Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
kayaknya sudah sampai kalideres ya proyeknya. kalo sudah rampung, mungkinkah ditambah krl kukus nya? jadi bisa berangkat 1 jam sekali, gak kayak sekarang yang 2 jam sekali berangkatnya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
yang saya kuatirkan terjadi juga. padahal baru sampai kalideres sudah begini keadaannya. bagaimana nanti kalo sampai di taman kota-duri?
[spoiler]
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/...-rel-ganda
Warga Semanan Tolak PT.KAI Bangun Rel Ganda
Kamis, 13 Mei 2010 - 6:55 WIB
KALI DERES (Pos Kota) – Tiga ribu warga di 5 Rukun Warga, Kelurahan Semanan kini resah dengan rencana PT Kereta Api (KA) yang akan membangun rel ganda (Double Track) di kawasan tersebut.
Pasalnya, pembangunan rel ganda akan menutup jalur transportasi warga di Jl Gaga Raya sepanjang 700 meter dengan lebar 4,5 meter. Sehingga kawasan ini dikhawatirkan bakal terisolir dan menyebabkan ribuan usaha warga gulung tikar. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) didesak sediakan jalan pengganti sebelum menutup jalur utama tersebut.
Warga di RW 03, 04, 05, 08 dan 09 yang tergabung dalam Forum Warga Semanan (FWS) sepakat akan unjuk rasa dengan menutup jalan agar proyek pembangunan rel ganda tidak terlaksana. Penolakan oleh warga ditandai dengan memasang spanduk di depan pintu masuk Jl Gaga Raya yang intinya FWS mendukung pembangunan proyek PJKA, tapi menolak penutupan akses Jl Raya Gaga Utama Semanan.
“Kami bukannya menentang rencana pembangunan rel ganda, tapi kami menolak ditutupnya jalan utama ini oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Meski lahan tersebut memang milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero),†kata Matsani, perwakilan FWS yang juga Sekretaris RW 03, Rabu (12/5).
Sebaliknya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) lanjutnya, harus menyediakan jalan pengganti sebelum ditutupnya jalan utama sebagai urat nadi transportasi di sini.
FWS sudah melayangkan surat protes kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Walikota Jakbar Djoko Ramadhan. Jika penolakan tidak ditanggapi, warga mengancam akan turun ke jalan yang akan ditutup tersebut. Serta akan ke DPRD DKI untuk minta bantuan dari wakil rakyat itu.
Sejauh ini lanjut Matsani, rencana pembangunan rel ganda telah mulai digarap di RW 04 dan RW 09 dengan melakukan pengurukan tanah. Baik Matsani maupun warga lainnya mengeluhkan minimnya sosialisasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) maupun perhatian dari pihak keluarga.
Ketua RW 03 Djamaludin menambahkan pemerintah seharusnya memprioritaskan pembangunan jalan 40 meter yang telah direncanakan sejak tahun 1990-an di kawasan ini tapi hingga sekarang tak terealisir. Padahal jika jadi dibangun, jalanan tersebut menghubungkan jalan Jakarta Outer Ring Road (JORR) sisi timur ke jalan Benteng Betawi, Ploris, Tangerang.
“Andai saja rencana jalan alternative 40 meter itu jadi dibangun, kami tidak begitu kebingungan seperti ini. Malah sekarang jalan utama mau ditutup untuk pembangunan rel ganda,†keluhnya.
Secara terpisah Lurah Semanan Ahmad Kafly Jaya menyayangkan lambannya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam memberikan sosialisasi terhadap warganya berkaitan penutupan jalan untuk pembangunan rel ganda yang melintasi lahan di 5 RW.
“Kami belum bisa melakukan sosialisasi resmi ke warga berhubung sampai sekarang belum ada permintaan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero),†katanya, Rabu (12/5).
Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sugeng mengatakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah melakukan sosialisasi awal dengan melayangkan surat pemberitahuan rencana pembangunan rel ganda yang menghubungkan Stasiun kereta Duri hingga Tangerang. Walaupun lahan merupakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), tapi tetap akan menyisakan jalan selebar 1 meter dari total 4,5 meter.
“Saya hanya Humas, secara teknis saya belum banyak tahu. Hanya saja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pasti memiliki kepedulian terhadap warga,†ujar Sugeng. (Rachmi/ir)
[/spoiler]
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 77
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
0
ia tuh bener juga panjangin aja sampe Bandara Sukarno hatta aja sekalian, biar jalur KA ke Bandara bisa terealisasi
Posts: 409
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
2
like this, now
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
(06-06-2010, 04:42 PM)ady_mcady Wrote: yang saya kuatirkan terjadi juga. padahal baru sampai kalideres sudah begini keadaannya. bagaimana nanti kalo sampai di taman kota-duri?
[spoiler]
http://www.poskota.co.id/berita-terkini/...-rel-ganda
Warga Semanan Tolak PT.KAI Bangun Rel Ganda
Kamis, 13 Mei 2010 - 6:55 WIB
KALI DERES (Pos Kota) – Tiga ribu warga di 5 Rukun Warga, Kelurahan Semanan kini resah dengan rencana PT Kereta Api (KA) yang akan membangun rel ganda (Double Track) di kawasan tersebut.
Pasalnya, pembangunan rel ganda akan menutup jalur transportasi warga di Jl Gaga Raya sepanjang 700 meter dengan lebar 4,5 meter. Sehingga kawasan ini dikhawatirkan bakal terisolir dan menyebabkan ribuan usaha warga gulung tikar. PT. Kereta Api (Persero) didesak sediakan jalan pengganti sebelum menutup jalur utama tersebut.
Warga di RW 03, 04, 05, 08 dan 09 yang tergabung dalam Forum Warga Semanan (FWS) sepakat akan unjuk rasa dengan menutup jalan agar proyek pembangunan rel ganda tidak terlaksana. Penolakan oleh warga ditandai dengan memasang spanduk di depan pintu masuk Jl Gaga Raya yang intinya FWS mendukung pembangunan proyek PJKA, tapi menolak penutupan akses Jl Raya Gaga Utama Semanan.
“Kami bukannya menentang rencana pembangunan rel ganda, tapi kami menolak ditutupnya jalan utama ini oleh PT. Kereta Api (Persero). Meski lahan tersebut memang milik PT. Kereta Api (Persero),†kata Matsani, perwakilan FWS yang juga Sekretaris RW 03, Rabu (12/5).
Sebaliknya PT. Kereta Api (Persero) lanjutnya, harus menyediakan jalan pengganti sebelum ditutupnya jalan utama sebagai urat nadi transportasi di sini.
FWS sudah melayangkan surat protes kepada PT. Kereta Api (Persero) dan Walikota Jakbar Djoko Ramadhan. Jika penolakan tidak ditanggapi, warga mengancam akan turun ke jalan yang akan ditutup tersebut. Serta akan ke DPRD DKI untuk minta bantuan dari wakil rakyat itu.
Sejauh ini lanjut Matsani, rencana pembangunan rel ganda telah mulai digarap di RW 04 dan RW 09 dengan melakukan pengurukan tanah. Baik Matsani maupun warga lainnya mengeluhkan minimnya sosialisasi PT. Kereta Api (Persero) maupun perhatian dari pihak keluarga.
Ketua RW 03 Djamaludin menambahkan pemerintah seharusnya memprioritaskan pembangunan jalan 40 meter yang telah direncanakan sejak tahun 1990-an di kawasan ini tapi hingga sekarang tak terealisir. Padahal jika jadi dibangun, jalanan tersebut menghubungkan jalan Jakarta Outer Ring Road (JORR) sisi timur ke jalan Benteng Betawi, Ploris, Tangerang.
“Andai saja rencana jalan alternative 40 meter itu jadi dibangun, kami tidak begitu kebingungan seperti ini. Malah sekarang jalan utama mau ditutup untuk pembangunan rel ganda,†keluhnya.
Secara terpisah Lurah Semanan Ahmad Kafly Jaya menyayangkan lambannya PT. Kereta Api (Persero) dalam memberikan sosialisasi terhadap warganya berkaitan penutupan jalan untuk pembangunan rel ganda yang melintasi lahan di 5 RW.
“Kami belum bisa melakukan sosialisasi resmi ke warga berhubung sampai sekarang belum ada permintaan dari PT. Kereta Api (Persero),†katanya, Rabu (12/5).
Humas PT. Kereta Api (Persero) Sugeng mengatakan, PT. Kereta Api (Persero) sudah melakukan sosialisasi awal dengan melayangkan surat pemberitahuan rencana pembangunan rel ganda yang menghubungkan Stasiun kereta Duri hingga Tangerang. Walaupun lahan merupakan PT. Kereta Api (Persero), tapi tetap akan menyisakan jalan selebar 1 meter dari total 4,5 meter.
“Saya hanya Humas, secara teknis saya belum banyak tahu. Hanya saja PT. Kereta Api (Persero) pasti memiliki kepedulian terhadap warga,†ujar Sugeng. (Rachmi/ir)
[/spoiler]
salah tereak itu warga, itu lahan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) koq, mestinya tereak ke pemda setempat.
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Sedikit OOT, ada yang punya foto pembangunan jembatan layang antara stasiun Angke sampai jembatan KA Jl. Gedong Panjang enggak? Moga2 kesemrawutan lalu lintas kendaraan bermotor di PJL - PJL itu dah bisa keurus nantinya yah...
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
update berita...
[spoiler]
Quote:http://www1.kompas.com/read/xml/2010/07/....rel.ganda
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Diminta Tunda Pembuatan Rel Ganda
Jumat, 9 Juli 2010 | 18:01 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kota Jakarta Barat mengharapkan kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) unruk membangun rel ganda di Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, ditunda.
Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Barat Yusmada Faizal mengatakan, lokasi membangun rel ganda dari Stasiun Kampung Duri dan melintas di wilayah Semanan, hingga Tangerang, menggunakan Jalan Raya Gaga Utama yang selama ini menjadi akses jalan utama warga setempat.
"Sehingga jika harus dibangun di jalan itu, harus disediakan dulu tanah yang akan digunakan sebagai akses jalan alternatif sebelum rel ganda dibuat," kata Yusmada Faizal di Kantor Walikota Jakarta Barat, Jumat (9/7/2010).
Yusmada Faizal mengakui, meski Jalan Raya Gaga Utama milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero), namun sebagian tanah itu sudah menjadi jalan utama warga. Selama ini banyak warga mengandalkan jalan itu sebagai akses utama sekaligus urat nadi perekonomian warga sekitar.
"Sebagian lahan rel ganda tersebut terdapat akses jalan warga sepanjang sekitar 350 meter dengan lebar 4,5 meter. Sedangkan, pembangunan rel ganda mencapai panjang hingga sekitar 13 km," ujarnya.
Yusmada menyarankan, agar pembangunan dilakukan di lokasi lain dahulu yang tidak mengalami permasalahan. "Jangan sampai pembangunan rel terhambat karena permasalahan jalan 350 meter tersebut," katanya.
Bila pembangunan dijadwal ulang, hal itu bisa dimanfaatkan pemerintah kota maupun pemerintah provinsi untuk menginventarisasi lahan yang akan dibebaskan. Rencananya, lahan selebar 40 meter ke bagian selatan dari patok PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan dibuat jalan baru.
Konsekuensinya, rumah warga yang berada di sekitarnya harus digusur. "Ini berarti perlu dana pembebasan lahan. Kemungkinan dana pembebasan itu baru diusulkan pada APBD 2011," jelasnya.
Ia juga mengaku belum tahu pasti berapa lebar lahan yang akan dibebaskan. "Bisa saja kurang dari 40 meter jika anggaran tidak mencukupi, tetap ada negosiasi," ungkapnya.
Namun yang jelas, harus ada standar jarak aman antara rel kereta dengan pemukiman warga. Rencana itu merupakan rencana jangka panjang agar akses jalan yang selama ini ada bisa dicarikan penggantinya.
Editor: Glo
Sumber : ANTARA
[/spoiler]
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 409
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
2
(12-07-2010, 04:48 PM)ady_mcady Wrote: update berita...
[spoiler]
Quote:http://www1.kompas.com/read/xml/2010/07/....rel.ganda
PT. Kereta Api (Persero) Diminta Tunda Pembuatan Rel Ganda
Jumat, 9 Juli 2010 | 18:01 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah kota Jakarta Barat mengharapkan kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) unruk membangun rel ganda di Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, ditunda.
Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Barat Yusmada Faizal mengatakan, lokasi membangun rel ganda dari Stasiun Kampung Duri dan melintas di wilayah Semanan, hingga Tangerang, menggunakan Jalan Raya Gaga Utama yang selama ini menjadi akses jalan utama warga setempat.
"Sehingga jika harus dibangun di jalan itu, harus disediakan dulu tanah yang akan digunakan sebagai akses jalan alternatif sebelum rel ganda dibuat," kata Yusmada Faizal di Kantor Walikota Jakarta Barat, Jumat (9/7/2010).
Yusmada Faizal mengakui, meski Jalan Raya Gaga Utama milik PT. Kereta Api (Persero), namun sebagian tanah itu sudah menjadi jalan utama warga. Selama ini banyak warga mengandalkan jalan itu sebagai akses utama sekaligus urat nadi perekonomian warga sekitar.
"Sebagian lahan rel ganda tersebut terdapat akses jalan warga sepanjang sekitar 350 meter dengan lebar 4,5 meter. Sedangkan, pembangunan rel ganda mencapai panjang hingga sekitar 13 km," ujarnya.
Yusmada menyarankan, agar pembangunan dilakukan di lokasi lain dahulu yang tidak mengalami permasalahan. "Jangan sampai pembangunan rel terhambat karena permasalahan jalan 350 meter tersebut," katanya.
Bila pembangunan dijadwal ulang, hal itu bisa dimanfaatkan pemerintah kota maupun pemerintah provinsi untuk menginventarisasi lahan yang akan dibebaskan. Rencananya, lahan selebar 40 meter ke bagian selatan dari patok PT. Kereta Api (Persero) akan dibuat jalan baru.
Konsekuensinya, rumah warga yang berada di sekitarnya harus digusur. "Ini berarti perlu dana pembebasan lahan. Kemungkinan dana pembebasan itu baru diusulkan pada APBD 2011," jelasnya.
Ia juga mengaku belum tahu pasti berapa lebar lahan yang akan dibebaskan. "Bisa saja kurang dari 40 meter jika anggaran tidak mencukupi, tetap ada negosiasi," ungkapnya.
Namun yang jelas, harus ada standar jarak aman antara rel kereta dengan pemukiman warga. Rencana itu merupakan rencana jangka panjang agar akses jalan yang selama ini ada bisa dicarikan penggantinya.
Editor: Glo
Sumber : ANTARA
[/spoiler]
lintasan tangerang - poris tetep dikerjakan kayaknya.
Posts: 178
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
2
(24-01-2010, 09:09 AM)ady_mcady Wrote: nah, yang bingung itu yang wacana nyambungin ke karawaci. mau lewat mana? sudah penuh bangunan.
Mbangun jalan tol yang banyak untuk kepentingan pribadi aja bisa nggusur2 bangunan. Masa bikin rel yang murni 100 persen untuk kepentingan publik masih jadi kendala.. Kalo itu sih jelas banget, masalahnya bukan soal kepadatan bangunan. Tapi soal kemauan, niat, dan visi jangka panjang.
Posts: 1,287
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
4
(25-01-2010, 03:41 AM)sultan rakyat Wrote: (24-01-2010, 11:48 PM)sulovyo Wrote: kalau dilihat di TKP sepertinya rel duri-tangerang dulu memang pernah double track ya?? 
iya mas dulu pernah dobel trek, tp ga tau knpa pas beres jalur lamanya ditinggallin...perkiraan saya sih armada yg liwat masih dikit, jd itung2an biaya prawatan 2 trek ga masuk, akirna dpake 1 aj yg baru
ralat,jalur Duri-Tangerang dari dulu smpe skarang ST mas,kalo yg disebelah jalur baru itumah bekas jalur yg lama type R33 kyk jalur BOO-SI. Pas mau dielektrifikasi barulah dibuat jalur yg baru skarang dgn tdk menghilangkan jalur lama yg saat itu hnya dilalui oleh KRDH.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
|