23-10-2014, 09:33 AM
Info dong,skrg K1 Sawung apa kabarnya ? Masih pake K1 0 99 xx yg eksis ataupun yg satwa kan ?
The past and future are not same,but they're not completely separate either.
|
KA Sawunggalih (Sejarah, Pelayanan, Cerita)
|
|
23-10-2014, 09:33 AM
Info dong,skrg K1 Sawung apa kabarnya ? Masih pake K1 0 99 xx yg eksis ataupun yg satwa kan ?
The past and future are not same,but they're not completely separate either.
23-10-2014, 11:53 AM
(23-10-2014, 09:33 AM)TetsuyaKurocchi Wrote: Info dong,skrg K1 Sawung apa kabarnya ? Masih pake K1 0 99 xx yg eksis ataupun yg satwa kan ? masih kok, K1 sawung kan setau gw emang K1 0 99 xx doang
semoga komuter di Surabaya dan sekitarnya lebih baik lagi
![]()
23-10-2014, 12:46 PM
(This post was last modified: 23-10-2014, 12:46 PM by TetsuyaKurocchi.)
(23-10-2014, 11:53 AM)febri12 Wrote:(23-10-2014, 09:33 AM)TetsuyaKurocchi Wrote: Info dong,skrg K1 Sawung apa kabarnya ? Masih pake K1 0 99 xx yg eksis ataupun yg satwa kan ? Skrg bawa 1K1 atau 2K1? :o (23-10-2014, 11:53 AM)febri12 Wrote:(23-10-2014, 09:33 AM)TetsuyaKurocchi Wrote: Info dong,skrg K1 Sawung apa kabarnya ? Masih pake K1 0 99 xx yg eksis ataupun yg satwa kan ? Skrg bawa 1K1 atau 2K1? :o
The past and future are not same,but they're not completely separate either.
23-10-2014, 01:24 PM
(23-10-2014, 12:46 PM)TetsuyaKurocchi Wrote:(23-10-2014, 11:53 AM)febri12 Wrote:(23-10-2014, 09:33 AM)TetsuyaKurocchi Wrote: Info dong,skrg K1 Sawung apa kabarnya ? Masih pake K1 0 99 xx yg eksis ataupun yg satwa kan ? cuman satu doang. kan KTA cuman punya 2K1, jadi buat rolling dinasan aja antar K1 itu
semoga komuter di Surabaya dan sekitarnya lebih baik lagi
![]()
28-10-2014, 03:18 PM
Quote:Kejadian ini terjadi pada perjalanan Kebumen-Jakarta Minggu malam tanggal 8/9 juni 2008. Saya memilih gerbong eksekutif Kereta Api Sawunggalih dengan pertimbangan adalah suasana yang nyaman dan layanan yang lebih baik. Meskipun untuk itu saya harus mengganti harga tiket hampir dua kali lebih mahal daripada tiket kelas bisnis. Sawunggalih msh seharga Rp70rb, tahun 2008. Sepertinya sy belum gabung di Paguyuban PJKA. Setahun sesudahnya br kemudian gabung di 2009. Quote: Si awak kereta hanya berusaha sedikit akan tetapi tetap tidak berhasil dan dengan ringannya menjawab, "maaf, Pak, kursinya rusak" tanpa ada usaha lain. Saya tetap meminta untuk dibetulkan. Akan tetapi dia tetap menjawab sudah rusak dan tidak bisa dibetulkan. Klo kondisi seperti ini terjadi hr ini? Paling sy akan bilang, "siapa nama Anda?" "Siapa atasan Anda?" "Siapa yg tanggungjawab hr ini?" ![]() Quote:Sebagian besar penumpang adalah pemuda pria dengan potongan rambut cepak dengan postur yang gagah. Saya tidak menuduh itu adalah oknum TNI atau POLRI. Tapi, ada yang menggunakan jaket dengan tulisan Lantamal dan tas Marinir, serta sepatu PDL yang tinggi itu. Sy bs pastikan itu kawan2 dr TNI yg jd teman2 saya mas D Quote:Rasa jengkel semakin menjadi-jadi ketika sehabis Cirebon ada Bapak Kondektur yang terhormat membangunkan satu per satu penumpang tersebut dan menerima uang sekedar untuk membolehkan mereka menumpang di situ. Huahaha. Tahun 2010, cuman bayar antara 20-40rb klo naik Sawunggalih tanpa karcis. Quote:Saya tidak habis pikir apakah pihak PT Kereta Api (Persero) tetap membiarkan oknum kondektur yang masih mepertahankan cara-cara lama untuk menambah pemasukannya. Padahal kondisi tersebut sangat merugikan penumpang yang menggunakan tiket resmi kelas eksekutif. Apalah bedanya kelas eksekutif dengan kelas bisnis? Dengan harga 2 kali lipat. Bedanya tempat duduknya dan ada AC nya bos klo duluu mah... Quote:Di samping itu terhadap kondektur-kondektur yang masih suka menaikkan penumpang gelap agar diberikan teguran atau bahkan peringatan. Oleh karena kelakuan dia dapat merugikan penumpang dan menambah jelek wajah pihak PT KA (Persero). Apabila ditenggarai awak kereta tidak berani menahan penumpang gelap karena penumpang tersebut adalah aparat TNI/Polri. Mungkin lebih baik yang melakukan operasi di kereta yang biasanya dilakukan oleh Polsuska diganti oleh Polisi Militer/PM. Dulu hal-hal semacam itu patut mjd kemakluman bersama.... ![]() Quote:Fajar Karyanto Wah, ternyata kita satu atap bosssss
15-11-2014, 08:48 AM
Hari ini weekend sbt 15 nov si 7016 (sawung galih tambahan) di tiket ol masih tersisa 469 tempat duduk.... padahal kereta berangkat pagi lainnya pada ok okupansinya....ka 192 si tegal ekpres aje mampu bawa 844 sewa full okupansi.... kasian juga si sawung tambahan...hari weekend aje sepi banget...gimane dengan hari lainnya ...yg bukan weekend.... tambah melompong dah...
...
debaran hatikuWAHANA DAYA PERTIWI yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
15-11-2014, 02:47 PM
(15-11-2014, 08:48 AM)slamtrack Wrote: Hari ini weekend sbt 15 nov si 7016 (sawung galih tambahan) di tiket ol masih tersisa 469 tempat duduk.... padahal kereta berangkat pagi lainnya pada ok okupansinya....ka 192 si tegal ekpres aje mampu bawa 844 sewa full okupansi.... kasian juga si sawung tambahan...hari weekend aje sepi banget...gimane dengan hari lainnya ...yg bukan weekend.... tambah melompong dah... Keberangkatan 16 Nov, 7015 Kta-Pse tersisa 250an seat atau kira-kira 3 gerbong/kereta lebih dikit, not bad lah. Tapi yang ga habis pikir kenapa harga subclass tertingginya 7015 lebih mahal daripada subclass tertingginya 123 (Sawung Malam). Penumpang yang ga terlalu mempertimbangkan jam keberangkatan & kedatangan jelas lebih milih sawung malam
Regards,
Public Transportation Enthusiast ![]()
15-11-2014, 03:25 PM
(15-11-2014, 02:47 PM)Ardhani Muhad Wrote:Kan udah sy tulis ka 7015 sawung tambahan full okupansinya juma hari minggu doang (akhir weekend)... itu yg tgl 16 nov kan jatuh dihari minggu.... pastilah semua ka no ganjil yg sampai jakartanya sekitar senin dini hari sampai menjelang subuhan pada penuh semua.(15-11-2014, 08:48 AM)slamtrack Wrote: Hari ini weekend sbt 15 nov si 7016 (sawung galih tambahan) di tiket ol masih tersisa 469 tempat duduk.... padahal kereta berangkat pagi lainnya pada ok okupansinya....ka 192 si tegal ekpres aje mampu bawa 844 sewa full okupansi.... kasian juga si sawung tambahan...hari weekend aje sepi banget...gimane dengan hari lainnya ...yg bukan weekend.... tambah melompong dah... Nah coba mas lihat aje tgl 17..18...19...20 nov baik yg 7015 maupun 7016...coba dilihat di tiket online 3 menit sebelum ka di berangkatkan....paling sisa diatas 400 tiket lebih.... alias ... 5 kereta kosong melompong....
debaran hatikuWAHANA DAYA PERTIWI yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
16-11-2014, 11:05 AM
Yup, setuju okupasi sawung tambahan memang lebih baik di weekendÂ
Maksud saya gini, jika 7015 dibandingkan sama kereta yang hampir apple to apple (K2 dan K3ACbiru) yang lewat KTA, okupasi 7015 ga buruk-buruk amat. Penumpang yang naik di weekend kebanyakan orang yang bekerja di Jabodetabek. Pas ngobrol sama mereka, kebanyakan memilih kereta yang waktu kedatangan di PSE sepagi mungkin, alasannya biar bisa menjangkau tempat kerja/rumah/kost yang berada di kota satelit & syukur2 bisa istirahat sejenak. Kalaupun kereta telat, waktu kedatangan di PSE masih bisa ngejar absen pagi. Dilihat jam kedatangan di PSE, dari K2 & K3ACbiru yang berangkat dari/via KTA, si 7015 yang datangnya paling bontot.Paling bontot pun ternyata masih bisa bersaing dengan K2 & K3ACbiru lainnya ![]() Sempat mikir untuk menggairahkan okupasi, si sawung tambahan relasinya diubah via Bandung, tapi kok malah kurang yakin okupasinya bakal lebih baik. Tarif yang kurang sebanding dengan layanan & jam kedatangan yang makin molor sampai PSEÂ
Regards,
Public Transportation Enthusiast ![]()
13-02-2015, 02:15 PM
Sawunggalih 142 berangkatnya di majuin iaa, share jadwal lengkap pemberhentiannya dong... :xiexie
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|