18-01-2012, 02:41 AM
Nice TRnya mas agus,,,,,,ok lanjut lagi mas
|
TR Coba Coba Naik KRL
|
|
18-01-2012, 02:41 AM
Nice TRnya mas agus,,,,,,ok lanjut lagi mas
18-01-2012, 08:06 AM
(This post was last modified: 18-01-2012, 09:20 AM by Agus Riyanto.)
Thanks all atas semua dukungannya .....
Pas sampe luar. Datang KA eko dari THB. Ternyata banyak dari mereka krn cape naik turun tangga akhirnya make jalan pintas. wk wk wk wk ....... ![]() Setelah sekitar 3 jam di tangerang. Saya kembali ke Jakarta. Dengan kembali berniat naik KRL juga. [spoiler=Lumayan jauh (untuk seukuran saya) berjalan kaki turun dari ojek hingga masuk ke pelataran stasiun] ![]() ![]() [/spoiler] [spoiler=Nongkrong dulu dekat PJL] Crowded, dekat pasar soale ![]() Pembuatan double track belum selesai ![]() ![]() [/spoiler] ![]() Sehabis beli tiket, kembali saya turun ke bawah (peron) Ternyata disana sdh banyak calon penumpang yang sedang menunggu ![]() ![]() [spoiler=Krn diperon tdk disediakan tempat duduk, maka duduk seadanya. Asal buat istirahatin kaki aja] ![]() [/spoiler] [spoiler]Akhirnya, KRL yg akan sy naiki datang. Calon penumpang bersiap siap] ![]() ![]() [/spoiler] Ternyata KRL yg sy naiki ini bukan yg stasiun pemberngkatan awalnya dari Serpong. Walhasil didalam sudah penuh dengan penumpang yang naik dari PRP. Tadinya sy naik dari KRL no. 1 (paling depan), pas didalam ternyata itu khusus untuk wanita. Akhirnya oleh petugas, saya "diarahkan" ke belakangnya. Dengan dibantu oleh petugas pula saya dibawa ketempat duduk khusus untuk orang cacat/manula. Ternyata disana sdh terisi penuh oleh empat orang. 3 orang pria sedang tertidur dan 1 orang wanita muda. Krn yg 3 orang itu tdk menyadari, akhirnya seorang wanita yg mengalah untuk memberikan kursinya kepada saya. Wk wk wk wk ....... [spoiler=Tdk ada dokumentasi kecuali ini] ![]() [/spoiler] Pun demikian selama perjalanan hingga tiba kembali ke sta. Palmerah, karena repotnya sehingga tdk sempat mendokumentasikannya. KRL tiba di Palmerah. Ternyata Peron 2 lebih tinggi sedikit, sehingga saat turun saya harus duduk dahulu dipintu KRL kemudian baru bisa turun dgn cara "ngglosor". Ga apa apa yg penting bisa turun ...... Untuk menuju pintu keluar stasiun, sy hrs memutar hingga ujung peron (spt membentuk huruf "U") arah ke THB agar mendapat jalan yg sedikit landai. Krn jika hrs langsung memotong langsung, peronya sangat tinggi. Demikian sekilas TR saya. Saya sengaja mencoba naik KRL ini untuk mempelajari suasana/fasilitas KA/Stasiun, krn sy ada rencana untuk tugas luar kota jarak sedang dengan menggunakan KA. Salam ......
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|