Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akan Operasikan Kereta Uap Bandung-Cianjur
#1
Barusan baca dari sini

Quote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akan Operasikan Kereta Uap Bandung-Cianjur
Tribunnews.com - Kamis, 23 Februari 2012 05:50 WIB

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membuka jalur wisata sejarah Bandung-Cianjur. Untuk mendukung dan meningkatkan wisatawan di jalur tersebut maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan lokomotif uap.

"Jalur kereta api Bandung-Cianjur merupakan jalur heritage, ada beberapa bangunan bersejarah, termasuk terowongan pertama di Indonesia yaitu terowongan Lampegan sepanjang 626 meter. Pada jalur itu pun terdapat objek megalitik Gunung Padang, yang punya nilai sejarah tinggi. Jalur itu diusulkan menggunakan KA berlokomotif uap," kata Vice President Bangunan dan Unit Pelestarian Benda Bersejarah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Bidjak Filsadjati kepada wartawan, di Kantor Daop II Bandung, Rabu (22/2).

Pengembangan jalur wisata sejarah tersebut, kata Bidjak, akan bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis. Proyek itu nantinya akan menjadi proyek percontohan di wilayahDaerah Operasional (Daop) II Bandung. Jalur Bandung-Cianjur yang saat ini dilayani oleh KA lokal itu akan menjadi daya tarik wisatawan seperti halnya jalur bersejarah di Ambarawa."Lokomotif uap masih banyak yang bisa diperbaiki untuk dioperasikan lagi," katanya.

Sementara menurut Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno, pihaknya bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda dan Erasmus Huis akan melakukan pemetaan potensi wisata pada jalur Bandung-Cianjur. Selanjutnya, hasil pemetaan itu akan dibuat katalog, yang fungsinya sebagai acuan pameran perkeretaapian yang akan diselenggarakan oleh Erasmus Huis di Belanda.

Di tempat terpisah, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pariwisata, Adi Suryatmini, mengatakan perlu adanya upaya pelestarian dan pengembangan potensi wisata pada jalur-jalur kereta api, termasuk Bandung-Cianjur. Hal itu karena memiliki nilai tambah sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri.
"Jelas, kami mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan potensi pariwisata, termasuk jalur Bandung-Cianjur. Misalnya, melalui promosi dan pemasaran. Karenanya, perlu sinergitas seluruh pihak," kata mantan Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini.

Terowongan Lampegan berada di jalur Cianjur - Sukabumi. Terowongan itu sempat longsor akibat gempa bumi pada 2001, namun saat ini sudah direvitalisasi tapi belum dioperasikan.

Terowongan itu merupakan terowongan KA terpanjang di Indonesia yang dibangun oleh perusahaan kereta api SS (Staats Spoorwegen) pada 1879 - 1882.
Jika jalur kereta api Bandung-Cianjur-Sukabumi dihidupkan kembali dengan melewati terowongan Lampegan itu, jumlah wisatawan akan meningkat. Hal ini karena jalur tersebut memiliki potensi wisata yang besar. Selain Terowongan Lampegan di jalur KA itu juga terhampar pemandangan kebun teh yang indah, serta kawasan situs megalitik Gunung Padang. Situs megalitik di Desa Karyamukti, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara. (win)

Mohon jika tidak berkenan atau salah tempat dihapus saja.. Terima kasih..
Xie XieXie XieXie Xie
Railfans yang juga teknisi komputer
Reply
#2
good news. semoga loko uap akan bangkit kembali!
JOGJA! JOGJA! TETAP ISTIMEWA, ISTIMEWA NEGRI NYA, ISTIMEWA ORANG NYA

"JOGJA HIP-HOP FOUNDATION"

FACEBOOK

TWITTER

POSTIMAGE

Reply
#3
Penasaran naik loko uap nih.. Kapan ya...Kapan ya...
Railfans yang juga teknisi komputer
Reply
#4
Lho.. lokonya sapa nih yang bakalan dipake ?

Reply
#5
kayanya sih salah satu loko yang TMII kali ya ?
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#6
Mungkin pake B 5112. yang lagi dibetulin di Ambarawa.

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#7
Terus jalur Banjar-Pangandaran kapan dihidupkan lagi ya? Sukur-sukur pakai kereta uap..
Railfans yang juga teknisi komputer
Reply
#8
sekilas info
katanya ma pake lok B 51 12 yg d ABR sama C 12 18 jaladara
ada kemungkinan juga klo sampe lampegan pake D 14 10
CMIIW
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#9
tentang D 14
http://indonesianheritagerailway.com/ind...33&lang=id

Quote:Lokomotif D14 didesain untuk dioperasikan di jalur pegunungan dan dapat melaju hingga kecepatan maksimum 70 km/jam.
Dari 24 lokomotif D14, saat ini hanya tersisa satu lokomotif yaitu D14 10. Lokomotif D14 10 dipajang di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

emangnya masih bisa jalan?

kalo pake C1218 berarti jaladara bakalan ga jalan lagi donk....
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply
#10
Lokomotif uap yang asli menjalani lintas Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung pada saat-saat terakhir adalah D14.
Dan benar, lok ini tinggal tersisa sebuah di Museum Transportasi TMII.
Tetapi perlu usaha yang luar biasa untuk mengaktifkan lok tersebut dan membawanya ke lintasan. Pejabat di museum berpendapat bahwa itu aset mereka dan akan dipertahankan mati-matian (saya pernah berdiaolg langsung secara lisan). Membawa salah satu lok keluar museum dianggap mengurangi aset museum, dan untuk melakukannya perlu perintah dari Menteri Perhubungan. Kalau Menhub-nya seorang yang mengerti kereta api tentu tidak ada masalah, kalau Menhubnya nggak mengerti KA nantinya akan balik bertanya kepada pejabat museum ini. Mental-lah proses aktifasi lok ini.

Saya pribadi tidak setuju kalau lok uap lain yang telah atau sedang diaktifkan untuk lintas lain dipindah-pindahkan. Jadi lok C 1218 tetap saja biar menarik KA Jaladara di Solo, sementara lok B 5112 akan melayani jalur ke Tuntang. Bagus jika D 1410 dapat diaktifkan untuk melayani lintas pariwisata di Cianjur, tetapi perlu usaha yang terintegrasi.

Kalau bikin duplikatnya bagaimana? Barangkali bisa?

Salam kami
Nurcahyo
*******

[Image: Railbus-Signature.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)