo cari pelarian untuk hobi jah ga mau mikir berat berat
|
Korupsi di PT. KA????
|
|
15-10-2009, 07:58 PM
ane dah cukup ngomong soal beginian di forum lain ...
kesini cuman mo cari pelarian untuk hobi jah ga mau mikir berat berat
15-10-2009, 08:43 PM
Wah mereka yang korupsi emang ga cinta sama kereta api Ina dhe.
Sayang banget ya.. Duit segitu banyak bisa dibuat macam2 untuk kepentingan KA mestinya... SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
15-10-2009, 09:11 PM
yah..gimana ga korupsi..kesejahteraan aja minim kok..
misalnya ambil bbm di kkw.. ambil tip dari kambingers.. ambil kabel ato besi... yah..udah pasti. tingkatkan kesejahteraan lah
cintaku berat di kereta...
15-10-2009, 11:06 PM
Ah gak semua oknum PT. Kereta Api Indonesia (Persero) negatif semua dulu tahun 2000an ks tasiun Babat masih dipegang Bpk sujud baik kok kalo ada kambing pasti dah bkl bayar 2x xexexe soale KS NYA langsung yg jadi PS
15-10-2009, 11:40 PM
Sepertinya bakalan ada yang harus mendekam di penjara tipikor neh ... jadikan pelajaran untuk yang lainnya
16-10-2009, 02:10 AM
Kkn kalo yg ngelakuin para karyawan tingkat bawah mungkin karena alasan kesejahteraan..tapi kalo yg ngelakuin para petingginya apa karena kurang sejahtera? Ya memang semua kembali kepada diri kita masing"...pokoknya jgn sampe kita menjadi orang yang merugikan diri sendiri & pihak lain walau terkadang sulit
preeeengg..!!kurnianto is my brother my brother facebook _________________________________________ my facebook...!! my twitter...!!
16-10-2009, 08:22 AM
(16-10-2009, 02:10 AM)dhalz_sawunggalih_utama Wrote: Kkn kalo yg ngelakuin para karyawan tingkat bawah mungkin karena alasan kesejahteraan..tapi kalo yg ngelakuin para petingginya apa karena kurang sejahtera? Ya memang semua kembali kepada diri kita masing"...pokoknya jgn sampe kita menjadi orang yang merugikan diri sendiri & pihak lain walau terkadang sulit justru itu aku juga aneh be2rapa hari yang lalu aku ngobrol ama salah seorang PPKA stasiun C*****M dia mengeluhkan kebijakan2 para direksi yg sekarang entah dari hatinya ato bukan aku ga tau cuman kata dia dari dulu keadaan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ga terlalu edan perubahannya walapun tunjangan bwt karyawan udah dinaekin trus serikat pekerja kereta api juga ga bisa berbuat banyak buat nyampein aspirasi dari karyawan yg laen....sampe2 dia bilang "tau ga CC204 itu mesinnya bekas itu kan sama dengan CC201 cuman dinaekin tenaganya doank plus ditambahin komputer...." ah emang korupsi di indonesia udah mengakar susah nyabutnya.....
16-10-2009, 11:11 AM
Menyoal kejadian korupsi PT KA yang baru saja terjadi saya cukup terhenyak
setelah mengetahui apa yang terjadi. Untuk yang awam keuangan saya jelaskan sedikit: Pada tahun 2008 PT KA menginvestasikan uang senilai Rp 100 juta ke PT Optima Kharya Capital Management. Nah PT Optima Kharya Capital Management menjanjikan imbalan bunga 11 % ke PT KA. Tapi karena tak puas, akhirnya PT KA berhenti menginvest ke PT Optima Kharya Capital Management. Tapi yang jadi masalah, berapa kali dalam beberapa tahun terakhir kita mendengar perusahaan investasi angin-anginan seperti ini melakukan penggelapan dan penipuan ke nasabahnya yang rata-rata orang tak mengerti finansial? Apalagi kalau iming-imingnya untung besar dan resiko kecil, itu omong kosong besar. Bahkan beberapa kawan saya yang kerja di perusahaan investasi resmi mengatakan bahwa iming-iming untung besar dan resiko kecil itu bohong besar. Kalau mau untung besar ya resiko besar. Resiko kecil, untung kecil. Begitu penjelasan kawan saya. Dan, tambah kawan saya, umumnya yang paling banyak tertipu investasi seperti ini adalah masyarakat kecil yang kurang berpendidikan dan ingin cepat kaya, tanpa susah payah. Modus operandi penipuan seperti ini terkadang adalah "arisan". Yang benar-benar membuat saya geleng-gelang kepala: kok PT KA dengan mudahnya mengeluarkan uang Rp 100 Milliar dari kas perusahaan untuk ditanam di perusahaan investasi angin-anginan seperti ini? Coba bayangkan baik-baik Rp 100 Milliar! Garis bawahi itu! Dengan uang sebanyak itu berapa banyak lokomotif dan gerbong bisa dibeli? Berapa banyak lokomotif di kebun BY Pengok bisa dihidupkan lagi? Berapa banyak gerbong bisa diperbaiki? Berapa kilometer jalur mati bisa dihidupkan? Kenapa kok PT KA tidak menginvestasikan uang sebesar itu untuk memperbaiki pelayanan mereka? Kenapa mereka tidak menggunakan uang itu untuk mengiklankan layanan kereta mereka ke media massa? Ternyata benar juga anggapan saya, kalau banyak pejabat PT KA itu picik, sok hebat, selalu ingin dilayani, tak menganggap usaha PT KA sebagai bisnis pelayanan, dan mau untung besar dengan modal kecil. Mengenai mau untung besar dengan modal kecil, saya jadi teringat kasus penggantian karpet menjadi vinyl di KA eksekutif jarak jauh. Dan juga ada seorang railfans yang berkata "kalau mereka mau membuat sesuatu, orang KA sudah memikirkannya masak-masak." Wassalam.
16-10-2009, 01:23 PM
Dirkeu PT KA Penuhi Panggilan Polda
Kamis, 15 Oktober 2009 , 13:45:00 BANDUNG, (PRLM).- Direktur Keuangan (Dirkeu) PT Kereta Api (Persero), AK, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi investasi senilai Rp 100 miliar, memenuhi panggilan pemeriksaan Satuan Tindak Pidana Korupsi (Sattipikor) Polda Jabar. AK tiba di ruangan Sattipikor Polda Jabar, Kamis (15/10) sekitar pukul 11.30 WIB Tersangka langsung masuk ke ruang pemeriksaan. Beberapa wartawan yang menunggu sejak pukul 9.00 WIB, tak sempat mewawancarai AK. Tidak lama kemudian, beberapa orang yang mengaku sebagai kuasa hukum tersangka dari direksi PT Optima Kharya Capital Management, juga tiba di Ruangan Sattipikor Polda Jabar. Menurut seorang dari tim kuasa hukum tersebut, kedatangan mereka ke Polda Jabar hanya sekedar silaturahmi. "Biar tidak salah pintu kalau nanti diperiksa. Soalnya klien kami belum menerima panggilan. Rencananya memang akan diperiksa tapi bukan hari ini," kata kuasa hukum tersebut yang enggan menyebut namanya. Sementara itu, sehari sebelumnya Kasattipikor Polda Jabar Ajun Komisaris Besar Sony Sonjaya menuturkan, pada Kamis (15/10) ini, Sattipikor akan memeriksa dua orang tersangka. Mereka adalah Direktur Keuangan PT KA berinisial AK, dan seorang direktur PT OKCM. Sony menuturkan hal itu di sela-sela penyitaan dokumen di ruang arsip PT KA untuk melengkapi berkas pemeriksaan.
17-10-2009, 11:12 AM
Sekarang untuk mengurus para Calo aja masih susah.
gatau tuh masih banyak para Calo yang mengambil tiket dari orang dalam KA. SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|