Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PG Gondang Baru luncurkan Kereta Uap Gendismanis
#51
Lok Merah Biru berita terbaru mengenai kereta gendismanis sampai tgl. 04 juli 2010; waktu kemaren saya kesana kereta belum jalan masih berada di dalam kandang, kata petugasnya sih belum tahu kapan mau di jalankan... terus untuk penelusuran lok pindahan dari pg. ceper baru, setelah saya mblusuk ke pg. seper baru trus ke pg. gondang ternyata sudah tidak ada lagi...untuk lok uap yang tersisa di pg. gondang hanya kereta gendis manis...yang lainnya lok diesel semua...Sedih
kangen.... Lok Merah Biru  Sedih
Reply
#52
Mas-mas, newbie ikut nimbrung ya...
Kalo gak salah di salah satu pabrik gula deket Maospati (deket lanud Iswahjudi) masih banyak menyimpan loko lori kuno, dulu kalo lewat situ mau ke madiun pas musim giling masih banyak beroperasi, kayaknya masih layak untuk dihidupkan lagi.
Ngomong2 loko di madukismo kalo mau dihidupkan di Gondang, kendalanya beda institusi, madukismo dibawah rajawali group sedangkan gondang punya ptpn (koreksi kalo saya salah), jadi agak susah juga nego2nya. Bagusnya sih dihidupkan aja di madukismo, sekalian menghidupkan lori wisata kembali & sebenarnya kalo jalur lori lama dari madukismo ke kasongan dihidupkan lagi maka akan lebih menarik tujuan wisata yg sudah terkenal.
Reply
#53
(05-07-2010, 02:36 PM)169169 Wrote: Mas-mas, newbie ikut nimbrung ya...
Kalo gak salah di salah satu pabrik gula deket Maospati (deket lanud Iswahjudi) masih banyak menyimpan loko lori kuno, dulu kalo lewat situ mau ke madiun pas musim giling masih banyak beroperasi, kayaknya masih layak untuk dihidupkan lagi.
Ngomong2 loko di madukismo kalo mau dihidupkan di Gondang, kendalanya beda institusi, madukismo dibawah rajawali group sedangkan gondang punya ptpn (koreksi kalo saya salah), jadi agak susah juga nego2nya. Bagusnya sih dihidupkan aja di madukismo, sekalian menghidupkan lori wisata kembali & sebenarnya kalo jalur lori lama dari madukismo ke kasongan dihidupkan lagi maka akan lebih menarik tujuan wisata yg sudah terkenal.

iya mas kalo' waktu saya lewat madiun di pg situ memang masih banyak lok uap, tapi saya belum pernah mblusuk kesitu, kalo pg. madukismo sama pg. gondang memang beda institusi kok mas, kamaren saya ke gondang waktu nyari lok uap yang dari pg. ceper sempat tanya teritorialnya pg. gondang ternyata milik bumn,
kangen.... Lok Merah Biru  Sedih
Reply
#54
[quote='animaX' pid='154332' dateline='1272596723']
[quote]
Layani wisatawan, PG Gondang Baru siap luncurkan kereta uap Gendismanis

29 April 2010

Klaten (Espos)--Pabrik Gula (PG) Gondang Baru, Klaten bersiap meluncurkan kereta uap Gendismanis Gondangwinangun guna melayani wisatawan yang ingin mengunjungi warisan cagar budaya ini.

Administratur PG Gondang Baru, Hanung Tri Hutomo kepada Espos, Kamis (29/4), mengungkapkan kereta uap Gendismanis Gondangwinangun itu rencananya akan diluncurkan pada saat upacara Tebu Temanten yang akan digelar pada tanggal 15 Mei mendatang.

Menurutnya, diluncurkannya kereta uap Gendismanis Gondangwinangun itu akan menambah sarana wisata yang sebelumnya ditawarkan antara lain Museum Gula, taman bermain, rest area, bangunan bersejarah, dan lain-lain. “Melaui kereta uap ini, wisatawan nanti bisa mengelilingi komplek PG Gondang Baru untuk melihat langsung bagaimana proses produksi tebu dengan menggunakan peralatan kuno, mengamati jenis bangunan kuno, melihat koleksi di dalam Museum Gula, dan lain-lain,” ujar Hanung.

Hanung menjelaskan, pada masa kejayaan PG Gondang Baru, kereta uap bermerek Orenstein & Koppel ini biasa digunakan untuk mengangkut tebu dari sejumlah kebun menuju pabrik. Kereta uap buatan Berlin, Jerman pada 1931 itu sempat mangkrak karena alat pengangkut tebu sudah bergeser ke jenis angkutan truk. Dia menceritakan, upaya perbaikan kereta uap itu sudah dimulai pada bulan November 2009 lalu. Hingga kini, kereta itu mempunyai satu unit gerbong berukuran besar dan tiga unit gerbong berukuran kecil.

“Satu gerbong yang besar mampu mengangkut sebanyak 20 orang. Sementara satu gerbong kecil bisa mengangkut sebanyak 12 orang,” papar dia.

http://www.solopos.com/2010/klaten/layan...anis-20130[/quote]

ada yang punya pictnya? Playboy
[/q

Kalo mau naik lori wisata itu, tiketnya berapa? apakah dijalankan reguler atau harus carter? kalau harus carter berapa harganya?
Reply
#55
Dari pengamatan pakdhe Rob Dickinson pd kunjungan bulan Juli ini, D 8 RENDENG bersama gerbongnya masih tidur di dipo Gondang. Lokonya terlihat berdebu, mungkinkah tdk pernah dijalankan?

D 8 RENDENG
[Image: steamyjava10182.jpg]

Gerbong wisatanya
[Image: steamyjava10183.jpg]

Sumber
Reply
#56
(25-07-2010, 11:18 AM)sepur_lori Wrote: Dari pengamatan pakdhe Rob Dickinson pd kunjungan bulan Juli ini, D 8 RENDENG bersama gerbongnya masih tidur di dipo Gondang. Lokonya terlihat berdebu, mungkinkah tdk pernah dijalankan?

D 8 RENDENG
[Image: steamyjava10182.jpg]

Gerbong wisatanya
[Image: steamyjava10183.jpg]

Sumber


Apalagi musim giling semua jalur penuh lori tebu sehingga praktis D8 Rendeng tidur total sampai kereta wisata juga libur..
Sedih
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#57
(25-07-2010, 12:41 PM)eko winarno Wrote:
(25-07-2010, 11:18 AM)sepur_lori Wrote: Dari pengamatan pakdhe Rob Dickinson pd kunjungan bulan Juli ini, D 8 RENDENG bersama gerbongnya masih tidur di dipo Gondang. Lokonya terlihat berdebu, mungkinkah tdk pernah dijalankan?

D 8 RENDENG
[Image: steamyjava10182.jpg]

Gerbong wisatanya
[Image: steamyjava10183.jpg]

Sumber

Apalagi musim giling semua jalur penuh lori tebu sehingga praktis D8 Rendeng tidur total sampai kereta wisata juga libur..
Sedih

Berarti kemungkinan bisa jalan itu setelah musim giling selesai ya?
Reply
#58
(25-07-2010, 05:32 PM)sepur_lori Wrote:
(25-07-2010, 12:41 PM)eko winarno Wrote:
(25-07-2010, 11:18 AM)sepur_lori Wrote: Dari pengamatan pakdhe Rob Dickinson pd kunjungan bulan Juli ini, D 8 RENDENG bersama gerbongnya masih tidur di dipo Gondang. Lokonya terlihat berdebu, mungkinkah tdk pernah dijalankan?

D 8 RENDENG
[Image: steamyjava10182.jpg]

Gerbong wisatanya
[Image: steamyjava10183.jpg]

Sumber

Apalagi musim giling semua jalur penuh lori tebu sehingga praktis D8 Rendeng tidur total sampai kereta wisata juga libur..
Sedih

Berarti kemungkinan bisa jalan itu setelah musim giling selesai ya?


Belum bisa dipastikan karena bantalan sudah banyak yang lapuk serta rel juga sudah pating pleyot.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#59
Sudah lama tdk terdengar beritanya ini KA wisata yg jalan kok cenderung pakai yg diesel ya? D 8 RENDENG apa tdk laku?
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)