Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Bukan karena menetap di Jabodetabek, tapi emang aku lebih suka yang no.2. Suaranya memberi semangat menggebu sebagai penyuka KA. Coba deh ke PJL di prapatan Permata Hijau dan PJL di Roxy. PJL Permata Hijau tipe yg no.2 (teng teng), justru yg di PJL Roxy malah sebaliknya. Aneh yah... Apalagi di PJL Jl. Latumenten di Jakarta. Sama2 1 jenis yg silang 1 tapi suara sirinenya beda2. Khusus yg suara wanita coba jangan ibu2 yah... tapi diganti minimal kayak suara cewek yang di bus - bus Trans Jakarta.
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Lebih suka yang nomor 1, karena suara itulah yang memperkenalkan saya dengan dunia kereta api.he3.
Dimanapun kalo ada suara itu hati saya langsung bergejolak.wakakakakakakak
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Tapi kadang2 saya malah kurang suka dengan suara perempuan yang mensosiaisasikan UU itu malah kesannya gimana gitu karena diulang-ulang.
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 939
Threads: 0
Joined: Dec 2009
lebih khas indonesia. hehehe