Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kronologi Tabrakan Maut KA MUTSEL Vs KA KUTSEL
gimana nih hasil KNKT,
apakah bisa di jadikan 1 kesimpulan antara hasil KEPOLISIAN dengan hAsil KNKT..
Reply
Hasil KNKT nya belum keluar Om, sabar ya...

Kalau kasus argo bromo di petarukan, Masinisnya dituntut 6 tahun penjara, karena mengantuk.
Reply
(04-02-2011, 09:37 PM)Martu Hares P Wrote:
(31-01-2011, 06:37 PM)anodarno Wrote: ada yg tau kisah mass & ass mass KA 174 saat kejadian gak??
apa sedang berada di lok terus melompat begitu melihat KA 103 masuk ke jalurnya??
atau emang sedang ada di luar lok??
soalnya kan katanya keduanya selamat...

mass dan ass.nya Pak Kuswanto dan mas Muchlik, dr KTA, mrka senior sya, melompat bgtu tahu KA 103 msuk ke jalurnya. Agak shock saat dimintai keterangan polisi. Mass KA 103, nmanya Pak Sugeng kalo ga slah, mass YK, pdahal 3 bln lg purna tgz/pensiun. Tp siapa yg mnyangka akan trjadi musibah ini.

wah..., untung saat itu KA 174 pake lok CC201 posisi SH. gak kebayang tuh klo KA 174 pas saat kejadian pake lok CC203 posisi LH.
yg bs loncat pasti cm ass mass-nya aja, sedangkan mass-nya sendiri pasti terjebak di kabinSakitSedih
tut tut... gujes gujes...Lok Merah Biru
Reply
(18-02-2011, 07:02 AM)we supratman Wrote: sumbernya dari mana nih?? valid ga??
Valid Bos ... KA DAOP V via Pers..., saya sih percaya soal "beliau"afal benar keluar masuknya KA ...


[Image: overstappen.png]
(18-02-2011, 09:35 AM)optibus prime Wrote: kalo Lampu sinyal masih merah berarti wesel masih mengarah ke sepur belok [entah ke sepur 1 atau sepur 3]
Ya ke spoor tiga boss masuknya, harusnyakan langsung di spoor 2, menunggu PPKA pindah wesel dan tarik signal aman ...

[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
(18-02-2011, 11:46 AM)nikmuracell Wrote: Ya ke spoor tiga boss masuknya, harusnyakan langsung di spoor 2, menunggu PPKA pindah wesel dan tarik signal aman ...

Mungkinkah ada beberapa masinis yg mempunyai kelakuan & kebiasaan melanggar sinyal masuk yg masih berwarna merah dgn harapan sebelum masuk wesel di emplasemen sinyal keluar sudah berwarna hijau...? Bingung

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(18-02-2011, 12:01 PM)see_204XX Wrote: Mungkinkah ada beberapa masinis yg mempunyai kelakuan & kebiasaan melanggar sinyal masuk yg masih berwarna merah dgn harapan sebelum masuk wesel di emplasemen sinyal keluar sudah berwarna hijau...? Bingung

Menurut saya, ga akan ada massinis yang lagi bener2 sadar berani mempertaruhkan segalanya (kerjaan, nyawa orang banyak) hanya untuk melanggar sinyal..
Selama saya naek kereta api, belum ada tuh massinis yang berani ngelanggar sinyal..mereka lebi memilih berjalan kaki ke stasiun daripada harus melanggar sinyal..Cz hal tersebut bener2 forbidden bagi mereka..
Reply
(18-02-2011, 12:38 PM)phadeen Wrote:
(18-02-2011, 12:01 PM)see_204XX Wrote: Mungkinkah ada beberapa masinis yg mempunyai kelakuan & kebiasaan melanggar sinyal masuk yg masih berwarna merah dgn harapan sebelum masuk wesel di emplasemen sinyal keluar sudah berwarna hijau...? Bingung

Menurut saya, ga akan ada massinis yang lagi bener2 sadar berani mempertaruhkan segalanya (kerjaan, nyawa orang banyak) hanya untuk melanggar sinyal..
Selama saya naek kereta api, belum ada tuh massinis yang berani ngelanggar sinyal..mereka lebi memilih berjalan kaki ke stasiun daripada harus melanggar sinyal..Cz hal tersebut bener2 forbidden bagi mereka..

tp untuk kasus yg seperti ini saya prnah mengalami dan melihat langsung dgn mata & kepala sendiri.
waktu itu saya lg CR Sawunggalih Utama Siang dari PWT ke JNG. di petak antara BKS-JNG terjadi hal yg janggal yaitu mass melanggar sinyal merah (saya lupa itu sinyal masuk atau sinyal blok).
sblm melanggar sinyal, sang mass sempat bertanya dl kpd ass-nya sprti ini:"ada KA gak ya di dpn?"
kemudian si ass menjawab:"kosong, lanjut aja".
dan sang mass pun menaikkan throttle-nya dan melewati sinyal itu
saya perhatikan waktu itu sinyal bnr2 merah (sinyal darurat tdk menyala).
HeranHeran
mungkin ada yg bisa menjelaskan??Bingung
tut tut... gujes gujes...Lok Merah Biru
Reply
(18-02-2011, 01:16 PM)aiueox Wrote:
(18-02-2011, 12:38 PM)phadeen Wrote:
(18-02-2011, 12:01 PM)see_204XX Wrote: Mungkinkah ada beberapa masinis yg mempunyai kelakuan & kebiasaan melanggar sinyal masuk yg masih berwarna merah dgn harapan sebelum masuk wesel di emplasemen sinyal keluar sudah berwarna hijau...? Bingung

OOT juga jawabnya nih ...

Menurut saya, ga akan ada massinis yang lagi bener2 sadar berani mempertaruhkan segalanya (kerjaan, nyawa orang banyak) hanya untuk melanggar sinyal..
Selama saya naek kereta api, belum ada tuh massinis yang berani ngelanggar sinyal..mereka lebi memilih berjalan kaki ke stasiun daripada harus melanggar sinyal..Cz hal tersebut bener2 forbidden bagi mereka..

tp untuk kasus yg seperti ini saya prnah mengalami dan melihat langsung dgn mata & kepala sendiri.
waktu itu saya lg CR Sawunggalih Utama Siang dari PWT ke JNG. di petak antara BKS-JNG terjadi hal yg janggal yaitu mass melanggar sinyal merah (saya lupa itu sinyal masuk atau sinyal blok).
sblm melanggar sinyal, sang mass sempat bertanya dl kpd ass-nya sprti ini:"ada KA gak ya di dpn?"
kemudian si ass menjawab:"kosong, lanjut aja".
dan sang mass pun menaikkan throttle-nya dan melewati sinyal itu
saya perhatikan waktu itu sinyal bnr2 merah (sinyal darurat tdk menyala).
HeranHeran
mungkin ada yg bisa menjelaskan??Bingung
Quote:
Moga aja dah bagi rekan2 yg profesinya sbg masinis, tdk melanggar Signal dan tetap sabar menunggu signal aman sesuai dengan peraturan yang berlaku, 1-2 kali mungkin itu lucky untuk anda jika melanggarnya tapi suatu saat akan menjadi petaka untuk orang lain, dan diri anda serta keluarga anda sendiri ... Prihatin saya dengar cerita ini,tindakan melanggar signal ini (bagi masinis semua ya) tidak mencerminkan anda senior, atau sudah ahli bawa membawa kereta api, tapi suatu "step back" (langkah mundur) yg anda contohkan ke Assisten anda, dr keprofesionalan anda sendiri ... sayangkan!

Masih banyak orang yg menginginkan pekerjaan seperti anda tp tdk ada kesempatan bagi anda yg diberi kesempatan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan kehati2an krna yg anda bawa itu buka seonggok batu krakal, tapi nyawa orang dari yg Balita sampai tua, anda susah jugakan krn kecerobohan anda sendiri misalnya banyak anak2 kecil jadi cacat, jadi anak yatim bahkan meninggal...?? kalo anda tidak suka dengan pekerjaan itu dan peraturannya ada baiknya anda minta rolling atau mengundurkan diri ..dari posisi masinis

[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
(18-02-2011, 12:01 PM)see_204XX Wrote: Mungkinkah ada beberapa masinis yg mempunyai kelakuan & kebiasaan melanggar sinyal masuk yg masih berwarna merah dgn harapan sebelum masuk wesel di emplasemen sinyal keluar sudah berwarna hijau...? Bingung
Mungkin sekali. Saya berani memastikan karena pernah lihat sendiri. Waktu itu saya naik odong-odong Purwakarta dari Tambun ke Jatinegara, naik di gerbong ke 4. Menjelang masuk Jatinegara saya sengaja pindah dekat pintu disisi kanan, untuk memperhatikan lampu signal. Ternyata ... eh ... ternyata Pak Masinis melanggar signal merah. Signal hijau baru menyala beberapa detik sebelum saya meliwati tiang signal. Lega. Tadinya sempat deg-degan.

Reply
Membaca postingan sebelumnya soal pelanggaran sinyal oleh masinis dan asisten...

Koq kesannya kayak "kejar setoran" ya? Kan yang namanya naik kereta, ngambing sekalipun, pasti kan penumpang ga lari kemana-mana buat naik kereta lain dengan jurusan sama, toh semua sudah dijadwal dan ada kelasnya masing-masing.

Kalopun alasannya waktu, emang ada pengurangan gaji untuk keterlambatan yang "disebabkan" sinyal merah?

Jadi, ngapain coba harus melanggar sinyal dan mempertaruhkan keselamatan hanya untuk cepat sampe tujuan dan naikin penumpang?
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 5 Guest(s)