Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Malang Ekspress
kalau menghapus maleks dengan alasan okupansi rendah, sebelum menghapusnya, harusnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) daop 8 sby berkaca dan mencari tahu kenapa kok okupansinya bisa rendah
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply
masih inget dulu naik Malang express pagi.... naik dari Blimbing jam 5 lebih..... sepanjang perjalanan dari 5 kereta hanya 1 yang terisi penuh...... Sedih
enaknya naik Malang express pagi.... bisa ng.rasakan sejuknya pagi di petak ML-BG. n bisa ketemu dg KA2 besar macem Bima, Turagga, Mutiara Timur.....

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
Mungkin akan lebih baik apabila KA ini diaktifkan kembali tapi dengan format Ekonomi AC, kalo ber-AC bayar 15 ribu pun nggak masalah asal waktu tempuhnya nggak ngodong...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
(16-08-2011, 12:23 PM)JaY Wrote: Mungkin ada beberapa hal yang diasumsikan mengapa Maleks dihentikan, hal ini ada kemungkinan berbeda dengan Jatayu.. Waktu itu Jatayu menghilang karena adanya kenaikan harga tiket yang dirasa mahal plus KA Gajayana karena sebagian besar orang naek Jatayu itu adalah orang2 yang akan berpergian ke Jakarta menggunakan Bima, Sembrani, dan Argo Bromo. Sedangkan untuk tujuan ke Bandung sangat sedikit kemungkinannya....
Untuk Maleks sbb :
1. Perjalanan kereta terlalu lama hampir 2,5 jam... Beda sama Jatayu cuma 1 jam 40 menit....
2. Keretanya kelas Bisnis ditambah perjalanan yang lama..
3. Kondisi track Malang - Bangil setelah diganti bantalan beton tapi belum ditata dan diangkat yang berimbas pada taspat yang seharusnya 80km/jam jadi 40-60 km/jam...
4. BANYAK BERHENTI DI STASIUN... Blimbing, Singosari, Lawang, Bangil, Sidoarjo, dan Wonokromo.. Berbeda dengan Jatayu yang berhenti hanya di Lawang doank...
5. Harga tiket berbanding terbalik dengan waktu tempuh....

Intinya, harus benerin dulu track Malang-Bangil kalau ingin ada Maleks...Cuman itu...

yang naik jatayu juga bukan hanya orang pergi ke jakarta
orang malang banyak lagi yang kerja di surabaya atau mempunyai keluarga di surabaya
orang malang aja kadang shopping k sby
kalo jakarta kejauhan
Lok Merah Biru
Reply
(14-04-2012, 08:43 PM)tommy_rachmawan Wrote:
(16-08-2011, 12:23 PM)JaY Wrote: Mungkin ada beberapa hal yang diasumsikan mengapa Maleks dihentikan, hal ini ada kemungkinan berbeda dengan Jatayu.. Waktu itu Jatayu menghilang karena adanya kenaikan harga tiket yang dirasa mahal plus KA Gajayana karena sebagian besar orang naek Jatayu itu adalah orang2 yang akan berpergian ke Jakarta menggunakan Bima, Sembrani, dan Argo Bromo. Sedangkan untuk tujuan ke Bandung sangat sedikit kemungkinannya....
Untuk Maleks sbb :
1. Perjalanan kereta terlalu lama hampir 2,5 jam... Beda sama Jatayu cuma 1 jam 40 menit....
2. Keretanya kelas Bisnis ditambah perjalanan yang lama..
3. Kondisi track Malang - Bangil setelah diganti bantalan beton tapi belum ditata dan diangkat yang berimbas pada taspat yang seharusnya 80km/jam jadi 40-60 km/jam...
4. BANYAK BERHENTI DI STASIUN... Blimbing, Singosari, Lawang, Bangil, Sidoarjo, dan Wonokromo.. Berbeda dengan Jatayu yang berhenti hanya di Lawang doank...
5. Harga tiket berbanding terbalik dengan waktu tempuh....

Intinya, harus benerin dulu track Malang-Bangil kalau ingin ada Maleks...Cuman itu...

yang naik jatayu juga bukan hanya orang pergi ke jakarta
orang malang banyak lagi yang kerja di surabaya atau mempunyai keluarga di surabaya
orang malang aja kadang shopping k sby
kalo jakarta kejauhan
Lok Merah Biru

kalau saya sich dulu waktu awal2 kerja masih sering ke MLG tiap sabtu sore naik Maleks sore dari WO, karena dulu pacar masih ada di malang hehehehe Playboy
Reply
Kenang2an terakhir poto Malang Ekspress Sedih

[Image: 25548_1336497744988_1607443373_809003_8169316_n.jpg]
Reply
(06-06-2012, 12:00 PM)BaTrai Wrote: Kenang2an terakhir poto Malang Ekspress Sedih
[spoiler]
[Image: 25548_1336497744988_1607443373_809003_8169316_n.jpg][/spoiler]

mengenang kereta langganan dulu waktu ngapel ke Malang Sedih
Reply
(06-06-2012, 02:44 PM)maspramono Wrote:
(06-06-2012, 12:00 PM)BaTrai Wrote: Kenang2an terakhir poto Malang Ekspress Sedih
[spoiler]
[Image: 25548_1336497744988_1607443373_809003_8169316_n.jpg][/spoiler]

mengenang kereta langganan dulu waktu ngapel ke Malang Sedih

ini juga KA langganan saya kalo setiap maen ke rumah sdr di ML, pulangnya suka naik KA Malang Express pagi ntar sambung KA Rapih Dhoho ke KD. enaknya KA Malang Express yang pagi dia berangkat ML berhenti di Blimbing-Singosari-Lawang, lepas itu looooossss (ls) sampe Wonokromo....
terakhir naik dari 4 K2 cuma 1 yang terisi penuh Sedih

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
beberapa hari yang lalu ada seorang cewe tanya di loket SGU baru
"mbak kalau mau naik Malang Ekspress tiketnya pesen dimana???"
ternyata masih ada yang belum tau kalau KA ini sudah almarhum ya
Mikir Dulu
Reply
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)