Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Argo Wilis (Pengalaman, diskusi, video)
(12-05-2012, 07:56 PM)Logawa_exp Wrote:
(12-05-2012, 07:54 PM)CC-201-23 Wrote: wah keretanya bagus,cm syg TV-nya imutWek
BTW smpat perhatikan ga diponya,apakah JAKK atau udah BD?

wah gak sempet..
pas KAnya dateng, ane naik dari arah depan...
kemudian pas nyampe MN, ane lupa gak liat..Bethe

K1 0 95 02 punya Dipo BD itu. BD punya 2, yaitu K1 0 95 01 dan K1 0 95 02 Big Grin
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
(12-05-2012, 07:59 PM)Billy_CC20335CN Wrote:
(12-05-2012, 07:56 PM)Logawa_exp Wrote:
(12-05-2012, 07:54 PM)CC-201-23 Wrote: wah keretanya bagus,cm syg TV-nya imutWek
BTW smpat perhatikan ga diponya,apakah JAKK atau udah BD?

wah gak sempet..
pas KAnya dateng, ane naik dari arah depan...
kemudian pas nyampe MN, ane lupa gak liat..Bethe

K1 0 95 02 punya Dipo BD itu. BD punya 2, yaitu K1 0 95 01 dan K1 0 95 02 Big Grin

K1 0 95 02 BD ex. K1-95509 CN. Jadi sepertinya bekas KA Argo Gede JB-250 batch 1 (punya JAKK), lalu dimutasi ke CN buat Argo Jati, dan skrg jadi punya BD, bareng sama K1 0 95 01 ex. K1-95501 BD... Big Grin
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
mau ngelanjutin pstingan yg sebelumnya nih, waktu hari selasa ( 17 April 2012 ) naik Argo Wilis dari SGU sampai KYA, tempat isian penumpangnya hanya 2 K1 ( itupun tiap K1 gak keisi 50% ), walhasil K1 0 98 07 BD yg harusnya jadi aling-aling akhirnya menjadi Eksekutif 1 oleh orang KA nya sendiri, atas saran pak KP ( waktu itu kalo gak salah lepas Wonokromo CMIIW ) saya pindah ke Eksekutif 5 ( belakang eksa 5 BP ) dan dapat di K1 0 98 03 BD dan terus sampai KYA.

Pertanyaan saya :

1. Apakah okupansi KA ini sewaktu saya naik termasuk normal? secara naiknya pas weekday :p
2. K1 0 99 13 BD apakah asli punya KA ini? CMIIW

mungkin saran saya dgn KA ini perbaikilah fasilitasnya, padahal KA ini kan dalam perka terbilang tinggi ( KA 5-6 ) dibawah ABA tetapi diatas Lawu.

mohon koreksi apabila ada salah Xie Xie

mau ngelanjutin pstingan yg sebelumnya nih, waktu hari selasa ( 17 April 2012 ) naik Argo Wilis dari SGU sampai KYA, tempat isian penumpangnya hanya 2 K1 ( itupun tiap K1 gak keisi 50% ), walhasil K1 0 98 07 BD yg harusnya jadi aling-aling akhirnya menjadi Eksekutif 1 oleh orang KA nya sendiri, atas saran pak KP ( waktu itu kalo gak salah lepas Wonokromo CMIIW ) saya pindah ke Eksekutif 5 ( belakang eksa 5 BP ) dan dapat di K1 0 98 03 BD dan terus sampai KYA.

2 Pertanyaan saya :

1. Apakah okupansi KA ini sewaktu saya naik termasuk normal? secara naiknya pas weekday :p
2. K1 0 99 13 BD apakah asli punya KA ini? CMIIW

Mungkin saran saya dgn KA ini, perbaikilah fasilitasnya, padahal KA ini kan dalam perka terbilang tinggi ( KA 5-6 ) dibawah ABA tetapi diatas Lawu. Selain itu banyak penumpang yg merasa gak nyaman sama ini KA karena minim fasilitas.

mohon koreksi apabila ada salah Xie Xie
belum ke Cirebon kalau belum naik KA ARGO JATI Playboy
Reply
(16-05-2012, 04:09 PM)Djayo Anggoro Wrote: mau ngelanjutin pstingan yg sebelumnya nih, waktu hari selasa ( 17 April 2012 ) naik Argo Wilis dari SGU sampai KYA, tempat isian penumpangnya hanya 2 K1 ( itupun tiap K1 gak keisi 50% ), walhasil K1 0 98 07 BD yg harusnya jadi aling-aling akhirnya menjadi Eksekutif 1 oleh orang KA nya sendiri, atas saran pak KP ( waktu itu kalo gak salah lepas Wonokromo CMIIW ) saya pindah ke Eksekutif 5 ( belakang eksa 5 BP ) dan dapat di K1 0 98 03 BD dan terus sampai KYA.

2 Pertanyaan saya :

1. Apakah okupansi KA ini sewaktu saya naik termasuk normal? secara naiknya pas weekday :p
2. K1 0 99 13 BD apakah asli punya KA ini? CMIIW

Mungkin saran saya dgn KA ini, perbaikilah fasilitasnya, padahal KA ini kan dalam perka terbilang tinggi ( KA 5-6 ) dibawah ABA tetapi diatas Lawu. Selain itu banyak penumpang yg merasa gak nyaman sama ini KA karena minim fasilitas.

mohon koreksi apabila ada salah Xie Xie

Hmm, soal okupansi, kalo dari SGU kurang tau gimana. Tapi kalo dari BD rata-rata biasanya 2-3 K1 terdepan terisi penuh, baru yg belakang-belakangnya agak sepi. Itupun, menurut saya, penuhnya sampe YK saja karena didominasi turis mancanegara yg biasanya naik Wilis/Lodaya dan turun di YK.

Soal K1 0 99 13 BD, sebenernya bukan asli punya Argo Wilis, secara ini adalah "warisan" Turangga yang masih ditinggal di BD. Tapi, memang, sering digunakan Argo Wilis saat ini sebagai K1 cadangan, karena dari bbrp K1 cadangan, hanya ini dan K1 0 65 01 + 03 yang bisa dibilang cukup layak untuk dibawa Argo Wilis.

Soal fasilitas, nah ini memang gimana gitu, Argo Wilis serasa dianaktirikan. Sewaktu saya berkesempatan mengintip ke dalam K1 Argo Lawu di Solo, wow saya terkejut, bedanya jauh sekali dengan K1 Argo Wilis. Selain karena faktor usia yang beda 10 tahun, juga fasilitasnya lebih wah K1-08 Argo Lawu yang dulu terkenal dengan livery "ombak bolong"-nya itu.

Ya entahlah kenapa fasilitas sang "raja" jalur selatan ini tergolong minim...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(16-05-2012, 09:43 PM)dtRAiNeR Wrote:
(16-05-2012, 04:09 PM)Djayo Anggoro Wrote: mau ngelanjutin pstingan yg sebelumnya nih, waktu hari selasa ( 17 April 2012 ) naik Argo Wilis dari SGU sampai KYA, tempat isian penumpangnya hanya 2 K1 ( itupun tiap K1 gak keisi 50% ), walhasil K1 0 98 07 BD yg harusnya jadi aling-aling akhirnya menjadi Eksekutif 1 oleh orang KA nya sendiri, atas saran pak KP ( waktu itu kalo gak salah lepas Wonokromo CMIIW ) saya pindah ke Eksekutif 5 ( belakang eksa 5 BP ) dan dapat di K1 0 98 03 BD dan terus sampai KYA.

2 Pertanyaan saya :

1. Apakah okupansi KA ini sewaktu saya naik termasuk normal? secara naiknya pas weekday :p
2. K1 0 99 13 BD apakah asli punya KA ini? CMIIW

Mungkin saran saya dgn KA ini, perbaikilah fasilitasnya, padahal KA ini kan dalam perka terbilang tinggi ( KA 5-6 ) dibawah ABA tetapi diatas Lawu. Selain itu banyak penumpang yg merasa gak nyaman sama ini KA karena minim fasilitas.

mohon koreksi apabila ada salah Xie Xie

Hmm, soal okupansi, kalo dari SGU kurang tau gimana. Tapi kalo dari BD rata-rata biasanya 2-3 K1 terdepan terisi penuh, baru yg belakang-belakangnya agak sepi. Itupun, menurut saya, penuhnya sampe YK saja karena didominasi turis mancanegara yg biasanya naik Wilis/Lodaya dan turun di YK.

Soal K1 0 99 13 BD, sebenernya bukan asli punya Argo Wilis, secara ini adalah "warisan" Turangga yang masih ditinggal di BD. Tapi, memang, sering digunakan Argo Wilis saat ini sebagai K1 cadangan, karena dari bbrp K1 cadangan, hanya ini dan K1 0 65 01 + 03 yang bisa dibilang cukup layak untuk dibawa Argo Wilis.

Soal fasilitas, nah ini memang gimana gitu, Argo Wilis serasa dianaktirikan. Sewaktu saya berkesempatan mengintip ke dalam K1 Argo Lawu di Solo, wow saya terkejut, bedanya jauh sekali dengan K1 Argo Wilis. Selain karena faktor usia yang beda 10 tahun, juga fasilitasnya lebih wah K1-08 Argo Lawu yang dulu terkenal dengan livery "ombak bolong"-nya itu.

Ya entahlah kenapa fasilitas sang "raja" jalur selatan ini tergolong minim...

oohhh gitu, soalnya saya lihat K1 0 99 13 BD dibandingkan dgn K1 lainnya sedikit beda ( yg saya naikin waktu itu ), lebih mirip K1 satwa punya ( kalo gak salah 52 TD ).

kalo soal faktor usia rangkaian sih bagi saya sendiri tidak begitu terpengaruh ya, seperti K1 0 95 XX CN dengan K1 0 02 XX BD, padahal tidak beda jauh, mungkin di fasilitasnya saja yg bikin terlihat "beda"

untuk soal okupansi, mungkinkah jam2nya Argo Wilis ini kurang strategis ( sampai BD/ malam ) jadinya Turangga lebih banyak okupansinya? mohon pencerahannya Xie Xie
belum ke Cirebon kalau belum naik KA ARGO JATI Playboy
Reply
kalo dari surabaya rata2 ya hampir sama dengan yang dari BD, gak sepi2 amat tapi gak rame2 amat. Oh iya KA 5 dari SGU tujuan BD pagi tadi sangat ramai, dan dihela CC20419-1K1 Satwa- 2K1 Argo - M1- 3K1 Argo - P. Dan ini rasanya wajar seh karena long weekend. Kalau soal jam Argo Wilis menurut saya SGU-BD bagi orang biasa (non railfans) sih emang kurang strategis dibanding turangga, tapi kalau lintas antara seperti BD-YK, YK-SGU lumayan strategis, bapak saya ketika dari BD ke YK milih naik ini daripada lodaya, karena masih siang di YK (13.55) dan hari berikutnya dari YK pulang ke SGU naik ini lagi bukannya sancaka, karena nyampe SGU masih abis magrib (18.25), meskipun berangkatnya kesiangan & tarifnya jauh diatas sancaka dan lodaya..

[Image: 7213368326_0567452129_z.jpg]
Reply
CC 204 19 dah pake logo baru disamping apa blm?
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
naik argo wilis dari kutoarjo-gubeng. Berhenti di , kutoarjo, jogja, slo blapan, madiun, kertosono, jombang, peterongan(X ka. Bima), terakhir gubeng
Reply
(17-05-2012, 11:47 AM)dixtra Wrote: kalo dari surabaya rata2 ya hampir sama dengan yang dari BD, gak sepi2 amat tapi gak rame2 amat. Oh iya KA 5 dari SGU tujuan BD pagi tadi sangat ramai, dan dihela CC20419-1K1 Satwa- 2K1 Argo - M1- 3K1 Argo - P. Dan ini rasanya wajar seh karena long weekend. Kalau soal jam Argo Wilis menurut saya SGU-BD bagi orang biasa (non railfans) sih emang kurang strategis dibanding turangga, tapi kalau lintas antara seperti BD-YK, YK-SGU lumayan strategis, bapak saya ketika dari BD ke YK milih naik ini daripada lodaya, karena masih siang di YK (13.55) dan hari berikutnya dari YK pulang ke SGU naik ini lagi bukannya sancaka, karena nyampe SGU masih abis magrib (18.25), meskipun berangkatnya kesiangan & tarifnya jauh diatas sancaka dan lodaya..

[Image: 7213368326_0567452129_z.jpg]

waduh, rame juga tuh yg naik KA 5 Heran tapi Lok Merah Biru nya kinclong loh Ngeledek
belum ke Cirebon kalau belum naik KA ARGO JATI Playboy
Reply
mau nanya KA 5 itu masuk BD suka telat gak ya ?di tiket masuk BD itu jam 19:13, karena ane mau ngejar KA 29 ke GMR jam 19:50. Mohon infonya. Makasih.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)