Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jalur Trans-Sumatera
#61
(03-01-2010, 11:33 PM)editpes Wrote: wah kalo beda gauge gitu berarti nanti pas masuk jawa,merak misalnya ganti kereta dong ?

Jelas ganti.

Situasi seperti itu dulu pernah ada. Berganti kereta karena ganti gauge. Ada yang karena beda perusahaan, meskipun dual gauge (lintas SLO-YK era NISM-SS). Ada yang penumpangnya pindah kereta karena pertemuan dua gauge (Besitang dan Karawang) dan beberapa stasiun lain seperti di Balung, lintas Rambipuji-Lumajang (CMIIW).

[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]
Reply
#62
Saya kok lebih setuju di Indonesia satu jenis gauge aja ya (1067 mm), agar mutasi gerbong dan lok ke daerah2 di Indonesia lebih mudah dan murah.
Loco Project Designer for better Indonesian Railways Tengsin
Reply
#63
Kayaknya jalur Trans Sumatera benar-benar akan terwujud, Mungkin pemerintah telah baca Forum ini ya sehingga akan membangun jalur trans sumatera.
Ini beritanya walau udah terlambat:
Quote:Kereta Api Trans Sumatra Akan Terwujud

Medan, 16/12 (ANTARA) – Anggota Komisi V DPR-RI, Agus Bastian mengatakan, pembangunan jaringan kereta api (KA) trans Sumatra yang menyambungkan Lampung sampai Aceh pada saat akan bisa direalisasikan.

Kereta api trans Sumatra itu sangat penting untuk semakin memacu perekonomian di wilayah Sumatra, katanya di sela kegiatan kunjungan kerja anggota DPR-RI di Stasiun Besar Kereta Api Medan, Rabu.

Dia mengatakan, jaringan kereta api itu harus terwujud meski pembangunan infrastuktur KA itu membutuhkan investasi yang cukup besar, namun kedepannya fasilitas transportasi itu lebih menguntungkan dan murah dibanding angkutan darat lainnya.

“Rata-rata infrastruktur di Sumatra masih banyak yang rusak berat, maka dengan terwujudnya pembangunan trans-Sumatra tersebut dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih baik dibanding menggunakan angkutan darat lain,” katanya.

Menurut dia, hal yang sangat perlu dilakukan terlebih dahulu dalam pembangunan jalur kereta api tersebut adalah pembebasan lahan karena itu menyangkut kepentingan orang banyak sehingga lebih dahulu perlu kesepakatan antara masyarakat dengan pemerintah setempat.

“Perbaikan sarana dan prasarana serta infrastruktur merupakan tugas dari pemerintah daerah dan pusat, jadi bukan hanya tanggung jawab PT KA,” ujarnya.

Dia menambahkan, pentingnya pembangunan jalur tersebut, mengingat potensi angkutan barang dan angkutan penumpang cukup sama besarnya, sehingga pembangunan tersebut dapat memudahkan dalam hal pengiriman barang dan jasa lainnya.

Sementara itu, Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut dan NAD, Suhendro Budi Santoso, mengatakan, pelaksanaan pembagunan jalur KA trans Sumatra memang belum terealisasi dengan baik karena pihaknya terlebih dahulu harus menunggu kebijakan Departemen Perhubungan.

“Saat ini jalur yang baru terealisasi adalah jalur dari Lhokseumawe sampai arah Bireun di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam saja, dimana panjang jalurnya baru mencapai 16 kilometer,” katanya. ***4***
Sumber:Antara News

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#64
kalo udah terealisir trans sumatera langsung aja disambung trans asia, tapi kapan ya?ada yang tau infonya? makasih sebelumnya
Reply
#65
Quote:Rp 5,8 T untuk Bangun Rel KA di Sumatera
Jumat, 7 Mei 2010 | 21:55 WIB
KOMPAS/HELENA F NABABAN
Beberapa pekerja, Kamis (28/2), memperbaiki rel di Kilometer 11 Bandar Lampung yang melengkung. Pada tahun ini, PT Kereta Api Divisi Regional III.2 menargetkan mampu mengangkut 7,5 juta ton batu bara dari Tanjung Enim, Sumatera Selatan, ke Tarahan, Lampung Selatan. Namun, di jalur itu terdapat rel yang melengkung tajam sepanjang 30 kilometer.

MEDAN, KOMPAS.com - Investasi yang dibutuhkan membangun jaringan rel kereta api dari Lhokseumawe hingga perbatasan Sumatera Utara dengan Riau mencapai Rp 5,8 triliun. Kemampuan keuangan pemerintah daerah tidak mungkin membiayai pembangunan jaringan rel kereta api yang bakal menjadi cikal bakal Sumatera Railways tersebut. Salah satu alternatif pembiayaana adalah pinjaman luar negeri oleh pemerintah pusat.
Keuangan pemerintah daerah jelas sangat terbatas dan tak sanggup jika harus menanggung biaya pembangunannya.
-- Riadil

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis mengatakan, investasi yang dibutuhkan untuk membangun satu meter rel kereta api sebesar Rp 9 juta. Riadil mengungkapkan, jaringan rel baru yang hendak membentang dari Lhokseumawe di Aceh hingga ke Kota Pinang di dekat perbatasan Provinsi Sumut dengan Riau.

Rel kereta api yang hendak dibangun dari Lhokseumawe hingga Besitang di Kabupaten Langkat Sumut, panjangnya mencapai 485 kilometer (km). Sedangkan rel kereta api dari Besitang-Pangkalan Brandan hingga Medan panjangnya 100 km. Jika ditambah dengan penambahan rel kereta api baru dari Rantau Prapat (Ibu Kota Kabupaten Labuhan Batu) hingga ke Kota Pinang (Ibu Kota Kabupaten Labuhan Batu Selatan) yang berdekatan dengan Provinsi Riau, butuh rel kereta api sepanjang 62 km.

"Total investasi yang dibutuhkan untuk membangun rel kereta api dari Lhokseumawe menuju Kota Pinang mencapai Rp 5,823 triliun. Keuangan pemerintah daerah jelas sangat terbatas dan tak sanggup jika harus menanggung biaya pembangunannya," kata Riadil di Medan, Jumat (7/5/2010).

Riadil mengatakan, sebenarnya proyek Sumatera Railways ini telah digodok di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Bahkan konsep Sumatera Railways, menurut Riadil telah masuk dalam rancangan Peraturan Pemerintah tentang tata ruang Pulau Sumatera. "Kalau memungkinkan memang harus ada pinjaman lunak untuk membiayai pembangunan jaringan rel kereta api di Sumatera ini," katanya.

Sumber dari Kompas

Masih berkutat soal dana, yg 6,7 Trilyunan gampang banged ngeluarinnya cuman itungan bulan udah mbrojol, yg 5,8 Trilyun masih cari utangan sono sini...
Kesel2 ta' bikin percetakan duit aja deh Ngakak
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#66
alasan klise...niat nggak sih pemerintah kita ?
Reply
#67
(13-05-2009, 02:48 AM)t21 Wrote: Di sumatera ada ka yg jurusan,Bandar Lampung-medan pp ga??Lsg dr penyebrangan ferry bakauheni s/d kota2 besar seluruh sumatera..pasti peminat bejibun..

bener banget, pasti rame tuh.
Reply
#68
waktu kemaren2 ada pameran dephub... ane liat maket jembatan selat sunda ditengah2nya ada jalan kereta 2 jalur
selain ada jalan mobil 6 lajur,, pasti bisa neh jalan2 naek kereta dari jawa - sumatera
tapi kapan selesainya tuh jembatan???
S35
Reply
#69
(31-10-2008, 08:17 PM)abby Wrote: Selain proyek rehabilitasi jalur Aceh, ada nggak rencana jalur-jalur KA baru yang mau dibangun di Sumatera?


Rencana mah banyak mulai jalur Kota Padang - Pulai Bai (Bengkulu) di lintas Lahat - Lubuk linggau.
Kertapati - Tanjung Api2 ....Tapi.....Sakitprogressnya ne belum denger. Soalnya tiap bulan ane bolak-balik Bogor Lahat tapi gak liat progress.....
Reply
#70
(20-07-2010, 12:10 PM)kentank14 Wrote: waktu kemaren2 ada pameran dephub... ane liat maket jembatan selat sunda ditengah2nya ada jalan kereta 2 jalur
selain ada jalan mobil 6 lajur,, pasti bisa neh jalan2 naek kereta dari jawa - sumatera
tapi kapan selesainya tuh jembatan???

wah asyik tu.....
bisa jd jembatan KA terpanjang d indonesia.
y mudah2n aja terealisasikan.
jangan kayak jembatan suramadu yg jelek rancanganx coz gak ada jalur KAx NgakakNgakakNgakak
biarpun jalur lori tertutup tanah, kau takkan luput dari pandanganku.........Was Was
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)