Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mana Longhood dan Shorthood ?
#1

[Image: cc203copy.jpg]
Kalau anda melihat penampang samping gambar ini,
mana sebenarnya yang disebut Longhood,
dan mana yang disebut Shorthood ?
Karena ada dua versi dengan argumentasi yang menarik.
Monggo.....
Reply
#2
Short hood ya kalo itu loko berjalan ke arah kiri, long hood sebaliknya....
Reply
#3
LH : mulai dari ujung body lokomotif yang datar dan persegi panjang (kanan ,dilihat dari depan loko), sampai pintu masuk/keluar ke/dari kabin lokomotif ,
SH : mulai dari ujung body lokomotif yg tegak pendek (kiri) ,sampai pintu masuk/keluar ke/dari kabin lokomotif
bener ga ya ~.~ (menebak)
mau sehat ? minumlah jamu !
[Image: Foto_047__bigger.jpg]
Reply
#4
Lazimnya SH => sisi kiri gambar, LH => sisi kanan gambar. Ada yang aneh?
Reply
#5
(01-05-2011, 06:33 AM)Kyoshu Wrote: LH : mulai dari ujung body lokomotif yang datar dan persegi panjang (kanan ,dilihat dari depan loko), sampai pintu masuk/keluar ke/dari kabin lokomotif ,
SH : mulai dari ujung body lokomotif yg tegak pendek (kiri) ,sampai pintu masuk/keluar ke/dari kabin lokomotif
bener ga ya ~.~ (menebak)

Betul...

Kata short dan long merujuk pada jarak cabin mass ke ujung lok, sedang hood kalo diterjemahkan bebas bisa berarti "pelindung" (makanya jaket/sweater yg ada topinya disebut "hoodie"), jadi shorthood berarti bagian yg hidung miring (langsung berbatasan dgn cabin) dan longhood berarti bagian yg berbatasan dgn ruang mesin...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#6
Yakin nih,
Tentang ujung panjang dan ujung pendek nya ?
Reply
#7
(01-05-2011, 09:50 AM)Adi Sutjipto Wrote: Yakin nih,
Tentang ujung panjang dan ujung pendek nya ?

Wah, Mr. Kadaop X pasti punya istilah & pengertian baru berkenaan dgn ujung panjang & ujung pendek nich...

Ditunggu pencerahannya ya... Xie Xie

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#8
(01-05-2011, 09:50 AM)Adi Sutjipto Wrote: Yakin nih,
Tentang ujung panjang dan ujung pendek nya ?

Saya jadi agak ragu dengan jawaban pertama saya...

Apa ada hubungannya dengan C1/C2 yg hidung kotak?

Setelah buka kamus, "hood" bisa berarti "kap", jadi ya istilah ini (mungkin, CMIIW) berasal dari posisi C1 dan C2...

Kalo "shorthood" yang dimaksud adalah "kotak" kecil di ujung kabin yg ada 2 jendela kotak (lupa isinya apa, kalo ga salah itu sandbox);

Kalo "longhood" yang dimaksud adalah "kotak" besar di ujung yang berseberangan (mesin).

Dan pemahaman "short- and longhood" ini masih terbawa pada lok C3 dan C4 yang design-nya udah tidak lagi ada kotak kecil tadi, tapi dimodifikasi sehingga terlihat lebih aerodinamis (hidung miring), dengan "longhood" tetap adalah ruang mesin yang panjang (bagian kanan gambar) dan "shorthood" dianalogikan dengan bagian hidung miring yang ada 2 kaca dari cabin...

Apakah itu yang dimaksud? Please correct me if I'm wrong, cause it's only my opinion...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
#9
susah juga ngartiinnya ,jadi main kata-kata nih :nyerah:
kasih tau penjelasannya dong pak Adi ,kekeke Big Grin
mau sehat ? minumlah jamu !
[Image: Foto_047__bigger.jpg]
Reply
#10
maap gan...kalo sok tau hehehe permisi ane nubie mau coba jawab tentang longhood dan shorthood

mungkin yang di maksud ini SHF dan LHF kali ya gan..mungkin kaya gini ane bikin simulasinya hehe..


[Image: lhfshf.jpg]


Uploaded with ImageShack.us

jadi short hood itu bagian dari locomotive yang pendek yang biasa berisi perangkat2 kelistrikan, tools2 dan perangkat mekanik ringan, penampung pasir atau sanbox, radiator, reservoir2 minyak, dan ada di beberapa short hood yang berbentuk tinggi juga terdapat WC atau toilet kecil,.. short hood juga berfungsi untuk penahan keamanan pada kecelakaan sehingga hantaman tidak langsung masive ke arah kabin masinis..

sedangkan long hood adalah bagian dari locomotive yang panjang, long hood isinya mesin induk locomotive, pipa2 manifold, cerobong kenalpot, kipas pendingini yang biasa terdapat pada dinding atap longhood, dinamo2 besar dan kopel2 gear terdapat pada longhood, bagian2 dalamlong hood dapat di intip atau di buka melalui pintu2 atau jendela2 sirip yang terdapat pada sisi samping longhood ini pintu2 dan jendela ini dibuat untuk memudahkan pada saat perbaikan dan pengecekan

pada pengoperasian locomotive ada dua jenis yaitu LHF dan SHF atau longhood forward dan shorthood forward..untuk LHF bagian panjang (LH) pada loco akan mengahadap depan dan bagian pendek atau (SH) akan menghadap pada bagian belakang gerbong.. begitu sebaliknya..

pada sebagian besar pengoperasian loco SH lebih banyak disukai karna kenyamanan masinis akan jarak pandang yang lebih luas dan suara bising yang lebih teredam karena suara mesin ada di belakang kabin dan akan tertinggal seiring kereta berjalan, begitu juga dengan gas buang dari mesin induk yang tidak melewati kabin masinis karena posisi kenalpot ada pada ujung LH..

beda pada pengoperasian LH.. masinis akan merasa bising karena suara mesin akan melewati kabin sebelum tertinggal oleh laju kereta, dan begitu pun dengan gas buang mesin yang akan menghampiri kabin masinis..terlebih pada waktu kereta memasuki terowongan, posisi LH adalah siksaan bagi para masinis, jarak pandang pun terbatas karena posisi pengelihatan masinis hanya ada pada jendela pintu pada sisi samping kabin perjalanan akan terasa membosankan karena terbatasnya jarak pandang..

posisi LH terjadi biasanya di karenakan jarak tempuh kereta yang pendek dan waktu keberangkatan jadwal yang padat, sehingga tidak ada waktu untuk memutar loco atau di karenakan tidak tersedia nya turntable untuk memutar posisi direction loco menjadi SH, seperti pada kereta argo parahyangan pada keberangkatan ciroyom bandung posisi loco ada pada LH namun pada keberangkatan gambir posisi loco akan ada pada SH karena untuk mempersingkat waktu tanpa harus memutar loco dan di gambir pun tidak ada turntable jadi akan memakan waktu apabila harus di putar dulu di jatinegara dan tidak efisien karna akan mebuang bahan bakar untuk perjalanan ke jatinegara,

namun di berbagai case posisi LH juga banyak di pakai terutama untuk kereta barang, karena masinis dapat memantau barang bawaannya lebih mudah karena itu mungkin sebab salah satu kereta barang untuk perjalanan jauh banyak menggunakan posisi LH..dan posisi LH dapat di pastikan 20x lebih aman apabila terjadi kecelakaan frontal karena bagian mesin yang sangat kuat akan melindungi kabin masinis..

posisi tandem SH atau double traksi SH posisi ini di gunakan untuk perjalanan jarak jauh sebagai tenaga tambahan atau sebagai cadangan apabila Loc1 bermasalah, double traksi SH juga di fungsikan agar direction loco tetap berada pada posisi SH tanpa harus memutar loco di turntable jadi berangkat jakarta SH balik ke arah jakarta tetap SH apabila tetap menggunakan loc yang sama.. karna posisi loc saling bertolak belakang,

tandem LH atau double traksi LH, ini banyak di gunakan untuk perjalanan sangat jauh, dan posisi ini sangat jarang di temukan kecuali pada case2 khusus..posisi ini hanya mempunyai keunggulan operator pada loc 1 dan loc 2 mudah mengoperasikan karena kabin loc jadi berdekatan, tapi posisi ini juga banyak di gunakan pada daerah bersalju karena posisi kabin ada di tengah2 LH akan memberikan suasan hangat dan apabila terjadi badai salju posisi kabin tidak terkena hempasan dari arah depan, karena terhalang LH..

hehehe kurang lebih begitu gan penjelasan singkatnya mohon maap apabila sok tau Ngeledek
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)