Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
The First GE U18C in Indonesia
#11
pinguin Wrote:Jadi muntjul pertanyaan dari orang awam :geeks: , kalo di Indonesia, selain U18C sama U20C (CMIIW) produk GE apaan ajah ya? :econfused:
Kalo yg seri gede (U23, U25, U33, U50) kok ga ada di sini ya? mahalkah? :mrgreen:
Yg kita punya masuk kategori Earlier Locomotive Models (liat di website GE), seri baru ga ada? 8)

[Image: 806641_universal.jpeg]

Kenapa U23,U25,dst ga ada di indonesia?
Bukan masalah harga(kalopun mahal kan bisa dicicil Lolol )tapi masalah ukuran.Lebar sepur di Indonesia kan termasuk ukuran narrow gauge dengan 1067mm nah tumpuan gandarnya terbatas,nah loko2 tersebut kan punya tenaga besar yang otomatis mesinnya besar dan membutuhkan ukuran yang lebih besar pula oleh karena itu rel kita masih belum bisa nampung loko tersebut.Coba kita tengok Lokomotif diesel elektrik pertama di Indonesia yaitu CC200 dengan 1600 hp waktu beli ini loko indonesia masih pake R25 jadi untuk mengakali tonase,loko ini ditambahi 2 gandar lagi ditengahnya supaya beban loko bisa dibagi agar meminimkan tekanan gandar seharusnya loko ini pake kode C-B-C.Di amerika ga ada U18C yang ada U18B karena rel mereka lebih kuat.

Loko GE selain U18C en U20C?
U18C Mmi alias CC204,Power CC204 hampir sama dengan CC201 cuman yang paling beda loko ini pake controler komputer mirip GE Dash Series 8.
Sebenernya CC200 builder platenya tulisannya buatan GE tapi loko ini sebenarnya buatan ALCO(American Locomotive),GE cuman jadi broker doang Ngamuk
FYI sebenernya BB203 juga termasuk U18 karena pake mesin yang sama,yang bikin beda traksi motornya cuman 4 meskipun jumlah gandarnya 6 nah powernya turun jadi 1380 hp selain itu bentuk bodinya juga beda dengan high hood.

Earlier Models?
CC201 ato U18C pertama kali masuk indonesia tahun 1977 tapi di amerika lokomotif ini sudah diproduksi sejak 1956(11 tahun dari kemerdekaan Indonesia)
CC203 ato U20C pertama kali masuk indonesia tahun 1994 tapi di amerika lokomotif ini sudah diproduksi sejak 1964
Reply
#12
Susah juga ya...gara2 lebar sepur n rel yg kurang memenuhi syarat kita ga bs punya loko yg "ganas"

GE Dash 8 Series? Kaya gini? punya negara tetangga... :roll:

[Image: 806641_dash_8_small.jpeg]
Reply
#13
luke_q Wrote:Kenapa U23,U25,dst ga ada di indonesia?
tapi masalah ukuran. Lebar sepur di Indonesia kan termasuk ukuran narrow gauge dengan 1067mm nah tumpuan gandarnya terbatas,nah loko2 tersebut kan punya tenaga besar yang otomatis mesinnya besar dan membutuhkan ukuran yang lebih besar pula oleh karena itu rel kita masih belum bisa nampung loko tersebut.

Loko GE selain U18C en U20C?
U18C Mmi alias CC204, Power CC204 hampir sama dengan CC201 cuman yang paling beda loko ini pake controler komputer mirip GE Dash Series 8.
Sebenernya CC200 builder platenya tulisannya buatan GE tapi loko ini sebenarnya buatan ALCO(American Locomotive), GE cuman jadi broker doang
FYI sebenernya BB203 juga termasuk U18 karena pake mesin yang sama,yang bikin beda traksi motornya cuman 4 meskipun jumlah gandarnya 6 nah powernya turun jadi 1380 hp selain itu bentuk bodinya juga beda dengan high hood.

Sedikit koreksi ya mas luke-q supaya informasinya bisa lebih jelas:
Lebar sepur itu tidak berhubungan langsung dengan tekanan gandar. Coba tengok tetangga kita di Malaysia yang pakai lebar sepur lebih sempit lagi dari kita 1000mm tapi lok sekelas blue tiger bisa operasional di sana. Atau di Afrika Selatan (Spoornet) dengan lebar sepur 750mm ada lokomotif sekelas CC201 operasional di sana. Tekanan gandar itu setahu saya ditentukan oleh tipe rel, kerapatan bantalan, teknologi pengerjaan, serta daya dukung jembatan.

Yang kedua CC204 itu bukan U18C Mmi tapi C18 Mmi.

Yang ketiga dalam kasus CC200, GE bukan sekedar broker. Memang GE bertanggung jawab terhadap pemasaran lok2 buatan Alco-GE sesuai perjanjian kerja mereka. Namun GE juga bertanggung jawab dalam mengerjakan sistem kelistrikan lok (elektronik, generator, dan motor traksi), sementara Alco menyediakan mesin dieselnya. Hal ini juga yang menjadi batu sandungan bagi IRPS dalam proses preservasi CC200 karena mesin2 Alco ini sudah lama tidak diproduksi lagi.

Yang terkahir, BB203 itu memang benar U18 tapi kelasnya U18A-1-A dan memiliki bodi yang sama persis dengan CC201 yaitu memiliki low nose.

Demikian semoga lebih jelas

Soni
Reply
#14
Terima kasih atas koreksinya mas spoorsoni.
Anggota IRPS juga to,korwil mana mas?
Klo saya korwil timur,jadi saban hari bisa ketemu si mbah Big Grin apalagi deket rumah 8)
Reply
#15
luke_q Wrote:Terima kasih atas koreksinya mas spoorsoni.
Anggota IRPS juga to,korwil mana mas?
Klo saya korwil timur,jadi saban hari bisa ketemu si mbah Big Grin apalagi deket rumah 8)

Mbah Soni sih termasuk sesepuh IRPS mas...

[Image: saveourearth_01.png]
Reply
#16
luke_q Wrote:Terima kasih atas koreksinya mas spoorsoni.
Anggota IRPS juga to,korwil mana mas?
Klo saya korwil timur,jadi saban hari bisa ketemu si mbah Big Grin apalagi deket rumah 8)

Saya di Jakarta mas, anak buahnya juragan forum ini kalo di IRPS...

Oh ya buat sekedar info aja pada waktu pertama pemerintah RI memesan CC201 pada 6 Januari 1977 sebanyak 28 unit, ternyata ada 4 unit pesanan PT. Pusri yaitu no CC20125 - CC20128. Kelanjutan lok ini tak diketahui, apakah pesanan Pusri itu dibatalkan lalu dialihkan kepada PJKA (saat itu) ataukah jadi dipesan Pusri dan dioperasikan PJKA. Ada yang punya info tambahan.

Soni
Reply
#17
spoorsoni Wrote:Saya di Jakarta mas, anak buahnya juragan forum ini kalo di IRPS...

Oh ya buat sekedar info aja pada waktu pertama pemerintah RI memesan CC201 pada 6 Januari 1977 sebanyak 28 unit, ternyata ada 4 unit pesanan PT. Pusri yaitu no CC20125 - CC20128. Kelanjutan lok ini tak diketahui, apakah pesanan Pusri itu dibatalkan lalu dialihkan kepada PJKA (saat itu) ataukah jadi dipesan Pusri dan dioperasikan PJKA. Ada yang punya info tambahan.

Soni

Menurut pak ketua saya yang dulu katanya loko itu tetap dipesan dan dimiliki Pusri tapi dalam aplikasinya dipake ama PJKA dan keterusan akhirnya hilang tanpa jejak.
Reply
#18
CC 20125-CC 20126, kalau ga salah sudah jadi loko milik cirebon deh. 27, ama 28 entah

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
#19
Anugrah Bima Wrote:CC 20125-CC 20126, kalau ga salah sudah jadi loko milik cirebon deh. 27, ama 28 entah

27-28 jg milik CN...
Reply
#20
Wah Ngeledek Kalo CC20101R tu uda sering jalan2 ke jalur BL-SB. Minta poto gak? Aku pny banyak. Dziiigg

[Image: 79HOP8.jpg]
Hasil karya saya covering lagu di SOUNDCLOUD, like ya
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)