Posts: 133
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
2
Foke: Pembangunan MRT Akan Dimulai Mei 2012
Senin, 12/03/2012 14:28 WIB
Jakarta Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Ibukota akan segera dilaksanakan. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan, rencananya pada bulan Mei mendatang akan segera dilaksanakan ground breaking (pembangunan awal).
"Akan ground breaking bulan Maret. Mungkin bulan Mei lah. Ground breaking semua masih on schedule. Tetap tidak ada perubahan signifikan," ujar Fauzi Bowo di gedung Balaikota DKI Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Meski tidak ada perubahan yang signifikan, Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, meminta untuk memperhitungkan kembali rencana pembangunan stasiun di daerah Al-Azhar hingga gedung ASEAN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hal ini dikarenakan lokasi tersebut dianggap terlalu dekat dengan lokasi stasiun Blok M.
"Perubahan dari desain awal yang saya minta diperhitungkan. Mengurangi satu stasiun di dekat antara Al-Azhar sampai gedung ASEAN. Karena itu terlalu dekat dengan Blok M. Saya sarankan jadikan satu ke Blok M saja. Sehingga kereta masuknya bisa lebih landai ke bawah tanah di sekitar Al-Azhar tadi," jelasnya.
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta akan membangun terlebih dulu jalur MRT Utara-Selatan, dengan proyek awalnya yakni rute Lebak Bulus- Bundaran HI. Pembangunan rute tahap pertama ini, membutuhkan dana hingga 144,322 miliar yen atau sekitar Rp 15 triliun.
Lintasan MRT rute Lebak Bulus-Bundaran HI direncanakan akan sepanjang 15,5 kilometer dengan rincian 10,5 kilometer di permukaan tanah, dan 5 kilometer di bawah tanah. Sebanyak enam stasiun bawah tanah pun juga akan dibangun di sepanjang rute tersebut, yakni di Masjid Al-Azhar, Istora Senayan (Ratu Plaza), Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran Hotel Indonesia, dan tujuh stasiun elevated yakni di Lebakbulus, Fatmawati, Cipete Raya, H Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja.
Nantinya, MRT diharapkan mampu mengangkut 960.000 orang per hari dengan headway per 5 menit. Target waktu perjalanan dari Lebak Bulus-Bundaran HI mencapai 30 menit.
Sumber: detik.com
gubernurnya sendiri loh yang ngomong...
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
so jadi pake jalur bawah tanah ya?
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 110
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
Quote:Daftar Kontraktor Proyek MRT Di Jakarta.
Kementerian Perhubungan (Kemhub) memastikan proyek Mass Rapid Transit (MRT) tahap pertama (Lebak Bulus-Bunderan HI) senilai Rp 15 triliun akan terealisasi pertengahan 2016. Sampai dengan pertengahan tahun ini, pemerintah menargetkan proses konstruksi bisa dimulai seiring ditetapkannya kontraktor proyek oleh PT MRT Jakarta.
Dirjen Perkeretaapian Kemhub Tundjung Inderawan mengungkapkan, proses tender konstruksi telah dimulai setelah 10 konsorsium kontraktor hasil prakualifikasi lelang disetujui Japan International Cooperation Agency (JICA). Dalam jadwal proses penawaran harga bisa dilakukan pada Juni atau Juli tahun ini dan dilanjutkan penetapan pemenang. Saat itu juga proses konstruksi awal sudah bisa dimulai. “Pertengahan atau akhir 2016 Indonesia sudah punya MRT," tegas Tundjung, di Jakarta Rabu (28/3).
Pekerjaan konstruksi dibagi enam paket konstruksi sipil atau fisik yang akan diperebutkan 10 konsorsium. Ke-10 konsorsium dibagi tugasnya menjadi dua, lima pemenang konsorsium prakualifikasi konstruksi untuk segmen bawah tanah, dan lima konsorsium untuk proyek di permukaan tanah.
5 konsorsium yang mengerjakan proyek MRT bawah tanah :
1. Kajima-Waskita
2. Obayashi-Shimizu-Jaya Konstruksi-Wijaya Karya
3. SMCC-HK
4. Taisei-PP
5. Tokyo-Adhi.
5 konsorsium yang mengerjakan proyek MRT dipermukaan tanah :
1. Hazama-Murinda Iron Steel
2. SMCCNK
3. Sunitomo-Adhi
4. Tekken-Hutama-Marubeni
5. Tokyo-Wika.
Tundjung mengaku, beberapa waktu lalu memang sempat ada penolakan dari sejumlah warga di daerah Fatmawati Jakarta dan meminta agar ada perubahan desain MRT agar kelangsungan usaha para warga terjaga. Namun demikian hingga saat ini tidak ada rencana perubahan jalur (trase) ataupun desain pembangunan proyek MRT oleh pemerintah. "Penolakan itu biasa, nanti tinggal dicari solusinya. Proyek MRT harus jalan dengan desain layang (elevated) di daerah situ (Fatmawati),†jelas Tundjung.
Tundjung menjelaskan, keberadaan moda transportasi atau angkutan massal berbasis kereta ini bisa mengurangi tingkat kemacetan di Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, moda transportasi ini bisa menyambung dengan transportasi darat seperti busway dan Kereta Rel Listrik (KRL).
Sumber : kontan.co.id
Posts: 110
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
Posts: 110
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
Posts: 519
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
Pendapat saya:
Maklumlah mw Pilgub DKI 1, banyak umbar janji. termasuk pernyataan pak Joko Wi yang katanya mw merubah Busway menjadi Railbus. Hehehe... kita liat aja besok kedepannya.
" Pecinta Rangkas jaya "
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
behh...railbus yg solo aja gimana tuh nasib nya, mo subsidi berapa, yg bus beneran aja udah nyedot banyak anggaran pemda, apalagi railbus....
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
pokoknya tungguin aja itu pasti mrt dan busway jadi jualan kampanyenya calon incumbent.
kalau mau jadi itu mrt, maka pilihlah saya. bla bla bla...
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 110
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
Quote:10 Konsorsium MRT telah disetujui JICA.
Kementerian Perhubungan (Kemhub) memastikan proyek Mass Rapid Transit (MRT) tahap pertama yakni dari Lebak Bulus-Bunderan HI dengan nilai proyek Rp 15 triliun akan terealisasi pertengahan 2016.
Proses tender konstruksi bahkan telah dimulai, setelah 10 konsorsium kontraktor hasil prakualifikasi lelang disetujui Japan International Cooperation Agency (JICA).
Dirjen Perkeretaapian Kemhub, Tundjung Inderawan mengatakan, jadwal proses penawaran harga dilakukan Juni atau Juli tahun ini dan dilanjutkan penetapan pemenang. Saat itu, proses konstruksi awal bisa dimulai.
"Pertengahan 2016, kita sudah punya MRT," ujarnya dia, Kamis (5/4).
Pekerjaan konstruksi dibagi enam paket konstruksi fisik yang akan diperebutkan 10 konsorsium. Tugas ke-10 konsorsium dibagi dua, yakni lima konsorsium konstruksi untuk segmen bawah tanah, dan lima konsorsium untuk proyek di permukaan tanah.
Lima konsorsium yang mengerjakan proyek MRT bawah tanah adalah Kajima- Waskita, Obayashi-Shimizu-Jaya Konstruksi-Wijaya Karya, SMCC-HK, Taisei-PP, dan Tokyo-Adhi Karya. Sedangkan lima konsorsium yang mengerjakan proyek MRT dipermukaan tanah antara lain Hazama- Murinda Iron Steel, SMCC-NK, Sunitomo-Adhi Karya, Tekken-Hutama Karya-Marubeni, dan Tokyo-Wika.
Direktur Teknik dan Operasional MRT Jakarta, Rachmadi, membenarkan bahwa saat ini proses tender konstruksi sedang berlangsung setelah ditetapkannya 10 konsorsium yang lulus tahap prakualifikasi. Ia optimis proyek ini akan berjalan lancar karena tidak ada lagi kendala finansial.
Kalau tak ada aral melintang, rencananya, pada Oktober mendatang sudah keluar nama pemenangnya. "Oktober tanda tangan kontrak, dan konsorsium pemenang bisa langsung kerja," ujarnya.
Setelah proses konstruksi selesai, dilanjutkan dengan proses uji coba kereta sekitar tiga bulan. "Setelah jadi, akan dicoba tiga bulan bolak balik untuk tes rem dan kecepatan. Bila dinilai layak, pada pertengahan 2016 MRT ini sudah bisa beroperasi," tuturnya.
Sumber : kontan.co.id
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Minggu, 06/05/2012 18:24 WIB
Dirancang Lewat Terowongan Bawah Tanah, MRT Beroperasi Akhir 2016
Suhendra – detikFinance
Jakarta - PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) optimistis proyek MRT koridor Utara - Selatan untuk tahap I (Lebak Bulus - Bundaran HI) siap beroperasi akhir tahun 2016. Saat ini persiapan masih dalam tahap melakukan tender kontraktor dan persiapan tender penyedian kereta MRT. "Dari bulan Januari lalu kami sudah mulai proses tender kontraktornya, Target tanda tangan kontrak dengan kontraktor medio Oktober - November (2012). Kami juga sedang dalam proses tender untuk penyediaan kereta, baru tahap pra - kualifikasi,"kata Kepala Biro Humas PT Mass Rapid Transit Jakarta Manpala Rega Chandra Gupta Sitorus kepada detikFinance, Minggu (6/5/2012). Ia mengatakan khusus untuk calon kontraktor pengerjaan MRT saat ini setidaknya ada 11 konsorsium mencakup kontraktor Jepang bermitra dengan kontraktor Indonesia.
Sesuai dengan rencana, tahap konstruksi proyek ini dimulai paling cepat akhir 2012 atau awal 2013. Setelah proses persiapan pembangunan rampung, seperti pelebaran jalan Fatmawati, pemindahan utulitas, pemindahan terminal Lebak Bulus, pemindahan stadion Lebak Bulus dan lain - lain. "Target operasi tetap di akhir 2016. Kita berpegangan pada itu,"katanya.
Gupta menambahkan, untuk tahap I Lebak Bulus - Bundaran HI koridor utara - selatan jalur MRT terdiri dari 13 stasiun MRT. Yaitu sebanyak 7 stasiun sepanjang 7 Km berada di atas (elevated / layang) yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. Sementara itu 6 stasiun sepanjang 6 Km berada di bawah tanah yaitu Bundaran Senayan, Istora, Benhil, Setiabudi, Dukuh Atas, Bundaran HI. Untuk tahap II masih koridor utara - selatan, rencananya stasiun - stasiunnya semuanya di bawah tanah antara lain Kebon Sirih, Monas, Harmoni, Glodok, Kota dan Kampung Bandan.
Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) yang berbasis rel rencananya akan membentang kurang lebih ± 110,8 Km, meliputi dua koridor utama, yaitu :
• Koridor Utara - Selatan
Koridor ini terdiri dari Koridor Selatan - Utara (Koridor Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang kurang lebih ± 23, 8 km dan Koridor Timur – Barat sepanjang kurang lebih ± 87 km. Koridor ini dilakukan dalam 2 tahap :
- Tahap I yang akan dibangun terlebih dahulu menghubungkan Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI sepanjang 15,7 km dengan 13 stasiun (7 stasiun layang dan 6 stasiun bawah tanah) ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2016.
- Tahap II akan melanjutkan jalur Selatan - Utara dari Bundaran HI ke Kampung Bandan sepanjang 8,1 Km yang akan mulai dibangun sebelum tahap I beroperasi dan ditargetkan beroperasi 2018 dipercepat dari 2020. Studi kelayakan untuk tahap ini sudah selesai.
• Koridor Timur – Barat
Koridor ini masih dalam tahap studi kelayakan. Koridor ini ditargetkan paling lambat beroperasi pada 2024 – 2027. Total nilai proyek adalah sekitar 144 Miliar Yen dengan besar pinjaman sekitar 120 Milyar Yen dan selebihnya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta (APBD) DKI Jakarta. Biaya proyek akan ditanggung bersama antara Pemerintah Pusat (42%) dan Pemerintah Daerah (58%). Dana kemudian akan disalurkan kepada PT MRT Jakarta melalui DKI Jakarta sebagai pelaksana dan operator proyek.
(hen/wep)
Sumber :
http://finance.detik.com/read/2012/05/06...akhir-2016
---------
1. Sudah bener2 didesain agar gedung Sarinah gak roboh gak?
2. Menerabas kali Ciliwung... apa gak bikin rembesan air ke bawah tanah?
3. Antisipasi kalau mogok kayak kejadian di Singapura bulan November atau Oktober aku lupa di tahun 2011 silam apa sudah ada?
4. Terminal Lb. Bulus digusur... Jl. Fatmawati diperlebar... Apa dah diteliti lagi???? Lebar di Jl. Fatmawati dah maksimal lho...
 Yang ada gedung2 di Jl. Fatmawati dan Jl. Panglima Polim harus dirobohin...
Padahal 2 ruas jalan raya penghubung Pd. Labu dg kawasan Sudirman ini sudah dikenal sebagai kawasan furniture terlengkap di Jakarta lho...
|