Posts: 125
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
(31-01-2010, 12:41 AM)Penjelajah Wrote: Saya pribadi sih, cuman geleng² kepala kalau ada rel KA harus memutar ber ratus² kilometer demi sebuah cagar alam.....

ngakakak gueeee......
SAYA BERHARAP SEMUA PULAU BESAR DI INDONESIA MEMILIKI JALUR KERETA API
Posts: 333
Threads: 0
Joined: Jan 2011
Reputation:
5
kayaknya masih jauh nih...maklum pak gub lagi nyantren di KPK bolah balik nih.
sebenarnya propinsi bengkulu mempunya sepotong jalan KA sejak jadulll antara lahat dengan lubuk linggau...
RF fahrizal, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jan 2011.
Posts: 219
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
6
hati-hati teman, WALHI itu gak sepenuhnya bersih, ada rekan yang pernah kerja di WALHI di Jakarta cuma tahan 3 bulan lalu keluar
rupanya banyak di antara mereka yang tingkahnya munafik, sok koar-koar mengenai cinta lingkungan dan pelestarian alam TAPI DI KEHIDUPAN SEHARI-HARI DIDOMINASI AKTIFITAS DUGEM DAN MABUK-MABUKAN!!!!!
saya curiga pasti WALHI ditunggangi kepentingan tertentu...
Posts: 744
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
5
Apapun kata orang, pembangunan jalan kereta lebih rendah memacu pertumbuhan pemukiman dibanding jalan. Apapun kata orang, jika rel kereta ga boleh dibangun yang lain pun juga, jangan berat sebelah. Apapun kata orang, kereta api mempunyai daya angkut paling besar di moda transportasi darat. Apapun kata orang, pelayanan kereta api yang semakin baik, membuat masyarakat semakin mencintainya. Apapun kata orang bahwa kereta api banyak hal negatifnya, apabila dikelola secara baik, dampak positif pasti lebih banyak. Apapun kata orang..
Posts: 282
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
16
Jalan Kereta Api kalau masuk hutan lindung ya harus menjamin bahwa ekosistem hutan masih lestari. Gangguan pasti ada, tapi bisa diatasi dengan teknik tertentu.
Misal:
- Gangguan terhadap run off water dan sirkulasi hidrologi lainnya: bikin saja jembatan setiap kali ketemu alur air
- Gangguan terhadap primata: bikin saja jembatan arboreal antar pohon di kedua sisi rel
- Gangguan terhadap satwa langka harimau: emang masih ada harimau? Hampir nggak mungkin harimau ketabrak sepur. Bunyi gemuruh roda kereta pasti membuat mereka lari. Lebih nggak mungkin lagi kalau harimau menerkam sepur.
- Gangguan terhadap habitat flora : susah diatasi, pasti ada sederetan flora yang dibabat. Tetapi mereka itu berapa prosen dari luasan TNBB sendiri? Kalau perlu bikin sebanyak mungkin terowongan, hindari memangkas bukit.
Gampang kan?
Gitu aja kok repot
Salam kami
Nurcahyo
*******