Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
22-03-2010, 05:19 PM
(This post was last modified: 22-03-2010, 05:21 PM by Charles.)
(22-03-2010, 04:19 PM)CC-201-23 Wrote: (22-03-2010, 10:49 AM)see_204XX Wrote: 2 tebakan terakhir ini mudah2 ya...
Coba saya ikut urun lagih..
Tebakan no. 39 :
Aku adalah nama sebuah stasiun, letakku di antara 2 tikungan. Apabila aku pergi ke arah Timur, aku punya nama baru & tidak kalah menariknya dgn nama sebelumnya. Namun ada bagian dari namaku yang sering bikin aku malu. Siapakah aku ini...?
Selamat menjawab. Ditunggu 5 orang penjawab sajah...syukur2 lebih cepet..  LBJ ?????
Tebakan 40:
CC 201 45 alias si bader
Tebakan 41:
KRL Lohan.
Lintasnya ??kaga tau 
Dua-duanya masih salah, mas...
Untuk tebakan no. 41, jenisnya KRL dan beroperasi di Jepang, bukan di Indonesia.
Sisa penjawab no. 40: 2 kali
Sisa penjawab no. 41: 4 kali
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
22-03-2010, 07:08 PM
(This post was last modified: 22-03-2010, 07:09 PM by antimon40.)
Kang charles, buat tebakan no 40 itu lok seri BB 301 pa bukan? tolong dikasi clue kalo bisa, hehehe
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
23-03-2010, 07:49 AM
(This post was last modified: 23-03-2010, 07:49 AM by Charles.)
Itu memang BB 301 yang no. 40, tapi nomor serinya banyak yang masih salah. Perhatikan petunjuk berikut:
Saudaraku adalah lok yang terakhir menggunakan warna lama (memang saudaranya masih memakai warna lama saat teman-temannya sudah menggunakan striping baru, setelah beberapa lama bertahan akhirnya dicat dengan striping baru) di antara temannya yang sudah berganti baju (dengan yang baru, coba pikirkan maksudnya) dan lebih besar dayanya dariku.
Pernyataan di atas adalah kunci untuk menentukan nomor seri dari lok tsb...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
24-03-2010, 11:11 PM
(This post was last modified: 24-03-2010, 11:15 PM by Adi Sutjipto.)
Tebakan 42
[dibuka setelah tebakan 41 selesai]
Sebuah rangkaian kereta Gajayana, berangkat dari Malang menuju Jakarta dengan keterlambatan lebih dari 1 jam.
Seluruh gerbong penumpang yang berjumlah 9 buah, penuh dengan penumpang.
Mungkin, untuk mengejar keterlambatan, masinis berusaha menjalankan keretanya dengan kecepatan penuh, agar bisa maju beberapa menit untuk tiap petak, begitu istilahnya.
Pada tikungan dijalur ganda selepas Sta Klaten, ada sepasang Argo_Guk Guk yang sedang indehoy, demi untuk melangsungkan kelanjutan dari regenerasi jenisnya. Atau bahasa vulgarnya, sedang kawin, ditengah rel yang akan dilalui KA dengan nomor 31 ini.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terlebih pada tikungan, tabrakanpun tak dapat dihindari oleh Sang Masinis. Sehingga kedua sejoli Argo_Guk Guk itupun mati terlindas.....
Yang menjadi pertanyaan, mengapa sampai kedua sejoli itu indehoy nya terlalu lama, ditengah rel ,sampai lupa mengindahkan keselamatannya 
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
(24-03-2010, 11:11 PM)adisutjipto Wrote: Tebakan 42
[dibuka setelah tebakan 41 selesai]
Sebuah rangkaian kereta Gajayana, berangkat dari Malang menuju Jakarta dengan keterlambatan lebih dari 1 jam.
Seluruh gerbong penumpang yang berjumlah 9 buah, penuh dengan penumpang.
Mungkin, untuk mengejar keterlambatan, masinis berusaha menjalankan keretanya dengan kecepatan penuh, agar bisa maju beberapa menit untuk tiap petak, begitu istilahnya.
Pada tikungan dijalur ganda selepas Sta Klaten, ada sepasang Argo_Guk Guk yang sedang indehoy, demi untuk melangsungkan kelanjutan dari regenerasi jenisnya. Atau bahasa vulgarnya, sedang kawin, ditengah rel yang akan dilalui KA dengan nomor 31 ini.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terlebih pada tikungan, tabrakanpun tak dapat dihindari oleh Sang Masinis. Sehingga kedua sejoli Argo_Guk Guk itupun mati terlindas.....
Yang menjadi pertanyaan, mengapa sampai kedua sejoli itu indehoy nya terlalu lama, ditengah rel ,sampai lupa mengindahkan keselamatannya 
bingung ane kang, aneh soalnya yang ditanyain bukan ttg KAnya melainkan guk2nya
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 1,488
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
Jawabannya mudah. Tanyalah pada sang Guk_Guk.  Kita kan manusia, jd ndak tahu urusan kedua Guk_Guk.
- R y z k y W i d i A T m a j a -
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
(24-03-2010, 11:11 PM)adisutjipto Wrote: Tebakan 42
[dibuka setelah tebakan 41 selesai]
Sebuah rangkaian kereta Gajayana, berangkat dari Malang menuju Jakarta dengan keterlambatan lebih dari 1 jam.
Seluruh gerbong penumpang yang berjumlah 9 buah, penuh dengan penumpang.
Mungkin, untuk mengejar keterlambatan, masinis berusaha menjalankan keretanya dengan kecepatan penuh, agar bisa maju beberapa menit untuk tiap petak, begitu istilahnya.
Pada tikungan dijalur ganda selepas Sta Klaten, ada sepasang Argo_Guk Guk yang sedang indehoy, demi untuk melangsungkan kelanjutan dari regenerasi jenisnya. Atau bahasa vulgarnya, sedang kawin, ditengah rel yang akan dilalui KA dengan nomor 31 ini.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terlebih pada tikungan, tabrakanpun tak dapat dihindari oleh Sang Masinis. Sehingga kedua sejoli Argo_Guk Guk itupun mati terlindas.....
Yang menjadi pertanyaan, mengapa sampai kedua sejoli itu indehoy nya terlalu lama, ditengah rel ,sampai lupa mengindahkan keselamatannya 
yee....
namanya juga *********
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 219
Threads: 0
Joined: Jan 2010
Reputation:
7
26-03-2010, 10:13 AM
(This post was last modified: 26-03-2010, 10:14 AM by ngudiono ekspres.)
(25-03-2010, 01:58 PM)CC-201-23 Wrote: (24-03-2010, 11:11 PM)adisutjipto Wrote: Tebakan 42
[dibuka setelah tebakan 41 selesai]
Sebuah rangkaian kereta Gajayana, berangkat dari Malang menuju Jakarta dengan keterlambatan lebih dari 1 jam.
Seluruh gerbong penumpang yang berjumlah 9 buah, penuh dengan penumpang.
Mungkin, untuk mengejar keterlambatan, masinis berusaha menjalankan keretanya dengan kecepatan penuh, agar bisa maju beberapa menit untuk tiap petak, begitu istilahnya.
Pada tikungan dijalur ganda selepas Sta Klaten, ada sepasang Argo_Guk Guk yang sedang indehoy, demi untuk melangsungkan kelanjutan dari regenerasi jenisnya. Atau bahasa vulgarnya, sedang kawin, ditengah rel yang akan dilalui KA dengan nomor 31 ini.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, terlebih pada tikungan, tabrakanpun tak dapat dihindari oleh Sang Masinis. Sehingga kedua sejoli Argo_Guk Guk itupun mati terlindas.....
Yang menjadi pertanyaan, mengapa sampai kedua sejoli itu indehoy nya terlalu lama, ditengah rel ,sampai lupa mengindahkan keselamatannya 
yee....
namanya juga *********
Sepengetahuan Eike nih ye... setelah lewat Klaten ( Kata KA. DAOP 10 ) jam .. jam.. segitu memang sepi alias sudah jam 23 malam, di dalam benak Argo_Guk Guk KA 31 sudah lewat, karena KA 31 kereta terakhir yang liwat disitu, enggak taunya belum liwat alias terlambat  Kali aja bener jawaban Eike atau mendekati kebenaran
Posts: 3,070
Threads: 0
Joined: Jul 2008
Reputation:
3
habis minum obat kuat kali....jadi tahan lama.....
Posts: 528
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
5
Mungkin kebiasaan tersebut mereka lakukan jam segitu setelah Gajayana lewat. Nah karena kebiasaan jadi susah deh buat ngerem
|