16-11-2011, 08:21 PM
boz.. mohon maaf, ane pengen buka trid baru ya... sekiranya udah ada yang mirip ato ga penting..... silahkan di merge ato di delete saja.. (tapi bagi Roker ini penting seh
)
di KRL mania dan FB nya sedang hot adanya rencana penghapusan KTB untuk KRL ekonomi panas... dan kalo baca komen di FB lucu2 juga ya
yang konyol : mau nagkap tikus.. lumbung yang dibakar
dalam kasus ini... adanya "oknum" penumpang yang menggunakan KTB palsu dan sering mengelabui petugas, maka KTB akan dihapuskan... wah-wah-wah... kenapa karna penumpang "nakal" yg jumlahnya segelintir saja harus mengorbankan sejumlah besar penumpang yang jujur yaaa.... dan satu hal lagi... kenapa operator KA itu selalu berperspektif: "ketidakberesan adalah kesalahan penumpang"... kenapa tidak pernah melakukan evaluasi ya... petugas bener ngga kerjanya, petugas bisa ngga menolak uang dari penumpang dan petugas yang malas kontrol tiket......
oh iya ini dia kabarnya
[spoiler]
dan ini
[spoiler]
hmmm.... ini mengingatkan saya... buka memori sebentar ya... mirip dengan penghapusan Abudemen KRL Ekspress (saat itu) dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal
... dan tak lama setelah KTB expess dihapus... KRL express pun dihapuskan
apakah ini seperti deja vu pada KRL ekonomi panas.....
btw: meskipun saya cuman sekedar mantan Roker... tapi masih boleh kan ikut nimbrung... soalnya KRL terutama ekonomi panas sangat dibutuhkan rekan2 yg kebetulan kurang beruntung
)di KRL mania dan FB nya sedang hot adanya rencana penghapusan KTB untuk KRL ekonomi panas... dan kalo baca komen di FB lucu2 juga ya
yang konyol : mau nagkap tikus.. lumbung yang dibakardalam kasus ini... adanya "oknum" penumpang yang menggunakan KTB palsu dan sering mengelabui petugas, maka KTB akan dihapuskan... wah-wah-wah... kenapa karna penumpang "nakal" yg jumlahnya segelintir saja harus mengorbankan sejumlah besar penumpang yang jujur yaaa.... dan satu hal lagi... kenapa operator KA itu selalu berperspektif: "ketidakberesan adalah kesalahan penumpang"... kenapa tidak pernah melakukan evaluasi ya... petugas bener ngga kerjanya, petugas bisa ngga menolak uang dari penumpang dan petugas yang malas kontrol tiket......
oh iya ini dia kabarnya
[spoiler]
Quote:November 15, 2011, 3:43 pm[/spoiler]
Opini : Jangan Hapus Abunemen KRL Ekonomi
Hari ini Para roker Jabodetabek 'dikejutkan' dengan adanya kabar akan dihapuskannya Abunemen alias Kartu berlangganan Bulanan KRL Ekonomi mulai Desember bulan Depan.
Alasan penghapusan Abunemen tersebut juga sangat 'sepele'. Yaitu karena disinyalir adanya penggunaan Abunemen palsu oleh oknum Penumpang, dan banyaknya penumpang KRL yang ketika diperiksa bilangnya punya abu (abunemen , Red) tapi ketika disuruh menunjukkan abunemennya tersebut ternyata tidak ada.
Kita semua mafhum dan mengakui memang oknum penumpang seperti itu memang ada. Tapi kalau hal tersebut dijadikan alasan untuk menghapuskan Abunemen KRL Ekonomi, sungguh sangat Kita sayangkan. Seharusnya pihak PT KA melalui para PEtugas di lapangan berlaku tegas dalam memeriksa tiket dan Abunemen para penumpang KRLnya sehingga aksi okmun penumpang seperti itu bisa dihilangkan. Salah satu caranya dengan pemberian sanksi yang tegas, agar ada efek jeranya. Bukannya malah menghapuskan abunemen KRL ekonomi.
Bagi para pengguna setia Abunemen, Memiliki abunemen jelas mempermudah aktivitas sehari-hari dalam ber-KRL. Tiap pagi dan sore tidak perlu antri membeli tiket. Mereka juga memiliki andil loyalitas yang tinggi dan membayar di muka untuk jasa naik KRL sebulan ke depan. Bagi PT KA , hal tersebut seharusnya dijadikan sebagai nilai tambah dalam manajemen 'cash flow' mereka. Abunemen juga mengurangi kepadatan antrian penumpang yang membeli tiket setiap harinya.
Tapi mengapa yang terjadi malah Abunemen KRL Ekonomi akan dihapuskan dengan alasan yang sangat 'naif' tersebut ?.
Kalau memang abunemen dihapuskan karena adanya pemalsuan dan ada oknum penumpang yang mengaku punya abunemen tapi ternyata tidak punya, jangan-jangan nanti tiket KRL juga akan dihapuskan karena alasan yang sama, karena Tiket KRL pun ada yang dipalsukan, dan banyak penumpang KRL yang tidak membeli tiket dan lolos dari pemeriksaan petugas. Apalagi sekarang pemeriksaan tiket di peron dan di dalam gerbong sangat lemah. Malah di KRL ekonomi tidak pernah ada pemeriksaan tiket penumpang.
Sumber
dan ini
[spoiler]
Quote:Kartu Abodemen Membuat Petugas KA Sering Dikibuli[/spoiler]
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penghentian sementara kartu abodemen bagi penumpang KRL ekonomi oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bukan tanpa alasan. Selain kartu tersebut sering dipalsukan, ada juga oknum penumpang yang mengaku-ngaku punya kartu abodemen saat ditagih karcis kereta.
Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional I, Mateta Rijalulhaq, menjelaskan modus lain yang kerap digunakan penumpang gelap saat beberapa hari lalu pihaknya berhasil menangkap dua orang yang hendak mengelabui mereka.
Ketika diminta memperlihatkan karcis, kedua penumpang ini mengaku memakai abodemen, padahal mereka berbohong. Hal ini menurut Mateta tak hanya terjadi sekali dua kali, tetapi sudah ratusan kali.
"Saya tidak tahu jumlah pastinya, karena ketika kasus ini terjadi pelakunya kita serahkan ke Kepolisian. Ini sudah masuk ranah hukum karena termasuk tindakan kriminal," terang Mateta, Selasa (15/11/2011).
Contoh serupa juga ditemukan di Bojong Gede pada pekal lalu. Saat itu pihaknya menahan enam orang yang menyalahgunakan dan memalsukan kartu abodemen. Salah satu pelaku pemalsu tiket ada yang mengaku sebagai staf pengacara saat hendak diperiksa petugas.
"Pengumuman penghentian layanan abodemen ini telah kami pasang di stasiun-stasiun. Kita stop dulu penggunaan kartu ini hingga waktu yang belum ditentukan," ucapnya.
Seperti diberitakan, akibat temuan pemalsuan kartu abodemen tersebut, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memutuskan menghentikan sementara dua kartu abodemen yakni Kartu Trayek Bulanan (KTB) untuk penumpang umum dan kartu Langganan Sekolah (KLS) yang biasa digunakan oleh pelajar. Penghentian sementara ini berlaku sejak 1 Desember 2011.
Penulis: Danang Setiaji Prabowo | Editor: Johnson Simanjuntak
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Sumber
hmmm.... ini mengingatkan saya... buka memori sebentar ya... mirip dengan penghapusan Abudemen KRL Ekspress (saat itu) dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal
... dan tak lama setelah KTB expess dihapus... KRL express pun dihapuskan
apakah ini seperti deja vu pada KRL ekonomi panas.....

btw: meskipun saya cuman sekedar mantan Roker... tapi masih boleh kan ikut nimbrung... soalnya KRL terutama ekonomi panas sangat dibutuhkan rekan2 yg kebetulan kurang beruntung
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~





![[Image: 9544964954_75d165f289_z.jpg]](http://farm4.staticflickr.com/3700/9544964954_75d165f289_z.jpg)