Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pemerintah akan Borong 50pcs Lokomotif
#21
daripada membeli loko baru, mending hidupkan kembali loko yg sudah mangkrak d BY...
Reply
#22
Buat para pemerintah yang sok berkuasa punya duit..
kalo urusan KA jangan seenaknya beli ini itu
PT KA lebih pengalaman dalam hal perkeretaapian daripada pemerintah
PT KA lebih tau mana yang bakal menguntungkan dan berprospek
jadi pemerintah jangan asal punya duit langsung beli 50 lok
konsultasi dulu ke PT KA
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#23
Kemungkinan ini bukan masalah untung atau rugi buat pt ka. Tapi memang pemerintah seakan ingin memperhatikan nasib penumpang K3. Yang selama ini di sepelekan oleh PT KA. yang selalu memperhatikan k1 saja. Dulu masih jaman pjka k3 masih sebuah kereta yang nyaman dengan formasi 80tempat duduk/gerbong. Sekarang di pegang PT KA jadi 106tempat duduk+berdiri+bordes+wc/gerbong. Padahal yg banyak rugi itu k1/k2. K1/k2 k1/k2. Yang selalu di gadang2 tapi banyak ruginya. Kalau saya pribadi. Itulah langkah maju buat pengguna k3 yang selama ini di hancurkan oleh pt ka.
Reply
#24
(17-05-2010, 07:19 PM)Semutsdt Wrote: Kemungkinan ini bukan masalah untung atau rugi buat pt ka. Tapi memang pemerintah seakan ingin memperhatikan nasib penumpang K3. Yang selama ini di sepelekan oleh PT KA. yang selalu memperhatikan k1 saja. Dulu masih jaman pjka k3 masih sebuah kereta yang nyaman dengan formasi 80tempat duduk/gerbong. Sekarang di pegang PT KA jadi 106tempat duduk+berdiri+bordes+wc/gerbong. Padahal yg banyak rugi itu k1/k2. K1/k2 k1/k2. Yang selalu di gadang2 tapi banyak ruginya. Kalau saya pribadi. Itulah langkah maju buat pengguna k3 yang selama ini di hancurkan oleh pt ka.


betul cak semut dan memang begitu kenyataannya selama ini dan ini kenyataan pas kemarin tgl 15 kereta K3 pasundan kaca banyak yang pecah dan bahkan bolong plong di tutup koran sampai mau tak foto tapi hatiku trenyuh akhirnya urung, tapi tak poto srempet dikit dengan konsentrasi si joglosemarnya.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#25
Pokoknya kereta ekonomi harus dibuat nyaman dan manusiawi. Masak di negeri tetangga seperti Malaysia, K3 sudah seperti EXA. Sementara di sini K3 seperti "ghetto"berjalan? Padahal K3 itu semestinya diperuntukkan bagi mereka yang ingin menghemat duit.
Apa yang terjadi adalah kereta ekonomi selama ini dibiarkan menjadi sarang penyamun, sehingga mereka yang ingin perjalanan KA yang murah dan beradab tidak mendapat tempat, dan akhirnya beralih ke kendaraan pribadi, sehingga memacetkan jalan.

Saya pikir daripada pemerintah mendatangkan 50 loko yang nggak jelas kehandalannya, lebih baik pemerintah berfokus kepada bagaimana membuat KA ekonomi aman, nyaman (kalau perlu ber AC), dan manusiawi.

Itu yang selama ini gagal dilaksanakan pemerintah, yang terlalu sering berada di kantor ber AC nan mewah.
Reply
#26
(18-05-2010, 10:26 AM)bagus70 Wrote: Pokoknya kereta ekonomi harus dibuat nyaman dan manusiawi. Masak di negeri tetangga seperti Malaysia, K3 sudah seperti EXA. Sementara di sini K3 seperti "ghetto"berjalan? Padahal K3 itu semestinya diperuntukkan bagi mereka yang ingin menghemat duit.
Apa yang terjadi adalah kereta ekonomi selama ini dibiarkan menjadi sarang penyamun, sehingga mereka yang ingin perjalanan KA yang murah dan beradab tidak mendapat tempat, dan akhirnya beralih ke kendaraan pribadi, sehingga memacetkan jalan.

Saya pikir daripada pemerintah mendatangkan 50 loko yang nggak jelas kehandalannya, lebih baik pemerintah berfokus kepada bagaimana membuat KA ekonomi aman, nyaman (kalau perlu ber AC), dan manusiawi.

Itu yang selama ini gagal dilaksanakan pemerintah, yang terlalu sering berada di kantor ber AC nan mewah.

benar juga mas Bagus, K3 kita jauh dari nyaman, bahkan tidak nyaman sama sekali bagi yg paling jelek. Karena terlalu sering ngantor di ruangan yg notabene adem ayem saja, K3 kita jadi g terurus. Jdi ingat cerita di MKA yg menceritakan K3 di Amerika yg benar2 seperti K1 saja layaknya. Ada colokan listrik, tempat duduk nyaman anti-kecoa, bogie yg empuk, trus ada kafe-nya lagi ... Kapan ya kita punya yg kayak begituan Bingung
Reply
#27
Ada satu lagi yang sekarang tambah hancur adalah k3 kelas odong odong. Saya contohkan krd babat-sbi-bj-sbi-babat. Kalau kemarin2 kalau rangkaiannya jadi pider kereta ini selalu pake C1/C3. Tapi sekarang selalu di kasih loko BB301 yang hampir tiap hari mogok.karena sehari penuh ini loko harus menghela rangkaian krd babat bojonegoro dengan jarak tempuh hampir 500km/hari. Bahkan masinis maupun stroker nya saja ngeluh karena memang loko BB301 ini sudah tak seperti dulu tenaganya. Sedangkan loko langsir di sbi pake C1/C3. Jelas yang tersiksa para penumpang karena kalau siBb yang narik bakal sering telat
Reply
#28
Kawan saya di Singapore, kalau pulang ke kampung halamannya di Labis (Malaysia) dia naik KA odong-odong yang berhenti di tiap stasiun. Rangkaiannya lebih dominan gerbong parselnya. Tapi biar begitu gerbong penumpangnya ber-AC lho.

Sudah saatnya KA ekonomi "dimanusiakan".
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)