(13-10-2011, 10:50 PM)antonius_123 Wrote: kereta itu pakai HSD berapa liter per km? Kalau pakai solar mobil bisa gak? Bedanya apa?
Kepada Antonius_123, Sebenarnya saya sudah menelpon Majalah KA, saya bertanya sama Ahmat Sudarsih dan Bang Ahmat sudah menghubungi Ir Hartono dan beliau memberi tahu bahwa BBM diesel lokomotif KA di Indonesia menggunakan bahan bakar Solar HSD sama seperti yang dipakai untuk BBM Mobil diesel seperti Panther, Innova, dsb. Hanya saja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harus membeli dengan harga nonsubsidi sedangkan SPBU pakai harga subsidi. Jadi, jelas mesin diesel lokomotif KA juga bisa menggunakan minyak solar seperti yang dipakai mobil / truk, bis, dan KA itu sendiri lha wong spesifikasi BBM nya sama persis. Ambil dari depot BBM yang sama. Konsumsi rata rata Lokomotif diesel listrik di Indonesia berkisar antara 2,50 - 3 Liter / Km ( ini hanyalah perkiraan kasar saja ). Masalah konsumsi BBM diesel KA juga tergantung dari berapa rangkaian kereta yang ditarik , kontur jalan menanjak / menurun, kondisi stop and go seperti pada KA Ekonomi jarak jauh maupun KA Ekonomi lokal.
- Minyak Solar / HSD ( High Speed Diesel / Marine Gas Oil / Automotive Diesel Oil ) :
  Untuk BBM Mobil diesel, Truk, Bis, Lok diesel KA, Genset restoran dan perkantoran,dll.
- Minyak Diesel / MDF ( Medium Speed Diesel, Marine Diesel Fuel / Industrial Diesel Oil ) :
  Untuk BBM kapal ukuran sedang - besar, atau mesin paku bumi.....?
- Minyak Bakar / MFO ( Low Speed Diesel / Marine Fuel Oil ) : (perlu dicatat sebenarnya ada 2 tipe MFO )
  Untuk BBM kapal ukuran besar - raksasa.
Untuk info lengkapnya saya menganjurkan untuk lihat website PT Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, PT AKR, dst. Semoga bisa membantu.