26-03-2009, 02:13 PM
(This post was last modified: 18-05-2009, 08:30 PM by Railway Trackers.)
Gue Pernah Track dari Purwakarta sampe Sukatani Jalan Kaki sendirian (gak Percaya liat aja di sini bisa dibayangkan dong berapa jembatan yang gue sebrangin ?
Gue Start dari Purwakarta jam 9 Malem. sampe ciganea tepat jam 00.00 di terima oleh Pak Bambang PPKA Sta Ciganea. Perjalanan dilanjutkan esok Pagi menuju Sukatani.
Niat hati sampe padalarang gak kelakon cz gue jalan dalam keadaan sakit, ditambah udara yang begitu panas dan kotor (Kapur) akhirnya gue putusin untuk finish di sukatani. sampe sono jam 12.00. perjalanan rada telat cz beban dipunggung berat banget. selaen membawa perlengkapan "tempur" juga bawa air dan makanan. Sungguh pemandangan yang menakjubkan.
dari sukatani perjalanan terpaksa dilanjutkan dengan kereta api argo gentong. Moda Transportasi Kebanggaan warga Purwakarta yang Murah Meriah. Murah karena harga tiketnya cuma Rp. 3000 Perak. dan meriah karena jumlah penumpang yang bejubel. Plus Aneka Profesi yang turut serta berlalu lalang didalam kereta.
Niatnya sih cuma pengen sampe padalarang. tapi ada "bisikan" yang mengharuskan gue ke Cibatu. Akhirnya sampai jualah di Cibatu. Karena sudah terlalu malem (plus lelah, dingin dan ngantuk). akhirnya gue istirahat sejenak di Cibatu sambil nunggu KA Serayu yang baru tiba sekitar jam 2 malam. Setelah membeli tiket Kroya. KA Serayu Datang. Karena udah penuh, terpaksa deh naik di Pintu. dan pemandangan kali ini tak kalah menakjubkannya. Pemandangan Pegunungan di malam hari dimana terdapat dataran yang berkilu cahaya serta kilauan lampu kendaraan jalur Bandung-Tasik yang tampak memanjang membuat gue tegoda untuk turun di jalur tersebut. sayangnya kereta hanya berhenti di sta Cipendeuy. turunlah disana.
dari Cipendeuy Naik Angkot Pasar menuju Ciawi. Sampe sana sempat dimarah-marahin sama PPKA ST Ciawi yang gue gak tau namanya. karena gue foto-foto seenaknya jam 3 malem.
karena enggak mau beruusan panjang gue menyingkir dari St Tersebut. sembari nunggu pagi, tercetus di benak gue untuk mencari keberadaan Sta. trowek. Antara Ciawi - Cipendeuy. tapi badan udah gak bisa diajak kompromi. Rasa lelah udah gak bisa ditawar lagi. gue putusin untuk mampir di rumah saudara tepat di depan sta Ciawi. Perjalanan ke sta. trowek dilnjutkan sore harinya.
Jam 5 tepat gue start dari Ciawi... menyusuri bantalan demi bantalan rel sepanjang Ciawi trowek. melintasi jembatan Cibuka, cipamali, dan Binuang. di KM 244 sempat ketemu dengan seseorang yang mempunyai Jabatan yang gue Puja yakni JPJ. namanya pak Ino. beliau memberitahukan jika st trowek tinggal 1 Km lagi.
betapa senangnya setelah mendapat kabar tersebut. karena dari tadi udah jalan jauh-jauh tapi enggak sampe-sampe. beberapa sinyal masuk sudah mulai terlihat & tampak bangunan rumah dinsa sebelum memasuki stasiun. namun sesampainya di stasiun ternyata buka sta Trowek melainkan sta Cirahayu. lho kok..? ya ternyata sta Trowek telah berganti nama menjadi sta Cirahayu.
maklum, di peta resmi PT KA gak ada sta trowek yang ada hanyalah Cirahayu. sedangkan di peta kuno yang gue punya ada. makanya sempat mengartikan kalo sta trowek udah mati/gak kepake. MAKANYA KU TELUSURI. Eh...ternyata cuma ganti nama doang kaya Malangbong yang jadi Bumiwaluya.
Tapi asyik Banget kok....
Sukatani-Padalarang masih jadi Utang. Akan kulunasi dalam waktu dekat. Mau Gabung ?
TPRM (Team Penelusur Rel Mati) kirim z email ke sini
udah ah cape....



![[Image: spammingsj0.gif]](http://i1211.photobucket.com/albums/cc423/gegenugroho/spammingsj0.gif)

![[Image: 3395591966_2b979798f7_o.jpg]](http://farm4.static.flickr.com/3662/3395591966_2b979798f7_o.jpg)
![[Image: 3394791257_f8242497f3_o.jpg]](http://farm4.static.flickr.com/3624/3394791257_f8242497f3_o.jpg)
![[Image: 3394791267_10eca5f035_o.jpg]](http://farm4.static.flickr.com/3588/3394791267_10eca5f035_o.jpg)
![[Image: 3394791265_e1e9d1eef2_o.jpg]](http://farm4.static.flickr.com/3606/3394791265_e1e9d1eef2_o.jpg)


![[Image: 2euifjl.jpg]](http://i53.tinypic.com/2euifjl.jpg)