Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Merak Jaya yang telah tiada
#1
Mari kita mengingat-ingat KA Merak jaya yang sudah almarhum Nangis,Ka kelas bisnis ini digantikan Banex(banten express) yang ternyata K3 keberatan nama banget sich,Saya mau cerita Pengalaman Saya Bolos sekolah(Bandel ya aku ini pas sd)Naik merak Jaya bulan Mei tahun 2006(1 bulan sebelum wafat) dari THB-Rangkasbitung yang ditempuh dalam waktu 2 jam kurang dikit,Selisih waktunya nggak Beda jauh sama banex sekarang Huaaaa.....hik..hik Murah tarifnya Rp.3000 sama dengan naik KA Langsam itupun saya bayar di atas,soalnya kalo bayar resmi Rp.9000,Sepanjang jalan gilaaa air nggak ada pas Aku ke kamar kecil,Kipas anginnya nggak nyala,Proffesional Krunya nggak ada yang jalan dari restorasi untuk memberi aqua gelasProfesional pula masinisnya berhenti sembarangan di stasiun Di stasiun kecil,Pokoknya suasana ekonomi dech,kalo nggak salah waktu itu berhenti di casauk dan KBY bukannya buat bersilang,eh malah naikin penumpang saya duduk di gerbong dua waktu itu kurang dari 10 orang Penumpangnya dan mayoritas Membayar di atas termasuk saya,Jadi menyesali aku kenapa dulu nggak bayar resmiSakit,sekarang Bagaimana dengan penerusnya BANEX ?,semoga nggak wafat juga dan menjadikan Jalur dari RNGKS-MRK Mati.
BOBOTOH PERSIB
Reply
#2
iya bner.. kyanya dulu buangeett Ka Merak Jaya ad K1 nya juga yah...? bener nda???
Reply
#3
waktu aku naik sich cuman Ada K2
BOBOTOH PERSIB
Reply
#4
ada KA 1 nya cuma itu pun tidak bertahan lama,,hanya anget2 awal aja,,
Reply
#5
kenapa jalur rangkas merak ga bisa ada K1 ?
Reply
#6
(25-08-2009, 01:51 PM)m_ilhami Wrote: kenapa jalur rangkas merak ga bisa ada K1 ?

maklum, kebanyakan orang rangkas banyak membawa penumpang yang berprofesi sebagai pedagang pasar dan pegawai pabrik di Jakarta...
mereka itu biasanya lebih banyak menggunakan K3 dibanding kelas diatasnya...

selain itu jg pd jam2 tertentu, K3 bnyk yg kosong kursinya...
sehingga ngapain naek K2/K1 klo K3 aja msh bisa duduk..
selain itu, berdasarkan postingan sebelumnya, Merak Jaya jg gk terlalu beda jauh jarak tempuhnya sama K3
Mudah-mudahan, penempatan kerja nanti, aku ditempatkan di tempat yang ada Kereta Apinya...


[Image: petunjuk-papan-nama-stasiun-1024x23.jpg]
Reply
#7
(25-08-2009, 03:55 PM)meteo_ekspress Wrote: maklum, kebanyakan orang rangkas banyak membawa penumpang yang berprofesi sebagai pedagang pasar dan pegawai pabrik di Jakarta...
mereka itu biasanya lebih banyak menggunakan K3 dibanding kelas diatasnya...

selain itu jg pd jam2 tertentu, K3 bnyk yg kosong kursinya...
sehingga ngapain naek K2/K1 klo K3 aja msh bisa duduk..
selain itu, berdasarkan postingan sebelumnya, Merak Jaya jg gk terlalu beda jauh jarak tempuhnya sama K3

Dulu waktu belon ada Banex Kan KA Merak jaya cuma buang waktu Kurang lebih 2 jam ampe rangkas nah langsamnya 3 Jam,waktu itu saya naik pemberangkatan MJ Jam 09an
BOBOTOH PERSIB
Reply
#8
masyarakat Prp-Merak mayoritas belum siap untuk dikasi K2 apalagi K1. wong K3 aja banyak yang ngambing...., penumpang Merak- Jakk memang kebanyakan mereka yang bekerja di pasar yang membawa angkutan hasil bumi untuk di pasarkan di Jakarta, sehingga mereka lebih memilih KA karena biaya angkut yang relatif murah.
tapi kalo bisa KA raja ditambah dengan rangkaian K2 karena okupansinya cukup bagus dan penumpangnya juga kebanyakan pekerja kantoran yang mengharapkan kecepatan dan kenyamanan dalam kereta. CMIIIW...
" Pecinta Rangkas jaya "
Reply
#9
sebenarnya sangat bisa sekali,,jika Jalur jakarta rangkas-merak itu dikasih K1 maupun K2,,
yang perlu di lakukan adalah,,
1. pendisiplinan para penumpang agar jika naik kereta itu harus bertiket
2. pendisiplinan KP(kondektur perjalanan..perlukan KL scurity di ada di stiap kereta minimal 4 orang)
3. Pemasaran yang bagus dari PT KA agar bisa bersaing dengan Argo Arimbi, AJA, dan Primajasa tujuan Merak.
4. Memanfaatkan kemudahaan dalam tujuan ke pulau sumatra misalnya pembelian tiket bisa langsung skaligus tiket kapal.

selain KA penumpang KA barang pun bisa cukup bagus di lakukan,,kembali lagi asal pemasaran dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) nya bisa bagus pula,,
KA barang bisa mengurangi beban jalan yang cukup padat di TOL Merak.
KA barang bisa langsung Akses ke TPK(tanjung priok).
KA barang mencakup Daerah2 industri tigaraksa cilegon, dan skitarnya..

smua itu bisa terwujud,, tergantung bagai mana menjalannkannya. ini tidak sulit,,tapi juga tidak mudah,, birokrasi antara daerah yang bisa mempersulit. antara banten dan DKI jakarta,,
Reply
#10
Betul bro, pernah sy naek odong odong ke rangkasbitung, tuh KA bisa berenti ditengah kebon orang, cuma buat naik/turunkan penumpang ......

Pernah sy denger dari kambinger, dia biasa naik KA tdk di stasiun tapi di sawah/kebon. Ketika KA akan lewat, kambinger sudah memberi tanda dgn melambaikan duit, maka KA pun akan berenti. BLB di tengah jalan .....

Sakit
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)