Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
CC204
#1
Buat rekan-rekan saya punya pengalaman aneh mengenai lok CC204 batch 1 sewaktu arus mudik kemarin. Pada hari jum'at 26/9, saya main ke stasiun tasikmalaya dan lihat KA Lodaya dengan 10 Gerbong ditarik CC20405 yang di double traksi dengan CC20152, ketika ditanyakan kepada mass dan ass mass, apakah kalau cuma CC20405 yang narik apakah akan kuat dan mereka jawabnya tidak akan kuat terutama di daerah cipeundeuy. namun ketika saya main lagi ke stasiun pada hari kamis 2/10, saya ketemu Mutiara selatan yang terdiri dari 10 Gerbong ditarik Sama CC20403 sendirian, ini mengundang tanda tanya dan saya tanyakan pada mass yang kebetulan saya kenal baik, apa kuat lok ini sendirian narik 10 gerbong dan mass tersebut menjawab dengan bangga menjawab "lihat dulu loknya CC204". dari pengalaman yang saya alami apakah mungkin CC20405 berkurang kehandalannya dibandingkan dengan CC20403. mohon pencerahannya. sekian dan terima kasih
Priangan Ekspress Too young to die
Reply
#2
mungkin 20405 dalam kondisi tidak fit

Reply
#3
Ataoe bisa djoega pertimbangan djoemlah bobot penoempang jang kalo banjak moesti nambah beban tarik lokomotif thus tandjakan ekstrim naik teroes dari Tasikmalaja (dpl 300an)ke Tjipeoendeoej(dpl 600an) atoeh,Kang.......... Cinta Membara
Reply
#4
mungkin CC20405 lagi banyak pikiran kali mas jadi perlu di bantu..... Lolol
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply
#5
Supaya baik jalannya ato tu mungkin juga masinis tu punya rencana baik buat para2 railfans yang suka hunting photo, apalagi kasus double traksi kan jarang banget dan buat para penghunting photo bisa jadi moment yang langka.
Hehehehehehehehehe

[Image: ooters.jpg?t=1257873317]
Reply
#6
Wah............ bisa jadi cc20405nya masih indreyen kali mas dari INKA jadi blom boleh dinas, soalnya setau saya dulu pernah ada juga yang kayak gitu. kebetulan saya naik bangunkarta dari jombang yang ditarik pake lok cc203 n pas di st. madiun lok tersebut doble traksi dengan lok cc204 tetapi yang dinas tetap cc203nya sedangkan cc204nya dibelakang lok cc203.
Reply
#7
tapi memang kadang kadang lok akan mengalami yang namanya loss engine / loss power. jadi ketika lok mengalami gejala gejala di atas ia tidak punya tenaga untuk menghela rangkaian.seperti cc 204 biasanya katanya harus di reset dulu sistemnya baru bisa pulih. namun kalau tidak bisa mau tidak mau harus double traksi.
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#8
itu CC 204 05 double traksi disebabken kondisi di CPD atau cipendeuy sedang sering ujan deres,lah lokomotif CC 204 tsb ngga kuat narik rangkaian coz slip di tanjakan,palagi pemasirnya nggak ada,ya udah mnta lok pen trs skhirnya pakek double traksi bila menarik gerbong 10 ke atas....
Reply
#9
rezza_bibie Wrote:itu CC 204 05 double traksi disebabken kondisi di CPD atau cipendeuy sedang sering ujan deres,lah lokomotif CC 204 tsb ngga kuat narik rangkaian coz slip di tanjakan,palagi pemasirnya nggak ada,ya udah mnta lok pen trs skhirnya pakek double traksi bila menarik gerbong 10 ke atas....

asik kale ya liat C4 ngos2an ditanjakan...
Nyengir

Reply
#10
nih fotonya cc204 02


[Image: t_CC20402Am_11d8c68.jpg]
Indonesian Railway Photography

Facebook
Twitter
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 12 Guest(s)