(31-10-2011, 12:18 AM)peseg5 Wrote: [spoiler]Credit to: Ampelio
[/spoiler]
Bener2 makan tempat yah gak efisien....

1. Service road pasti bisa jadi ajang meneduhkan diri dr guyuran hujan pr pengendara motor, pangkalan angkutan umum macem Metro Mini 72 dan 79, parkiran gedung2 pencakar langit apalagi sepanjang Jl. Fatmawati dan Jl. Panglima Polim dikenal deretan toko2 furniture se-Jakarta yg pasti byk truk - truk terparkir, dll.
2. Ada area pedestrian di mana Side Walk disisakan -+ 3 meter saja??? Apa menjamin seperti di sepanjang rel layang Jakk - Mri via Gmr? Warung2 dan pepohonan gimana?
3. Sisi tangga yang tertampil antara Side Walk dengan ruas jalan yg ada pasti diselimutin lapak2 PKL deh... Lihat saja banyak uang2 setoran pr oknum aparat bermain di dalemnya yg menambah semrawut, sampah dan pencurian listrik krn mrk pasang lampu, TV, dll...
4. Saluran got apa bisa menjamin tidak akan banjir? Bisa2 akses tangga ke / dari stasiun - stasiun subway ditutup dg alasan hindarin rembesan air.
5. Siap2 goresan jahil pr vandalisme spt cat pilox, spanduk2 partai, oknum2 pr pengunjuk rasa, dll terutama di tiang - tiang jembatan KA...
6. Hmm....
jarak antara gedung ke gedung seberangnya -+ 43 meter yah?? Kenyataan yg ada pejalan kaki di pedestrian yg penuh gundukan tanah bisa dilewatin maksimal 3 pejalan kaki yg mana 1 org lebarnya 60 cm. Itu berarti
lebar pedestrian -+ 1,8 m, belum termasuk pagar pembatas gedung2 yang ada di mana halaman depan bisa muat 1 - 2 mobil yg terparkir seri. 1 mobil taruhlah panjang 4 meter . 2 mobil jd
8 meter lebar utk hal. depan parkiran gedung2 yg ada. Terus masing2 arah jalan raya punya 2 lajur yg mana lebar masing2 lajur taruhlah 3 meter yang berarti
1 ruas jalan utk 1 arah punya lebar 6 meter.
Coba hitung aja... yang aku kasih tanda warna ungu ini...
1,8 + 8 + 6 = 15,8 meter. Dikalikan 2 krn ruas - ruas jalan ini punya 2 arah yg mana ditambah
1 separator pembatas jalan 2 arah taruhlan lebarnya -+ 1 meter saja jadinya totalnya cuma ada
32,6 meter -+ antara gedung ke gedung seberang....