Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Wonogiri
apakah weselnya udah layan terpusat?

sekitar 2009 saya liat di wonogiri & solo kota kayanya masih layan setempat, kalo langsir lok harus ada petugas yang mindahin wesel
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]

Reply
Pas di Solo Kota 24 Agustus 2014 lalu, wesel sudah terlayan pusat

[Image: IMG_3477_tonemappedRWMLR_zps69e1b1ed.jpg]


(09-09-2014, 06:15 PM)nino Wrote: apakah weselnya udah layan terpusat?

sekitar 2009 saya liat di wonogiri & solo kota kayanya masih layan setempat, kalo langsir lok harus ada petugas yang mindahin wesel
RF itok_karanganyar, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
sekarang jenis rel pws-wng tipe berapa? R42?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(13-09-2014, 08:24 AM)ady_mcady Wrote: sekarang jenis rel pws-wng tipe berapa? R42?

Mas Ady...kalau belum diganti rel dari Stasiun Purwosari sampai stasiun Solokota menggunakan R.42 banatalan beton penambat clip dan seterusnya sampai stasiun Wonogiri kalau belum di ganti masih R.33 bantalan besi (baru bekas)..
kalau ada yang lebih update terkini silahkan infonya.

(13-09-2014, 08:24 AM)ady_mcady Wrote: sekarang jenis rel pws-wng tipe berapa? R42?

Mas Ady...kalau belum diganti rel dari Stasiun Purwosari sampai stasiun Solokota menggunakan R.42 bantalan beton penambat clip dan seterusnya sampai stasiun Wonogiri kalau belum di ganti masih R.33 bantalan besi (baru bekas)..
kalau ada yang update terkini silahkan di infonya.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
(27-08-2014, 10:32 AM)Ardhani Muhad Wrote:
(27-08-2014, 10:13 AM)Hendra20409 Wrote:
(27-08-2014, 09:53 AM)Ardhani Muhad Wrote: Syukurlah sudah ada progress. Moga bisa dilewati lok CC, jadi bisa ada kereta kommuter baru dari Jogja (pake rangkaian Progo yang nganggur pas siang hari) *ngarep* Ngikik

Kalo lok CC mah nggak mungkin. Masa cuma jalan 35-40 km/j aja pake lok CC kayaknya kurang efisien Ngakak ya kemungkinannya pake Railbus yg nganggur. Proyek mahal mahal nggak bakal dianggurin harusnya Xie Xie

Ndak papa lah kecepatan maksimal 40 kpj. Jalur kereta Tegal-Prupuk yang dilalui Kamandaka kan juga maksimal 45-50 kpj, beda dikit lah hehe. Klo railbus moga tetep dioperasikan, cuma masalahnya denger-denger mudah Sakit dan sulit memperbaikinya *CMIIW*
Moga saja setelah KRL Jogja-Solo kelar, KRDnya dialihkan ke jalur ini
apa yang tidak mungkin ternyata bisa menjadi mungkin. Jalur yang cukup ekstrim dengan tikungan dan tanjakannya Bogor - Sukabumi - Cianjur - Bandung yang selama ini dinyatakan tidak layak menggunakan lok CC (biasanya BB301 atau KRD) ternyata justru dengan CC bisa dilalui dengan baik walau bantalan besi dan Rel 33 dengan kecepatan max 40km/jam, bahkan CC206 bisa menembus terowongan Lampegan. Selama ini termasuk saya sangat khawatir sejak dioperasikan CC karena infrastruktur terutama jembatan yg tidak layak. namun kenyataan sekarang KA tsb menjadi angkutan idola masyarakat bahkan pernah DT CC206, bersyukur lancar-lancar saja. Pada jalur itu rangkaian KA tidak lebih dari 3 K3 namun sejak diresmikan Nopember 2013 silam 6 bahkan 7 kereta dan menjadi jalur yg ramai dengan KA barang.
Reply
(18-09-2014, 11:48 AM)Hendy Gunawan Wrote:
(27-08-2014, 10:32 AM)Ardhani Muhad Wrote:
(27-08-2014, 10:13 AM)Hendra20409 Wrote:
(27-08-2014, 09:53 AM)Ardhani Muhad Wrote: Syukurlah sudah ada progress. Moga bisa dilewati lok CC, jadi bisa ada kereta kommuter baru dari Jogja (pake rangkaian Progo yang nganggur pas siang hari) *ngarep* Ngikik

Kalo lok CC mah nggak mungkin. Masa cuma jalan 35-40 km/j aja pake lok CC kayaknya kurang efisien Ngakak ya kemungkinannya pake Railbus yg nganggur. Proyek mahal mahal nggak bakal dianggurin harusnya Xie Xie

Ndak papa lah kecepatan maksimal 40 kpj. Jalur kereta Tegal-Prupuk yang dilalui Kamandaka kan juga maksimal 45-50 kpj, beda dikit lah hehe. Klo railbus moga tetep dioperasikan, cuma masalahnya denger-denger mudah Sakit dan sulit memperbaikinya *CMIIW*
Moga saja setelah KRL Jogja-Solo kelar, KRDnya dialihkan ke jalur ini
apa yang tidak mungkin ternyata bisa menjadi mungkin. Jalur yang cukup ekstrim dengan tikungan dan tanjakannya Bogor - Sukabumi - Cianjur - Bandung yang selama ini dinyatakan tidak layak menggunakan lok CC (biasanya BB301 atau KRD) ternyata justru dengan CC bisa dilalui dengan baik walau bantalan besi dan Rel 33 dengan kecepatan max 40km/jam, bahkan CC206 bisa menembus terowongan Lampegan. Selama ini termasuk saya sangat khawatir sejak dioperasikan CC karena infrastruktur terutama jembatan yg tidak layak. namun kenyataan sekarang KA tsb menjadi angkutan idola masyarakat bahkan pernah DT CC206, bersyukur lancar-lancar saja. Pada jalur itu rangkaian KA tidak lebih dari 3 K3 namun sejak diresmikan Nopember 2013 silam 6 bahkan 7 kereta dan menjadi jalur yg ramai dengan KA barang.

Saya justru ragu akan kelangsungan hidup jalur ini, karena disamping tidak terlalu panjang (sekitar 30 km) jalur ini juga paralel dg jalan raya yg disitu angkutanumum sangat mudah di dapat(5 sd 10 menit sekali) dg tarif yg murah (6ribuan) dan jalan raya disitu juga masih lancar/blm macet.
Jadi klo ada kereta komuter dijalur itu rasanya akan berat bersaing dg roda karet, apalagi klo tarifnya tidak bersahabat seperti wacana batara kresna dulu.
Reply
Ada peluang jika tujuan akhir kereta tidak hanya sampai Slo/Pws, misal dipanjangin sampe YK atau KTA yang sekaligus menambah frekuensi kereta komuter Jogja/Kutoarjo-Solo (Pws). Bisa juga rute yang unik jika sampai SMC/SMT, tapi sepertinya perlu pengkajian lagi
Hitung...Hitung
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
maaf mau tanya, belum sempet baca-baca halaman sebelumnya

kalau mau ke stasiun wonogiri naik logawa gimana caranya?
turun dimana trus nyambung apa?

thanks
Depok Express
Reply
(05-11-2014, 04:25 PM)sochdi Wrote: maaf mau tanya, belum sempet baca-baca halaman sebelumnya

kalau mau ke stasiun wonogiri naik logawa gimana caranya?
turun dimana trus nyambung apa?

thanks

Bantu Jawab yaaa.. Naik Logawa turun di Purwosari. Terus keluar stasiun naik bis Batik Solo Trans (BST) koridor 1, tunggu di halte BST depan stasiun. Nah, kalo udah naik nanti minta turun di halte Mesen. Kalo udah turun dari bis, ente nyebrang aja ke sisi jalan yg satunya terus tunggu bis jurusan Wonogiri. Banyak kok bisnya Bye Bye
Reply
(02-09-2014, 12:47 PM)anwarfebrian Wrote: Update tanggal 31 Agustus

[Image: 14927662070_60e399e857.jpg]
sinyal masuk Stasiun Solo kota dari barat/ arah Purwosari


[Image: 14927564410_f6aa8bed03.jpg]
sinyal masuk Stasiun Solo kota dari selatan/ arah wonogiri


[Image: 15114262305_4cac989c22.jpg]
Tumpukan Sleeper di Stasiun Solo Kota


[Image: 14927703238_d66595935c.jpg]
Sinyal Keluar arah ke Purwosari Di Stasiun Solo Kota dan sudah di pagar sisi selatan/barat stasiun


[Image: 15113979592_427135d901.jpg]
Sinyal masuk ke Stasiun Sukoharjo dari arah Utara/Solo dan pembangunan di sisi rel

kok silang semua mas sinyalnya?
emg ganti elektrik?
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)