Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Subway atau MRT buat Jakarta?
Beresin dulu banjir, baru punya angan bikin subway. Mau rakyat tenggelem diterowongan? Bethe
Reply
ada satu hal yg masih rancu bagi saya, MRT-nya pake LAA atau Third Rail?
Soalnya ga mungkin pake KRDE/KRDH, beberapa stasiun ada di bawah tanah
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
(08-05-2012, 05:31 AM)megaloblast Wrote: Beresin dulu banjir, baru punya angan bikin subway. Mau rakyat tenggelem diterowongan? Bethe

tadinya saya juga mengkuatirkan hal yang sama. akankah nanti jika musim hujan tiba subway bakal jadi kereta selam?

tetapi setelah mendapat penjelasan dari teman saya yang teknik sipil, justru pembangunan subway itu resiko kebanjiran malah bisa diminimalisir hingga 0%. karena tunelnya sendiri sudah kedap air. kecuali kalau bikin jalur subwaynya model got/galian seperti underpass jalan raya, yang disepanjang jalannya terbuka dan berpotensi jadi saluran air raksasa jika drainasenya buruk. sudah terbukti dibeberapa underpass dijakarta jadi akuarium kala hujan tiba.

analoginya barangkali seperti bikin got dengan bikin pipa air dalam tanah.

jadi kemungkinan air masuk tinggal 2:
-lewat mulut tunnel di 2 ujung (daerah al azhar dan kp.bandan)
-lewat pintu masuk entrance-exit pada masing2 stasiun subway

kalau lewat entrance-exit gate ditiap stasiun sub, bisa dilakukan peninggian tanggul melebihi tinggi air banjir maksimal. jadi nanti masuk stasiun naik dulu sampai kira2 1-2m lalu turun kebawah.

kalau yang dimulut tunel, saya tidak kuatir yang di al azhar, tapi yang di kp.bandan, ya. karena daerah itu memang tempatnya air. tapi bisa diakali dengan menggunakan pompa yang banyak dan juga bikin polder disana.

setelah mendapatkan penjelasan tersebut, saya tidak kuatir lagi kalau nanti jadi kereta selam. dan memang sudah terbukti di 2 tempat: singapura dan bangkok. disana subway tidak terpengaruh meskipun diatas tanah tengah terjadi banjir besar.

(09-05-2012, 03:19 AM)van Baso Wrote: ada satu hal yg masih rancu bagi saya, MRT-nya pake LAA atau Third Rail?
Soalnya ga mungkin pake KRDE/KRDH, beberapa stasiun ada di bawah tanah

kalau lihat perkembangannya, apalagi dengan pemilihan ukuran gauge yang sama dengan rel yang sudah ada (1067mm), supaya ada interkoneksi dengan jaringan krl di kp.bandan, sepertinya menggunakan laa.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
Menjelang pilkada mendingan para calon gubernur DKI pada belajar dulu, apa itu MRT. Jangan cuma janji kalo MRT bakalan sukses, saya harap mereka semua bisa menjelaskan langkah2 logis untuk memperlancar pembangunan MRT dan mempercepat pembangunan MRT untuk Jakarta tercinta. Kalo cuma janji Jakarta bakalan bebas macet, atau MRT akan diteruskan lalu Monorel dilanjutkan, anak tetangga sebelah rumah juga bisa ngomong gitu. Saya harap langkah strategis bisa masuk program calon gubernur, dan bukan janji tak berkelas semata. MRT adalah kebutuhan wajib DKI Jakarta saat ini dan nanti, ini bukan pemanis wajah Ibu kota, tapi lebih dari itu.
twitter : @zulfahmiID
Reply
(09-05-2012, 06:02 AM)ady_mcady Wrote:
(08-05-2012, 05:31 AM)megaloblast Wrote: Beresin dulu banjir, baru punya angan bikin subway. Mau rakyat tenggelem diterowongan? Bethe

tadinya saya juga mengkuatirkan hal yang sama. akankah nanti jika musim hujan tiba subway bakal jadi kereta selam?

tetapi setelah mendapat penjelasan dari teman saya yang teknik sipil, justru pembangunan subway itu resiko kebanjiran malah bisa diminimalisir hingga 0%.
wah ternyata justru positif Tersenyuum
Reply
MRT ga semuanya berada dibawah tanah.
ada yang dibuat diatas.
semua disesuaikan sama kontur tanahnya.

kebetulan perusahaan tempat ane bekerja termasuk dalam 10 kontraktor yang ikut tender tersebut.
dan ane udah liat dokumen"nya (buanyakk bener) hehe

semoga ga mengalami kegagalan layaknya monorel ya..
Reply
(15-05-2012, 06:47 PM)adiedya Wrote: MRT ga semuanya berada dibawah tanah.
ada yang dibuat diatas.
semua disesuaikan sama kontur tanahnya.

kebetulan perusahaan tempat ane bekerja termasuk dalam 10 kontraktor yang ikut tender tersebut.
dan ane udah liat dokumen"nya (buanyakk bener) hehe

semoga ga mengalami kegagalan layaknya monorel ya..

halo adiedya, selamat bergabung di forum ini. ditunggu info2 menarik seputar pembangunan mrt bersejarah ini. Bye Bye

saya optimis proyek ini akan berjalan sesuai rencana. sudah terlalu lama jakarta membutuhkan mrt/subway. kalau tidak sekarang, kapan lagi? mau nunggu lebaran kuda? hehehe...

jakarta adalah satu2nya kota besar didunia, yang penduduknya lebih dari 3 juta jiwa, yang tidak punya transportasi masal berbasis rel sebagai back bone sistem transportasi kotanya. di ASEAN, jakarta kalah oleh singapura, kl, bangkok, manila, dan terakhir, hanoi.

dulu pernah punya jaringan trem selama 80 tahun! tragis, jaringan trem lalu dihapus tahun 60 an. baru ada sistem rapid transit setelah 40 tahun, yaitu tahun 2004 ketika proyek busway diluncurkan. lumayan meskipun banyak kekurangan, tapi usaha membuat jaringan rapid transit ini patut diapresiasi.

busway adalah solusi jangka pendek yang murah meriah, tapi tidak dapat dijadikan solusi jangka panjang. untuk jangka panjang, mrt/subway adalah satu2 nya solusi.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
Terus bagaimna spesifikasi ketinggian kawat LAA terhadap rel? apa sama seperti KRL JABOTABEK?
secara kan nanti MRT lewat terowongan tentunya ketinggian LAA terbatas paling gak seperti KRL bawah tanah di jepang
Berharap Rangkas Jaya ditarik lokomotif listrik..
Reply
Nemu dari halte busway Pecenongan nih....



[Image: 343i61s.jpg]

Dijanjiin tiap 5 menit melintas utk singgah :



[Image: 2008tmo.jpg]
1. Dijamin di tiap jam sibuk aja atau di jam2 operasional juga?
2. Gimana dg gangguan wessel dan sinyal? Ntar alasannya bkn krn pencurian kabel optik sinyal, tp krn byk tikus got dha...
3. Apa gak akan ada subway utk Ekspres? Di New York kl gak salah ada lho... bbrp KRLnya itu Patas...
4. AC yg gak dingin gimana tuh nanti?

Tahapan - tahapannya :



[Image: 33z422t.jpg]

Ilustrasi jenis KRLnya lebih diperjelas :



[Image: 34483lz.jpg]
Apa bener yah kyk gini? Berharap jg gak sekedar menghubungi bbrp kawasan bisnis, niaga dan perbelanjaan, tp ke-dari bandara Soekarno-Hatta juga nih... Semisal turun di stasiun Dukuh Atas, sambung naik KRL dr Manggarai ke Soetta deh... tapi yah....

Ini nama2 stasiun rel layangnya :



[Image: 2mhge54.jpg]

Yang ini stasiun2 bawah tanahnya :



[Image: 207rx8h.jpg]

Reply
Qo bikinnya cuma dikit yah? Di Jak kan kawasan yg macet tuh banyak bgt,, ga cuma Lebak Bulus - Sudirman - Thamrin - Kpb Bethe
Add yah: Muhammad Andika & follow juga yah @andika_ABA Xie Xie
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)