Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Tuslag Makanan di KA (Diskusi, Kenangan, Pertanyaan)
#1
Question 
temen2,share pendapatnya nih...
seandainya jatah tuslah yang ada sekarang di kereta2 eksekutif / K1 dihapus , reaksi teman2 gimana?
kalau benar dihapus, berarti prami n prama hanya menjual makanan dan tidak membagi2kan makanan seperti biasanya.
dan tugasnya hanya menawarkan makanan dan minuman sekaligus memberitahu di gerbong mana calon penumpang dapat menemukan bangkunya (ya memang tugasnya demikian)
lalu bagaimana dengan jatah tuslah?
dihapus? atau diteruskan?
Reply
#2
I think it's no matter.Asal tarif tiketnya juga ikut turun.
Jadi kyk pesawa LCC (Low Cost Carier).Transaksi jual-beli (kecuali tiket tentunya) dilakukan di atas kereta (termasuk makanan).
Pertimbangannya:
1. Ada tuslah pun standar yg disajikan (kebanyakan) jauh dari layak
2. Bisa membawa bekal sendiri dari rumah,yang pastinya lebih terjamin higienisnya
3. Bagi yg doyan kepraktisan,toh masih bisa beli di retorasi atau kereta makan
4. ..........
Reply
#3
Mo tuslah ada pa ga?
Yang pasti Omset PT Restorasi itu bakal naik lagi
dan efeknya ada kemungkinan harga makanan disana naik Tersenyuum
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#4
kalo tarif turun rasanya ga mungkin yah...
secara masi di monopoli PT KA gt...


bener kata illia, pendapatan PT retorasi bakal naik (mungkin) karna harga2 makanan dan minuman bakal tambah dinaikkan.
asumsi kita, jika harga dinaikkan, pasti kualitas ( dan kuantitas) bakal lebih baik.

namun, menurut saya jatah tuslah memang selayaknya dan sepantasnya ada untuk penumpang eksekutif.
apa kata orang kalo nanti bakal dihapus? sama saja naik kereta ekonomi AC dong?
Reply
#5
Saya mengadakan survei kecil2an tentang isu ini di kalangan teman-teman pengguna KA tapi bukan RF. Tanggapan mereka mayoritas mendukung penghapusan tuslah ini karena yang dihidangkan biasanya di bawah standar kelayakan. Mereka mengambil contoh LCC (airline murah) yang tidak menyediakan konsumsi tapi menjual makanan bagi penumpang. Kecurigaan mereka adalah tuslah kereta api bisa jadi ajang KKN (menurut mereka lho) antara pemberi proyek (oknum pegawai) dan penyedia jasa. Sehingga karena tuslah banyak hilang di tengah jalan, yang sampai ke penumpang tidak lebih dari makanan penjara (lagi2 kata mereka) dan bisa menurunkan image PT. KA.

Soni
Reply
#6
Ya kalau tuslah dihapus,tiketnya hrs turun jg donk.menurut saya makanan kualitas tuslah jauh dibawah standar kelayakan deh pa pada dikkn ya makanannya?
Reply
#7
(15-05-2009, 08:11 PM)cah_gemblungsepur Wrote: Ya kalau tuslah dihapus,tiketnya hrs turun jg donk.menurut saya makanan kualitas tuslah jauh dibawah standar kelayakan deh pa pada dikkn ya makanannya?

Betooll!!
Gak pake tuslah brati harga turunin dong...
Dan kualitas makanan yang dijual di reska juga harus tambah mutu dong..
Jangan nasi goreng lagi....rames lagi...steak lagi... Plisss...
Perasaan bangga amat sih sama menu kayak gitu..
Bertaon taon, sorry, berpuluh2 taon gag ganti...
Bethe

Kalo tetap make tuslah, jangan make reska...hihihi...pake tuh aerowisata catering...hihihihi...Ngeledek
Reply
#8
(17-05-2009, 02:18 PM)ajathooo Wrote:
(15-05-2009, 08:11 PM)cah_gemblungsepur Wrote: Ya kalau tuslah dihapus,tiketnya hrs turun jg donk.menurut saya makanan kualitas tuslah jauh dibawah standar kelayakan deh pa pada dikkn ya makanannya?

Betooll!!
Gak pake tuslah brati harga turunin dong...
Dan kualitas makanan yang dijual di reska juga harus tambah mutu dong..
Jangan nasi goreng lagi....rames lagi...steak lagi... Plisss...
Perasaan bangga amat sih sama menu kayak gitu..
Bertaon taon, sorry, berpuluh2 taon gag ganti...
Bethe

Kalo tetap make tuslah, jangan make reska...hihihi...pake tuh aerowisata catering...hihihihi...Ngeledek

setuju bung, ane juga lebih seneng kalo itu dihapus, karena waktu disajiin banyak yang gak dimakan, atau dimakan tapi gak dihabiskan, mubazir jadinya tuh makanan. aerowisata? ide bagus, tapi nanti tiketnya malah naik.....
Reply
#9
mulai bulan Juni yang namanya tuslah sudah dihapus,dan tidak ada di KA Argo atau Eksa,di KA Taksaka mulai bulan ini sudah dihapus kok tuslahnya....
Reply
#10
gpp tuslah dihapus, air minum nya jg aqua gelas doank ama teh kurang manis..mending kalo naik K1 bawa makanan sendiri dari rumah wawe..Ngeledek
Kepala Divisi Bangunan, Jembatan dan Rel MSTS
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)