Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
(05-01-2011, 08:14 PM)joe cole Wrote: Mutsel sebelum livery K-2 striping biru kyk sekarang....
Mutsel punya Livery garis2 biru toska, kyk K-1 satwa n di tiap gerbong ada namanya "Mutiara Selatan"
keren diliatnya
Betul sekali. Sayang sekarang kayaknya ga bisa begitu deh. Malah sekarang gerbongnya Mutsel ada yang bertuliskan "Argo Parahyangan"...
BTW, saya mau tanya opini temn-teman RF, terutama yang sering bepergian menggunakan KA relasi Bandung-Surabaya. Memperhatikan jadwal Mutsel yang sekarang (103 SGU 16:30 BD 05:41, 104 BD 17:00 SGU 06:11), dan sering telat tiba di tujuan (dan kalau Mutsel telat, sudah dipastikan KA jarak jauh dibelakangnya juga pasti telat, terutama Turangga yang melayani relasi Bandung-Surabaya PP sama seperti Mutsel), bagaimana kalau KA ini dijadikan KA "siang" dan bukan KA malam kayak sekarang. Dan, kalau bisa juga, KA Satwa ini dijadikan KA Satwa-Eksis? Jadi kan bisa menjadi alternatif penumpang, terutama yang memilih naik K1 (kalo K2 BD-SGU/sebaliknya ya memang cuma ada Mutsel), yang tidak sempat naik Argo Wilis ("terlalu pagi" - 07:00 dari BD/07:30 dari SGU) tapi ingin lebih cepat sampai di Surabaya/Bandung (kalo naik Turangga sampainya jam 06:14 - tujuan BD - atau 07:40 - tujuan SGU - belum jika terjadi keterlambatan)...
Untuk itu, pemikiran saya, bagaimana jika Mutsel bakal dijadikan KA "siang", KA tersebut diberangkatkan jam 10:30, paling telat jam 11:00 dari kedua tujuan, sehingga (asumsi saya) KA tiba on-time jam 11 malam di tujuan akhir. Selain itu, khusus relasi BD-SLO/sebaliknya, kan bisa juga menjadi alternatif KA siang selain Lodaya Pagi dan Malam...
Dan untuk formasi Eksis-nya, bagaimana kalau formasinya 3 K1-4 K2? Dan otomatis jika KA ini menjadi Satwa Eksis, berarti nomor KA "mengecil" juga donk, berarti bisa mengurangi waktu tempuh sekarang yang, menurut jadwal yang saya punya, 12 jam 41 menit...
Bagaimana kira-kira menurut teman-teman yang lain? Silakan menyampaikan pendapatnya...
(N.B.: Sengaja saya ga buat thread baru karena masih menyangkut soal KA Mutsel, dan bukan merancang KA baru untuk relasi BD-SGU PP)
Posts: 846
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
(09-01-2011, 05:15 PM)dtRAiNeR Wrote: (05-01-2011, 08:14 PM)joe cole Wrote: Mutsel sebelum livery K-2 striping biru kyk sekarang....
Mutsel punya Livery garis2 biru toska, kyk K-1 satwa n di tiap gerbong ada namanya "Mutiara Selatan"
keren diliatnya
Betul sekali. Sayang sekarang kayaknya ga bisa begitu deh. Malah sekarang gerbongnya Mutsel ada yang bertuliskan "Argo Parahyangan"...
BTW, saya mau tanya opini temn-teman RF, terutama yang sering bepergian menggunakan KA relasi Bandung-Surabaya. Memperhatikan jadwal Mutsel yang sekarang (103 SGU 16:30 BD 05:41, 104 BD 17:00 SGU 06:11), dan sering telat tiba di tujuan (dan kalau Mutsel telat, sudah dipastikan KA jarak jauh dibelakangnya juga pasti telat, terutama Turangga yang melayani relasi Bandung-Surabaya PP sama seperti Mutsel), bagaimana kalau KA ini dijadikan KA "siang" dan bukan KA malam kayak sekarang. Dan, kalau bisa juga, KA Satwa ini dijadikan KA Satwa-Eksis? Jadi kan bisa menjadi alternatif penumpang, terutama yang memilih naik K1 (kalo K2 BD-SGU/sebaliknya ya memang cuma ada Mutsel), yang tidak sempat naik Argo Wilis ("terlalu pagi" - 07:00 dari BD/07:30 dari SGU) tapi ingin lebih cepat sampai di Surabaya/Bandung (kalo naik Turangga sampainya jam 06:14 - tujuan BD - atau 07:40 - tujuan SGU - belum jika terjadi keterlambatan)...
Untuk itu, pemikiran saya, bagaimana jika Mutsel bakal dijadikan KA "siang", KA tersebut diberangkatkan jam 10:30, paling telat jam 11:00 dari kedua tujuan, sehingga (asumsi saya) KA tiba on-time jam 11 malam di tujuan akhir. Selain itu, khusus relasi BD-SLO/sebaliknya, kan bisa juga menjadi alternatif KA siang selain Lodaya Pagi dan Malam...
Dan untuk formasi Eksis-nya, bagaimana kalau formasinya 3 K1-4 K2? Dan otomatis jika KA ini menjadi Satwa Eksis, berarti nomor KA "mengecil" juga donk, berarti bisa mengurangi waktu tempuh sekarang yang, menurut jadwal yang saya punya, 12 jam 41 menit...
Bagaimana kira-kira menurut teman-teman yang lain? Silakan menyampaikan pendapatnya...
(N.B.: Sengaja saya ga buat thread baru karena masih menyangkut soal KA Mutsel, dan bukan merancang KA baru untuk relasi BD-SGU PP)
klo saya setuju mas apalagi KA ke surabaya sangat bnyk peminatnya untuk kelas eksekutif satwa hanya ada KA turangga n untuk kelas Argo hanya satu satunya kelas Argo yg dari bandung ke surabaya yaitu Argo wilis.
saya sangat berharap ada KA campuran eksis yg jln siang sebagai pilihan untuk penumpang yg tidak kebagian KA Argo wilis dan Lodaya.
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Posts: 1,832
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
50
9 Januari 2011, KA 104 ditarik CC203xx dengan stanformasi gerbong KMP1 + 7K2 + B. Sampe SGU jam 7.42 (seharusnya 6.11)
Posts: 169
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
1
Jangan Khawatir, Mulai 2012 Mutsel+Ka Bisnis Lainnya akan Ber-AC smw
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Jadwal terbaru KA Mutiara Selatan 103-104...
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
Hari ini (26/01) KA 104 terlihat di PJL 163 Jl. Merdeka ditarik CC 203 11 BD dengan membawa MP1-99501 BD dan 7 K2, plus 1 B cheetah.
Posts: 1,832
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
50
27-01-2011, 04:04 PM
(This post was last modified: 27-01-2011, 04:05 PM by arif96.)
Stanformasi KA 103 Mutiara Selatan tanggal 22 Januari 2010
CC203xx+B+6K2+KMP2
Posts: 702
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
3
28-01-2011, 09:33 AM
(This post was last modified: 28-01-2011, 09:33 AM by gilang pratama.)
MUTIARA BERDUKA ATAS KECELAKAAN DI LANGENSARI BANJAR JAWA BARAT....................   
Banjar, (tvOne)
Tiga orang tewas dalam tabrakan antara Kereta Kutojaya Selatan tujuan Bandung, Kutoarjo dengan Kereta Mutiara Selatan tujuan Surabaya di Stasiun Langen, Banjar, Jawa Barat sekitar pukul 02.30 dini hari, Jumat (28/1). Hingga kini belum diketahui pasti penyebab tabrakan kedua kereta tersebut.
Selain menewaskan tiga orang, tabrakan juga menyebabkan 10 orang terluka. Tiga orang luka berat, dan tujuh lainnya mengalami luka ringan. Korban luka dibawa ke RSUD Banjar untuk mendapatkan perawatan. Kebanyakan korban diduga berasal dari Kereta Kutojaya Selatan.
Menurut dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan Kereta Mutiara Selatan menabrak Kereta Kutojaya Selatan yang tengah berada di jalur tiga Stasiun Langen. Pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan, kecelakaan ini tidak memengaruhi jadwal kereta yang akan melintas di Stasiun Langen.
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Berarti mutselnya sampe sekarang ni belum diberangkatkan kembali ya?
bagaimna ya nasib penumpang Mutsel?
apa dipindah pake bus apa nunggu lokpen?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 702
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
3
(28-01-2011, 09:41 AM)Joe_cn Wrote: Berarti mutselnya sampe sekarang ni belum diberangkatkan kembali ya?
bagaimna ya nasib penumpang Mutsel?
apa dipindah pake bus apa nunggu lokpen? penumpang melanjutkan perjalanan dengan sisa gerbong yang ada.. karna kejadian ada di jalur 3. menurut Surono, Kahumas Daops 5 PWT, mutsel nyelonong ke jalur 3 dimana Kutojaya sedang berhenti. berikut cuplikan beritanya :
Kereta Mutiara Selatan Lanjutkan Perjalanan
Jum'at, 28 Januari 2011 | 08:55 WIB
Besar Kecil Normal
TEMPO Interaktif, Jakarta - Peristiwa tabrakan kereta di Stasiun Langen, Banjar, Jawa Barat, pukul 02.30 WIB pagi tadi antara KA Mutiara Selatan jurusan Bandung-Surabaya dan KA Kuto Jaya Selatan, jurusan Kutoarjo-Bandung, tidak mengganggu perjalanan kereta.
Juru Bicara PT Kereta Api Sugeng Priyono mengatakan tabrakan kereta itu terjadi di jalur tiga stasiun tersebut, sementara dua jalur lainnya dapat digunakan.
"Jalur satu digunakan oleh kereta evakuasi, jalur dua untuk perjalanan. TKP di jalur tiga," ujar Sugeng yang dalam perjalanan di Cipandeuy menuju lokasi tabrakan pagi ini (28/1).
Perjalanan kereta, katanya, sempat terhambat kerumunan massa yang menyaksikan peristiwa tabrakan, namun saat ini perjalanan telah pulih kembali.
"KA Mutiara Selatan jurusan Bandung-Surabaya telah kembali melanjutkan perjalanan pukul 05.50," ujarnya.
Menurut Sugeng, saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kecelakaan itu apakah karena human error atau technical error. "Kita masih meneliti," ujarnya.
Sekitar pukul 02.23 WIB kereta Kuto Jaya Selatan yang masuk ke jalur 3 Stasiun Langen ditabrak KA Mutiara Selatan (asal arah Bandung) yang masuk di jalur yang telah ditempati Kuto Jaya.
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
|