20-03-2013, 08:52 PM
Selamat pagi/siang/malam om-om dan mas-mas....
Kali ini saya akan membuat TR perjalanan saya ke Madiun menggunakan Sri Tanjung dan Moleks yang kebetulan sedang banting harga....jadi jangan disia-siakan kesempatan ini...
--H-1--
Pukul 10.00 saya memulai perjalanan dari rumah saya di daerah Jakal. Yah, daripada di rumah luntang-lantung alias tidak ada kerjaan mendingan saya jalan-jalan ajah deh...Sekitar pukul 10.30 saya sampai di LPN. Berikut adalah keadaan loket LPN kala itu
[spoiler]
[/spoiler]
Loketnya cukup sepi...
Setelah mengisi formulir dan tetek bengeknya saya langsung ke loket dan memesan tiket Sri Tanjung. Mbak loketnya galak+ judes, masak bilang tiketnya habis...
Terus saya bilangin "Habis apaan? Buktinya di TV itu masih ada..." Ya udah, mbaknya langsung mengalah deh...Dan ini penampakan tiket saya...
[spoiler]
[/spoiler]
Karena loket stasiun LPN hanya menjual ekonomi dan ekonomi ac maka saya harus naik ojek ke stasiun Tugu (tanpa mampir Sar**m tentunya) seharga 8.000 rupiah. Sampai di Tugu, saya mengisi formulir dan mengambil nomor 'undian'. Saya dapat nomor 146. Berikut penampakan keduanya..
[spoiler]
[/spoiler]
Untuk nambah-nambah, beginilah suasana Pusat Reservasi Stasiun Tugu siang itu..
[spoiler]
[/spoiler]
Toilet pusat reservasi, bersih tapi agak bau...
[spoiler]
[/spoiler]
Kali ini saya akan membuat TR perjalanan saya ke Madiun menggunakan Sri Tanjung dan Moleks yang kebetulan sedang banting harga....jadi jangan disia-siakan kesempatan ini...
--H-1--
Pukul 10.00 saya memulai perjalanan dari rumah saya di daerah Jakal. Yah, daripada di rumah luntang-lantung alias tidak ada kerjaan mendingan saya jalan-jalan ajah deh...Sekitar pukul 10.30 saya sampai di LPN. Berikut adalah keadaan loket LPN kala itu
[spoiler]
[/spoiler]Loketnya cukup sepi...
Setelah mengisi formulir dan tetek bengeknya saya langsung ke loket dan memesan tiket Sri Tanjung. Mbak loketnya galak+ judes, masak bilang tiketnya habis...
Terus saya bilangin "Habis apaan? Buktinya di TV itu masih ada..." Ya udah, mbaknya langsung mengalah deh...Dan ini penampakan tiket saya...[spoiler]
[/spoiler]Karena loket stasiun LPN hanya menjual ekonomi dan ekonomi ac maka saya harus naik ojek ke stasiun Tugu (tanpa mampir Sar**m tentunya) seharga 8.000 rupiah. Sampai di Tugu, saya mengisi formulir dan mengambil nomor 'undian'. Saya dapat nomor 146. Berikut penampakan keduanya..
[spoiler]
[/spoiler]Untuk nambah-nambah, beginilah suasana Pusat Reservasi Stasiun Tugu siang itu..
[spoiler]
[/spoiler]Toilet pusat reservasi, bersih tapi agak bau...
[spoiler]
[/spoiler]



[/spoiler]
[/spoiler]




[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]