Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kronologi Tabrakan Maut KA MUTSEL Vs KA KUTSEL
(30-01-2011, 01:35 PM)nikmuracell Wrote:
(30-01-2011, 01:18 PM)tomrys Wrote:
(29-01-2011, 11:14 AM)masukangin Wrote: ...........

saya heran dengan pemberitaan yang ada. di sana disebutkan kalau mutiara selatan lah yang menabrak kutojaya.. sedang menurut fakta di lapangan.. yang saya lihat sendiri.. gerbong dan loko yang hancur adalah CC20162 dan K3-93528R alias kutojaya selatan yang hancur.. yang berarti bahwa yang berjalan langsung itu seharusnya kutojaya. Mengingat CC20311 mutiara selatan hanya rusak sedikit pada moncongnya saja.. sedangkan Gerbong ONS dan K2nya tidak mengalami kerusakan sedikitpun.

.......

Mari kita analisa secara logika mas.

Ketika anda sedang berhenti dan diseruduk oleh teman yang sedang berlari,
yang JATUH dan KESAKITAN siapa? Anda atau Teman Anda??

Mudah2an bisa menjawab kebingungan anda..

CMIIW
semua sakit mas di Inonesia mah
jah...malah becanda.. Bethe
693-5073-893-673
Reply
(30-01-2011, 03:00 PM)tomrys Wrote:
(30-01-2011, 01:35 PM)nikmuracell Wrote:
(30-01-2011, 01:18 PM)tomrys Wrote:
(29-01-2011, 11:14 AM)masukangin Wrote: ...........

saya heran dengan pemberitaan yang ada. di sana disebutkan kalau mutiara selatan lah yang menabrak kutojaya.. sedang menurut fakta di lapangan.. yang saya lihat sendiri.. gerbong dan loko yang hancur adalah CC20162 dan K3-93528R alias kutojaya selatan yang hancur.. yang berarti bahwa yang berjalan langsung itu seharusnya kutojaya. Mengingat CC20311 mutiara selatan hanya rusak sedikit pada moncongnya saja.. sedangkan Gerbong ONS dan K2nya tidak mengalami kerusakan sedikitpun.

.......

Mari kita analisa secara logika mas.

Ketika anda sedang berhenti dan diseruduk oleh teman yang sedang berlari,
yang JATUH dan KESAKITAN siapa? Anda atau Teman Anda??

Mudah2an bisa menjawab kebingungan anda..

CMIIW
semua sakit mas di Inonesia mah
jah...malah becanda.. Bethe

Sebenarnya sih iya, mo dimana aja kalo kayak gitu sih dua-duanya kesakitan, tapi pasti yang lebih parah ya yang ditabrak.

Begitu pula dalam PLH ini. Kedua lok sama-sama kesakitan (baca: penyok), tapi yang lebih parah ya CC 201 62 yang diseruduk CC 203 11...

Contoh lainnya ya kalo nonton film-film barat, yang ada kejar-kejaran polisi, giliran si buronan berhasil nyalip mobil dan polisinya nggak, pasti nabrak mobil yang didepannya, dan yang lebih penyok ya korbannya, bukan mobil polisi (cukup sedan, kalo SUV bangsa Hummer ya jelas efek yang dialami korban lebih parah)...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(30-01-2011, 01:43 PM)jokotingkir Wrote:
(30-01-2011, 10:53 AM)bordes Wrote: yang di benahi adalah manajemennya ..yang kita pertanyakan bagaimana selama ini MAINTENANCE & PENGAWASAN perawatan sinyal dan wesel ..apa karena stasiun kecil MAINTENANCE & PENGAWASAN di abaikan ..ya maka terjadilah PLH

Tadi ada wawancara metrotv dengan masinis mutsel katanya dia sudah melihat aspek kuning makanya dia berani masuk dengan kecepatan terbatas namun begitu tau masuk sepor 3 dia langsung tarik rem darurat tapi jarak tidak memungkinkan lagi. Ya ini baru pengakuan masinis dengan tidak mendahului hasil penyelidikan dugaan saya karena wesel error , saya makin yakin dengan adanya keputusan dirop dan dirtek untuk mengosongkan gerbong paling depan dan paling belakang pada kereta penumpang , jadi inget plh rapih dhoho di jombang.

apa sebaiknya gerbong paling depan / belakang digunakan untuk kereta barang / makan / pembangkit aja yah? setidaknya mengurangi resiko korban jiwa kalo terpaksa terjadi PLH lagi...

merindukan Argo Shinkansen

Kapan ya...
Reply
(29-01-2011, 11:31 AM)bagus70 Wrote: Kawan-kawan sekalian, saya sebenarnya merasa agak gerah dengan tuduhan bahwa masinis telah melanggar sinyal dalam PLH kali ini. Apalagi tuduhan yang dilakukan SCTV ("..diduga akibat faktor kesalahan manusian...akibat kelalaian masinis..."), serta tuduhan polisi terhadap masinis adalah ngawur! Bethe Red Bull

Wong penyelidikan KNKT belum jalan kok sudah berani tendensius seperti itu????

Apa memangnya PPKA atau wesel dan sinyalnya tidak bisa disalahkan begitu???

Ingat baik-baik, dalam kecelakaan transportasi massal (khususnya yang berbasis selain jalan raya) prinsipnya:

Apa yang salah, bukan siapa yang salah.

Apalagi berdasarkan pantauan dari kamera helikopter mini Metro TV di tempat kejadian kelihatan kalau kejadiannya di spoor 3 stasiun Langen. Fakta ini sebenarnya memperkecil kemungkinan bahwa kecelakaan ini diakibatkan oleh kelalaian masinis.

Secara psikologis, masinis baru akan menggeber kecepatan tinggi/jelajah kalau dia tahu bahwa KA akan diarahkan ke spoor lurus. Tapi kecelakaan terjadi di sepur belok (sepur 3). Ini kan bisa jadi bukti kalau bisa saja weselnya yang salah.

Kalau pihak-pihak yang terkait seperti media, polisi (keduanya cenderung lancang kalau ada PLH), pemerintah terus-terusan hanya terpaku untuk menyalahkan masinis kalau ada PLH, maaf apa yang mereka lakukan tidak ubahnya seperti menggali liang kubur para calon korban kecelakaan serupa di masa mendatang.

Apalagi masinis DAOP 2 dan 5 itu terkenal sangat disiplin kerjanya, dan jadwal kerja yang pendek sebenarnya memperkecil kemungkinan bahwa masinis mengantuk.
Dan untuk menjadi masinis di Indonesia, seseorang harus melalui pendidikan yang keras, disiplin dan militeristik.

Oleh karena itu, saya mohon kepada kawan-kawan agar tidak cepat-cepat mengambil kesimpulan apa penyebab kecelakaan ini. Dan berani berteriak terhadap media atau pemerintah jika mereka terlalu cepat mengambil kesimpulan, mendahului KNKT. Ingat kalau sudah begini hanya KNKT lah yang punya wewenang untuk mengatakan apa sebenarnya penyebab kecelakaan KA ini.

Mohon maaf kalau kurang berkenan.

itu dia kang yang saya ikut sesalkan, kenapa selalu MASS yg jadi bulan2n oleh penegak hukum.. mestinya penegak hukum memberikan solusi dan kemudahan dalam memecahkan masalah, bukan mencari sapa yang salah?
jujur aja kang, lama2 saya muak kalo cuma MASS aja yg di jadikan tersangka dalam setiap PLH.. BetheBethe
Reply
(31-01-2011, 12:16 AM)kemal reza Wrote:
(29-01-2011, 11:31 AM)bagus70 Wrote: Kawan-kawan sekalian, saya sebenarnya merasa agak gerah dengan tuduhan bahwa masinis telah melanggar sinyal dalam PLH kali ini. Apalagi tuduhan yang dilakukan SCTV ("..diduga akibat faktor kesalahan manusian...akibat kelalaian masinis..."), serta tuduhan polisi terhadap masinis adalah ngawur! Bethe Red Bull

Wong penyelidikan KNKT belum jalan kok sudah berani tendensius seperti itu????

Apa memangnya PPKA atau wesel dan sinyalnya tidak bisa disalahkan begitu???

Ingat baik-baik, dalam kecelakaan transportasi massal (khususnya yang berbasis selain jalan raya) prinsipnya:

Apa yang salah, bukan siapa yang salah.

Apalagi berdasarkan pantauan dari kamera helikopter mini Metro TV di tempat kejadian kelihatan kalau kejadiannya di spoor 3 stasiun Langen. Fakta ini sebenarnya memperkecil kemungkinan bahwa kecelakaan ini diakibatkan oleh kelalaian masinis.

Secara psikologis, masinis baru akan menggeber kecepatan tinggi/jelajah kalau dia tahu bahwa KA akan diarahkan ke spoor lurus. Tapi kecelakaan terjadi di sepur belok (sepur 3). Ini kan bisa jadi bukti kalau bisa saja weselnya yang salah.

Kalau pihak-pihak yang terkait seperti media, polisi (keduanya cenderung lancang kalau ada PLH), pemerintah terus-terusan hanya terpaku untuk menyalahkan masinis kalau ada PLH, maaf apa yang mereka lakukan tidak ubahnya seperti menggali liang kubur para calon korban kecelakaan serupa di masa mendatang.

Apalagi masinis DAOP 2 dan 5 itu terkenal sangat disiplin kerjanya, dan jadwal kerja yang pendek sebenarnya memperkecil kemungkinan bahwa masinis mengantuk.
Dan untuk menjadi masinis di Indonesia, seseorang harus melalui pendidikan yang keras, disiplin dan militeristik.

Oleh karena itu, saya mohon kepada kawan-kawan agar tidak cepat-cepat mengambil kesimpulan apa penyebab kecelakaan ini. Dan berani berteriak terhadap media atau pemerintah jika mereka terlalu cepat mengambil kesimpulan, mendahului KNKT. Ingat kalau sudah begini hanya KNKT lah yang punya wewenang untuk mengatakan apa sebenarnya penyebab kecelakaan KA ini.

Mohon maaf kalau kurang berkenan.

itu dia kang yang saya ikut sesalkan, kenapa selalu MASS yg jadi bulan2n oleh penegak hukum.. mestinya penegak hukum memberikan solusi dan kemudahan dalam memecahkan masalah, bukan mencari sapa yang salah?
jujur aja kang, lama2 saya muak kalo cuma MASS aja yg di jadikan tersangka dalam setiap PLH.. BetheBethe

Kayaknya semua harus obyektif, saya gak bela sapa-sapa kalo masinis salah ya dihukum, kalo yang salah PPKA juga sama atau siapa saja. Untuk media massa kayaknya juga gak bisa disalahkan kareba bukan haknya untuk menyimpulkan sesuatu dan pasti ada nara sumber yang bicara sehingga tidak trial by press.

Reply
Turut berduka cita sedalam-dalamnya, kapada kluarga yg ditinggalkan smoga diberi ketabahanSedihSedih.
Lok Merah Biru
Ada yg bilang krn melanggar sinyal,masinis tertidur,wasel yg eror.....bingung yg bener yg mana?? Bingung Apakah rekan2 ada yg tau penyebab sebenarnya dari PLH tsb? thksXie Xie.
Lok Merah Biru
CC 201 24
Reply
(31-01-2011, 07:56 AM)Shiro_MaJa Wrote: Turut berduka cita sedalam-dalamnya, kapada kluarga yg ditinggalkan smoga diberi ketabahanSedihSedih.
Lok Merah Biru
Ada yg bilang krn melanggar sinyal,masinis tertidur,wasel yg eror.....bingung yg bener yg mana?? Bingung Apakah rekan2 ada yg tau penyebab sebenarnya dari PLH tsb? thksXie Xie.

ya..tunggu hasil dari KNKT ajjah 3 bulann ke depan{meskipun lama}Ngakak
>>SEMBRANI
>>>TURANGGA
>>>>MUTIARA TIMUR
Harus selalu di HATI QULok Merah Biru tuutuuutt
Reply
Quote:ya..tunggu hasil dari KNKT ajjah 3 bulann ke depan{meskipun lama}Ngakak

3 bulan Heran......?? lama amat ya.hehehehe..(oh Indonesia....)
Smoga hasil KNKT memang benar2 murni penyebab kecelakaan tsb bukan karena kepentingan2 golongan tertentu. thks.

Suara roda berjalan merupakan irama yg indah utk didengar...I love Indonesian train.Lok Merah Biru
Lok Merah Biru
CC 201 24
Reply
(29-01-2011, 09:38 AM)nikmuracell Wrote:
(28-01-2011, 01:15 PM)see_204XX Wrote:
(28-01-2011, 01:07 PM)m_ilhami Wrote: Tanpa mengurangi rasa belasungkawa ...

Seandainya terjadi di spoor lurus, korbannya bisa 30an orang seperti di petarukanSakit

Ya iya lah & tentu saja, Om.... Ngakak
Cuma itu sajah yg masih jd pertanyaan saya. Malas rasanya bertanya siapa yg salah dlm setiap PLH. Nunggu hasil dr KNKT sajah di akhir April nanti, mudah2an bs di download lg. Xie Xie
KNKT....?? yg di Petarukan emang dah keluar ...??? tambah kasus ini..??Ngakak Ngakak OOT bentar mengutip topik di Metro TV pagi ini, "Naik transportasi di Indonesia sama dengan berhadapan dengan malaikat pencabut nyawa"Sedih

yg plh petarukan sudah ada hasilnya mas...di SINI...silakan dibaca

btt
ada update terakhir ga, "bangkai" kereta udah dibersihin dari stasiun langen ato belum ya Bingung
Reply
Innalillahi Wa inna illaihi rojiun, turut berduka cita yang sedalam-dalamNya, berita duka terjadi pada dunia kereta api Indonesia, mudah2an Allah SWT menerima amal ibadah bagi para korban yang meninggal dunia dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan & kesabaran di dalam menghadapi musibah ini.
[Image: overstappen.png]
Untuk para petinggi PT. KAI jangan cepat2 memberikan statement itu kecelakaan akibat human error, tetapi harus dilihat dari sisi yang lain. Tunggu pemeriksaan dari KNKT.
[Image: overstappen.png]
Bisa nggak yah lihat loko kedua kereta yang tebrakan kemarin, baik itu CC 201 62 PWT dengan CC 203 11 BD, kondisi loko bagaimana, apakah ada pengganti CC 201 62, karena DIPO PWT sudah kehilangan 3 loko CC 201
RF Siswajipurwojaya, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 5 Guest(s)