08-03-2009, 07:36 AM
Kemarin lusa aku naik KRL Ekonomi AC Serie T8500 / Tokyu 8500. Keberangkatan dari stasiun Jakarta Kota tidak pentinglah soal waktu. Karena jam ngaret warga ibukota sih dah wajar. Apalagi kalau cuma 10 menit dari jadwal semula. Sang masinis memberitahu lewat pengferas suara kalau para calon penumpang yang berada di dalam gerbong jangan sampai salah naik. Karena yang anda naikin itu KRL Ekonomi AC denngan tarif Rp 4.500,00. Apabila salah naik, maka terkena suplisi atau denda Rp 10.000,00. KRL pun berangkat tanpa rintangan dan selalu dibawa kenyamanan dan AC yang sejuk alias dingin. Karena ke arah Bekasi, maka gerbong sepi.
Namunh, setibanya di stasiun Klender. MANA NIH PERONNYA?????????????????????????? :diem loe: Gak taunya saya berada di gerbong 7 alias no. 2 dari belakang. Peronnya di sono!!! alias di sisi timur. Kalau mau ngejangkau, maka aku harus berjalan ke gerbong 5 alias 4 gerbong dari belakang. Kenapa bisa demikian???? Mau loncat tapi ketinggian karena dari gerbong terjun ke tanah harus mengorbankan kaki yang pasti bakal keseleo. Mau lari ke gerbong 5 malah pintu keburu ditutup. Alhasil aku terbawa sampai stasiun berikutnya, yaitu Buaran.

Setibanya di sana aku turun untuk pindah peron. Kali2 aja ada KRL yang ke arah Jakarta. Nanya ke penjaga peron yang nagih karcis merasa gak tau arah ke Pd. Bambu tujuan akhir saya. Alhasil kata penjaga peron yang melayani perjalanan KA ke arah Jakarta terserah bapak alias aku ini asalkan harus menanggung resiko sendiri dengan nada ketus dan tampang jutek!
Aku mikir, daripada turun di stasiun Klender ditagih suplisi Rp 10.000,00 mendingan naik Metro Mini ke arah Kampung Melayu cuma Rp 2.000,00. Meski macet di Jl. I Gusti Ngurah Rai, tapi setibanya di kolong jembatan layang aku bisa lanjutin naik Mikrolet ke tujuan akhir di Pd. Bambu.
Intinya.... buat kawan2 semua agar lebih berhati2 dan harus minimal mengenal stasiun2 tujuan kalian. Terus terang aku tidak mengenal koridor Jakarta - Bekasi pp lebih jauh. Tau2 peronnya gak ada.... Gimana tuh masinis gak kasih tau kalau keluar di stasiun Klender bakal terkena resiko demikian. Khan bisa tuh kasih tau agar para penumpang bisa berlari menuju ke gerbong no. 4 dari belakang tsb. Untungnya aku orang Jakarta yang suka jalan2 keliling Jakarta dan punya Atlas Jakarta dari zaman preopinsi Banten masih Jawa Barat.
Namunh, setibanya di stasiun Klender. MANA NIH PERONNYA?????????????????????????? :diem loe: Gak taunya saya berada di gerbong 7 alias no. 2 dari belakang. Peronnya di sono!!! alias di sisi timur. Kalau mau ngejangkau, maka aku harus berjalan ke gerbong 5 alias 4 gerbong dari belakang. Kenapa bisa demikian???? Mau loncat tapi ketinggian karena dari gerbong terjun ke tanah harus mengorbankan kaki yang pasti bakal keseleo. Mau lari ke gerbong 5 malah pintu keburu ditutup. Alhasil aku terbawa sampai stasiun berikutnya, yaitu Buaran.

Setibanya di sana aku turun untuk pindah peron. Kali2 aja ada KRL yang ke arah Jakarta. Nanya ke penjaga peron yang nagih karcis merasa gak tau arah ke Pd. Bambu tujuan akhir saya. Alhasil kata penjaga peron yang melayani perjalanan KA ke arah Jakarta terserah bapak alias aku ini asalkan harus menanggung resiko sendiri dengan nada ketus dan tampang jutek!
Aku mikir, daripada turun di stasiun Klender ditagih suplisi Rp 10.000,00 mendingan naik Metro Mini ke arah Kampung Melayu cuma Rp 2.000,00. Meski macet di Jl. I Gusti Ngurah Rai, tapi setibanya di kolong jembatan layang aku bisa lanjutin naik Mikrolet ke tujuan akhir di Pd. Bambu.Intinya.... buat kawan2 semua agar lebih berhati2 dan harus minimal mengenal stasiun2 tujuan kalian. Terus terang aku tidak mengenal koridor Jakarta - Bekasi pp lebih jauh. Tau2 peronnya gak ada.... Gimana tuh masinis gak kasih tau kalau keluar di stasiun Klender bakal terkena resiko demikian. Khan bisa tuh kasih tau agar para penumpang bisa berlari menuju ke gerbong no. 4 dari belakang tsb. Untungnya aku orang Jakarta yang suka jalan2 keliling Jakarta dan punya Atlas Jakarta dari zaman preopinsi Banten masih Jawa Barat.




![[Image: ooters.jpg]](http://i872.photobucket.com/albums/ab285/ardianpuput/ooters.jpg)





![[Image: meshoostggyt-1.jpg]](http://i350.photobucket.com/albums/q430/jhon_ipenk/meshoostggyt-1.jpg)
