Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sta. Pasuruan
#11
Bangil itu merupakan stasiun Besar dan umurnya lebih tua dari stasiun Pasuruan.......jadi ada 2 stasiun besar di satu petak
Reply
#12
(05-06-2010, 11:22 AM)sspraptama Wrote: Bangil itu merupakan stasiun Besar dan umurnya lebih tua dari stasiun Pasuruan.......jadi ada 2 stasiun besar di satu petak

Kl Sta Bangil tuh masuk Daop 8 mas...sedang Sta Pasuruan masuk Daop 9...walaupun Bangil tuh masih di wilayah Kabupaten Pasuruan...Bye Bye
Reply
#13
(06-06-2010, 02:11 PM)Den Baguse Wrote: Kl Sta Bangil tuh masuk Daop 8 mas...sedang Sta Pasuruan masuk Daop 9...walaupun Bangil tuh masih di wilayah Kabupaten Pasuruan...Bye Bye

Iya mas maksudnya disini karena Bangil merupakan stasiun yang cukup besar juga maka PAsuruan yang notabene jaraknya lumayan dekat dengan Bangil tidak menjadi pemberhentian para KA2 yang lewat begitu.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#14
(06-06-2010, 09:48 PM)Joe_cn Wrote:
(06-06-2010, 02:11 PM)Den Baguse Wrote: Kl Sta Bangil tuh masuk Daop 8 mas...sedang Sta Pasuruan masuk Daop 9...walaupun Bangil tuh masih di wilayah Kabupaten Pasuruan...Bye Bye

Iya mas maksudnya disini karena Bangil merupakan stasiun yang cukup besar juga maka PAsuruan yang notabene jaraknya lumayan dekat dengan Bangil tidak menjadi pemberhentian para KA2 yang lewat begitu.

Gak lumayan dekat se...jauh kang...BG secara administratif terletak di Kabupaten Pasuruan, sedangkan PS terletak di Kota Pasuruan, kalo dimisalkan di Kota Malang tu PS sebagai ML, BG sebagai KPN. Selain itu di antara PS dan BG terdapat stasiun non aktif Keraton. Menurut ane sepi bukan karena di anak tirikan, namun karena percabangan ke ML terletak di BG. Beda ceritanya kalo percabangan ke ML dulu terletak di PS, pasti stasiun ini rame tidak seperti sekarang.

[Image: a2vric.jpg]
Reply
#15
(07-06-2010, 06:24 AM)fun_plano Wrote:
(06-06-2010, 09:48 PM)Joe_cn Wrote:
(06-06-2010, 02:11 PM)Den Baguse Wrote: Kl Sta Bangil tuh masuk Daop 8 mas...sedang Sta Pasuruan masuk Daop 9...walaupun Bangil tuh masih di wilayah Kabupaten Pasuruan...Bye Bye

Iya mas maksudnya disini karena Bangil merupakan stasiun yang cukup besar juga maka PAsuruan yang notabene jaraknya lumayan dekat dengan Bangil tidak menjadi pemberhentian para KA2 yang lewat begitu.

Gak lumayan dekat se...jauh kang...BG secara administratif terletak di Kabupaten Pasuruan, sedangkan PS terletak di Kota Pasuruan, kalo dimisalkan di Kota Malang tu PS sebagai ML, BG sebagai KPN. Selain itu di antara PS dan BG terdapat stasiun non aktif Keraton. Menurut ane sepi bukan karena di anak tirikan, namun karena percabangan ke ML terletak di BG. Beda ceritanya kalo percabangan ke ML dulu terletak di PS, pasti stasiun ini rame tidak seperti sekarang.

Kalau boleh tahu, stasiun Pasuruan dibangun tahun berapa?
Hemat saya sih, sbenarnya yang mengenaskan adalah nasib Stasiun Banyuwangi lama. Mestinya selain Pasuruan, Daop 8 juga peduli thd St Bwi/

Salam Spoor,
Reply
#16
(24-06-2010, 01:42 PM)Toto Wrote: Kalau boleh tahu, stasiun Pasuruan dibangun tahun berapa?
Hemat saya sih, sbenarnya yang mengenaskan adalah nasib Stasiun Banyuwangi lama. Mestinya selain Pasuruan, Daop 8 juga peduli thd St Bwi/

Salam Spoor,

DAOP 9 maksudnya kang Ngikik

Setau ane PS tu dibangun sekitar 1870-an. Gak hanya PS dan BWI aja sebenernya om, stasiun2 kecil yang sudah mati (non aktif) seperti st. Kraton, st. Nguling, st. Jati, dll. juga harus dilestarikan. Sekarang aja kondisinya sangat memprihatinkan...

[Image: a2vric.jpg]
Reply
#17
Kalo kabat hingga banyuwangi itu kan jalurnya dah lama mati....




out of topic
Reply
#18
(06-06-2010, 02:11 PM)Den Baguse Wrote:
(05-06-2010, 11:22 AM)sspraptama Wrote: Bangil itu merupakan stasiun Besar dan umurnya lebih tua dari stasiun Pasuruan.......jadi ada 2 stasiun besar di satu petak

Kl Sta Bangil tuh masuk Daop 8 mas...sedang Sta Pasuruan masuk Daop 9...walaupun Bangil tuh masih di wilayah Kabupaten Pasuruan...Bye Bye

wah baru tahu neh...saya pikir sta bangil dan sta pasuruan DAOP 8 semua...habis lebih dekat ke surabaya sih...NgakakNgakak

thanks inpo2nya gan
Xie Xie
Reply
#19
(25-06-2010, 03:42 PM)nugroho adi Wrote: wah baru tahu neh...saya pikir sta bangil dan sta pasuruan DAOP 8 semua...habis lebih dekat ke surabaya sih...NgakakNgakak

thanks inpo2nya gan
Xie Xie

Sta Bangil memang punya DAOp 8 mas, tapi mulai Sta Pasuruan ke timur itu milik Daop 9 mas.
Back to topic

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#20
(24-06-2010, 05:17 PM)fun_plano Wrote:
(24-06-2010, 01:42 PM)Toto Wrote: Kalau boleh tahu, stasiun Pasuruan dibangun tahun berapa?
Hemat saya sih, sbenarnya yang mengenaskan adalah nasib Stasiun Banyuwangi lama. Mestinya selain Pasuruan, Daop 8 juga peduli thd St Bwi/

Salam Spoor,

DAOP 9 maksudnya kang Ngikik

Setau ane PS tu dibangun sekitar 1870-an. Gak hanya PS dan BWI aja sebenernya om, stasiun2 kecil yang sudah mati (non aktif) seperti st. Kraton, st. Nguling, st. Jati, dll. juga harus dilestarikan. Sekarang aja kondisinya sangat memprihatinkan...

Iya..... hehehe Daop 9 (lali). Kalau mau fair sih gitu.... Tidak hanya Stasiun Pasuruan saja. Stasiun Bwi dan sdaudara-saudaranya pun perlu dilestarikan.

Ini gambar St Bwi Jadul yang sekarang merana:

Stasiun Banyuwangi Lama

Salam Spoor,
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)