Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
gak juga. dulu malah yang mau bikin subway blok m-kota tahun 1997 an itu kalo gak salah grupnya bakrie. trus mbak tutut juga mau bikin triple decker buat koridor lain.
ndilalah tahun 98 ada krisis ekonomi dan kerusuhan nasional, bubar semuanya.
bayangin aja proyek subway yang waktu itu per km nya cuma 200 milyar, sekarang jadi 1 trilili... siapa yang sanggup bro.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 68
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
0
Apapun solusinya ga akan memerangi kemacettan, semakin tahun pertumbuhan penduduk dan urbanisasi semakin membludak di Jakarta, pakai subway ga akan mampu, tiap tahun tanah di jakarta menurun 12cm. MRT ??? dana nya darimana ?? jmurah-meriah busway pun tidak mampu menanggulangi kemacetan. KEMACETAN GA HILANG tapi DIPINDAHKAN !!! Jangan optimis hilangkan macet, solusi terbaik adalah pindahkan pusat pemerintahan dan buat lapangan kerja baru di daerah.
RF supra damartya, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
pak supra, busway gak efektif karena armadanya kurang banyak. lha gimana? mengadakan bus ber bbm gas, infrastruktur spbg nya bermasalah.
coba ditambah dulu bus nya biar headwaynya jadi pendek. trus dipanjangkan sampai pinggir jakarta. dan jangan naikkan tarif sampai goceng.
kalo cuma pindahkan pusat pemerintahan, gak efektif juga karena jakarta tetap jadi pusat bisnis dan perdagangan. kalo dibalik, baru bisa. pindahkan pusat perdagangan, ibukota tetap di batavia.
pilih yang mana?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 30
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
0
wih krl metro nya keren-keren makasih ya atas penjelasanya
RF agung s, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 876
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
20
Kalau saya lebih memilih MRT
Soalnya lebih aman kalau misalnya Jakarta sedang kebanjiran
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Posts: 1,376
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
12
Kabar tiang pancang MRT yg dimulai tahun depan gimana nih?
Jgn2 tiang pancangnya 2011 tp jadinya tahun 2030
:'(
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
Posts: 519
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
Klo pemerintah mw serius nanganin kemacetan lalu lintas, mending buruan deh kelarin tuh proyek. mw Subway atw MRT apa ajalah. Masyarakat butuh moda transportasi yg cepat, murah, dan aman. Dan anti macet.
" Pecinta Rangkas jaya "
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
Quote:http://www.jakartapress.com/www.php/news...Habibie.jp
Foke Konsultasi MRT ke Habibie
lokasi: Home / Berita / Ibu Kota / [sumber: Jakartapress.com]
Jumat, 24/09/2010 | 07:09 WIB
Jakarta - Gagasan pengembangan moda transportasi publik berupa Mass Rapid Transit yang digaungkan sejak 1986, merupakan saran mantan Presiden BJ Habibie yang saat itu masih menjabat sebagai kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Untuk merealisasikan rencana pembangunan MRT Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pun mendatangi Habibie di kediamannya. Sebab, perkembangan Jakarta juga tidak luput dari saran-saran berbagai pihak. Salah satunya gagasan Habibie soal MRT yang dilontarkan sejak 24 tahun lalu.
"Jika MRT tidak segera dibangun, Jakarta pada 2016 sudah kolaps," kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, saat mengunjung Habibie di rumahnya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/9).
Foke menilai sejak gagasan pembuatan MRT muncul, terkendala dengan dukungan dari pemerintah. Sehinga perkembangannya belum sampai tahap pembuatan. Namun inisiatif pembangunan MRT tersebut, merupakan modal bagi Pemprov DKI Jakarta untuk mendapatkan pengetahuan. "Itu menjadi modal dasar kita untuk bergerak," ujarnya.
Ia menjelaskan, keamanan MRT dari bahaya banjir maupun gempa sudah diperhitungkan. Terlebih untuk stasiun bawah tanah yang lebih difokuskan pada pengamanan bahaya banjir. Untuk itu, pihaknya juga menggandeng pemerintah Jepang yang mempunyai pengalaman tentang bencana gempa. "Untuk bahaya bencana kita belajar dari kota-kota lain yang struktur tanahnya lebih buruk dari Jakarta," paparnya.
Pembangunan MRT sendiri merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Untuk itu, tanggung jawab dan kewajiban dibagi sesuai dengan proporsinya masing-masing. Ia optimis kerja sama yang baik dan dukungan dari pemerintah pusat dapat terjalin hingga pembangunan MRT rampung.
Untuk pembangunan pendukung sistem transportasi di Jakarta, Habibie menyarankan pemberlakukan ERP. Nantinya dalam kawasan yang diberlakukan ERP juga terdapat alat transportasi lainnya yang nyaman. Sehingga masyarakat dapat menggunakannya secara maksimal. Sementara untuk penggunaan air tanah, perlu adanya tandon-tandon yang dapat menghasilkan air baku untuk dijernihkan. Karena cadangan air bersih yang cukup menjadi substansial untuk warga Jakarta.
"Jika tata ruang terintegrasi baik dengan trasportasi, biaya maupun waktu yang dikeluarkan akan jauh lebih hemat seperenamnya. Banyak keuntungan ekonomis jika tata ruang ini terintegrasi. Inefisiensi yang terjadi saat ini karena kurang sinkronnya tata ruang dengan transportasi itu sendiri," terangnya.
Habibie juga mengaku prihatin dengan perkembangan Jakarta saat ini, yang disebabkan oleh masalah tranportasi, tata ruang, dan air. Untuk itu, dirinya ingin mendengar langsung penjelasan mengenai permasalahan yang terjadi dari Gubernur DKI Jakarta sendiri. "Pertanyaan yang saya ajukan tadi, diharapkan memberikan rangsangan kepada para pakar, sehingga mereka akan bekerja sesuai dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Saya bersedia memberikan pandangan-pandangan dan saran jika dibutuhkan lagi," tandasnya. (Beritajakarta.com)
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Hal termurah yang bisa diadakan di Jakarta perihal MRT adalah mengenyahkan semua KRL ekonomi yang dekil dan kotor, dan menggantinya semua dengan KRL AC.
Lalu semua stasiun KRL dibuat bersih dan steril. Dan KRL AC tersebut harus berhenti di semua stasiun, termasuk Gambir sekalipun.
Selain itu tarif KRL dibuat berdasarkan jarak. Makin dekat makin murah, makin jauh makin mahal.
Sebenarnya KRL di Jakarta itu adalah MRT dalam artian sesungguhnya (Mass Rapid Transit=Angkutan Cepat Massal). Dari jaman Belanda KRL itu dibuat sebagai angkutan massal yang cepat, nyaman, dan murah.
Namun apa yang terjadi sekarang, KRL di Jakarta beralih menjadi kombinasi KA pasar (yang murahan) dan KA ekspress (yang terlalu mahal untuk KA komuter, dan terlalu sedikit berhentinya). Dan ini jelas menyimpang dari alasan kenapa kok dulu KRL diadakan....
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
tapi mas bagus, mayoritas pengguna krl adalah warga bodetabek, bukan warga jakarta. kalo dipersentase mungkin bisa 20-80 % mas. oleh karenanya, seandainya pun krl dibuat bagus pelayanannya, armadanya, tetap gak bisa mengurangi penggunaan mobil dijakarta. karena warga jakarta sedikit sekali yang naik krl.
nah, kalo menurut saya, rapit transit nya jakarta itu ya apalagi kalo bukan busway. karena semua koridornya ada didalam wilayah jakarta, maka hampir semua pengguna busway adalah warga jakarta.
itulah sebabnya, mrt koridor 1 dibuat untuk mengganti koridor busway blok m-kota. demikian pula koridor timur-barat bakal mengeliminasi busway koridor 2 dan 3 kelak.
cmiiw
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
|