Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pemindahan Bangunan Halte Cicayur
#1
Maaf Sebelumnya salah kamar (sebelumnya di http://semboyan35.com/showthread.php?tid=7642 )Xie Xie karna buru2 & lagi banyak project jadi tidak memperhatikan


[Image: dsc01396%20copy.jpg]
Bangunan halte Cicayur pada saat masih digunakan sebagai Halte, terlihat di kanan kiri bangunan pembangunan emplasemen Stasiun Cicayur.

Halte Cicayur dibangun pada 1 Oktober 1899 oleh Perusahaan Kereta Api Negara Staatspoorwegen (SS), merupakan bagian dari jalur Batavia (Jakarta) – Duri – Tanah Abang – Rangkasbetoeng (Rangkasbitung).

Terbuat dari kayu, bangunan ini hanya berfungsi sebagai halte persinggahan saja dan hanya mempunyai satu ruang tunggu serta satu ruang loket. Kereta api yang berhenti di halte ini adalah kereta api lokal dari Tanah Abang - Rangkasbitung untuk menaikkan penumpang.


[Image: dsc01423%20copy.jpg]
Photo 1


[Image: dsc01422%20copy.jpg]
Photo 2

Keterangan Photo 1 dan 2 : Proses pembongkaran eks. Halte Cicayur, dalam proses ini tidak merusak ornamen asli bangunan, dan dilakukan sesuai dengan UU nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada hari Selasa (7/01) memindahkan bangunan Halte Cicayur dari tempat nya sekarang ke Kompleks Musium Ambarawa. Bangunan halte ini nantinya akan dibangun ulang di Ambarawa dan akan berfungsi sebagai bagian dari Museum Ambarawa.


[Image: img_3272%20copy.jpg]
Setelah selesai proses pembongkaran, bangunan eks. Halte Cicayur dibawa ke Ambarawa dengan menggunakan truk.

Proses pembongkaran ini dilakukan karena adanya pembangunan Stasiun Cicayur baru menggantikan halte Cicayur dan juga sebagai upaya melestarikan bangunan kereta api yang merupakan warisan masa lampau.

Sumber
In Memoriam MV Karana Sembilan first JR E 103 Carrier to Indonesia

[Image: In_memoriam%2520copy.jpg]
Reply
#2
daerah solo-wonogiri jug banyak tuh halte kayu kuno...
gak masuk cagar budaya juga itu?
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#3
(11-08-2012, 12:19 AM)enrico Wrote: daerah solo-wonogiri jug banyak tuh halte kayu kuno...
gak masuk cagar budaya juga itu?

Mungkin masih dalam proses gan, kita monitor saja Xie Xie
In Memoriam MV Karana Sembilan first JR E 103 Carrier to Indonesia

[Image: In_memoriam%2520copy.jpg]
Reply
#4
Gan ane mau tanya .. Stasiun Cicayur 1 sepur apa 2 ??
Reply
#5
(24-08-2012, 05:43 PM)Avis_KrlManiaBks Wrote: Gan ane mau tanya .. Stasiun Cicayur 1 sepur apa 2 ??

1 sepur. tapi sekarang menjadi 2 sepur setelah dibuat jalur kembar (dabel trek) antara serpong-maja (baru sampe parungpanjang jalur kembarnya). tanpa wesel. dan terakhir saya liat dibuat sinyal blok.
SOARA ORANG TAMBOEN

Gujes Gujes Gujes....... 

Lok Merah Biru              
Reply
#6
wah, hebat....stasiun cicayur ternyata sudah beumur lebih dari 1 abad.....
itu ngomong2, katanya di stasiun cicayur ada pahatan bertuliskan "stasioen cicayoer" ya.....? itu bener ga sih....?
Reply
#7
Busyet...!!! Nih thread kan buat bahas tentang ka uap...eh malah bahas stasiun cicayur di sini...!!! Kl bahas tentang stasiun ya di thread dipo dan stasiun lah...jangan di marih...!!!
Reply
#8
Lha kan kl sekarang dah ga salah kamar lagi...! Kl ejaan lama stasiun or halte cicayur itu bukan cicayoer tapi tjitjajoer
Reply
#9
St. Ccy masa kini Xie Xie

[spoiler]
[Image: Lief006_zpse32a90c9.jpg]
[/spoiler]
[spoiler]
[Image: Lief005_zps4fb370bd.jpg]
[/spoiler]
[spoiler]
[Image: ccy_zps152f516c.jpg]
[/spoiler]
Kupinang engkau dengan mengucap Bismillah di atas KA Matarmaja, mengkhayal mode : on  Ngakak
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)